Potret Buruh Pabrik di Brebes: Nur Atikah Rela Sisihkan Separuh Gaji demi Rumah Subsidi untuk Anak-anaknya

FOLKSTIME.ID — Program rumah subsidi FLPP di Kabupaten Brebes disebut telah membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian layak, termasuk yang dirasakan langsung oleh Nur Atikah, seorang buruh pabrik rokok di Kecamatan Wanasari yang mencicil rumah subsidi dengan angsuran sekitar Rp1 juta per bulan.

Rumah sederhana tipe 30/60 di Perumahan Grand Amartha, Kelurahan Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes itu kini ditempati Nur Atikah bersama anak-anaknya. Hunian tersebut dibeli melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang selama ini diperuntukkan bagi pekerja dengan penghasilan terbatas.

Kehidupan sebagai ibu tunggal disebut tetap dijalani dengan penuh ketekunan. Penghasilan yang diperoleh dari pekerjaannya sebagai leader di pabrik linting rokok sebagian besar dialokasikan untuk kebutuhan rumah tangga dan cicilan rumah subsidi.

“Gajinya UMR, Pak. Antara Rp2 juta sekian,” kata Nur Atikah saat berbincang dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, dalam kunjungan bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ke lokasi perumahan subsidi di Brebes.

Cicilan Rumah Subsidi Dibayar Hingga 20 Tahun

Rumah subsidi yang dimiliki Nur Atikah diketahui dicicil selama 20 tahun. Dari penghasilan sekitar upah minimum kabupaten, hampir separuh pendapatannya digunakan untuk membayar angsuran rumah setiap bulan.

“Dua puluh tahun. Cicilannya Rp1 juta,” ujarnya.

Meski kondisi ekonomi keluarga dijalani dengan keterbatasan, rasa syukur tetap disampaikan Nur Atikah karena rumah tersebut dinilai memberikan rasa aman bagi keluarganya.

Hunian itu juga dianggap mempermudah aktivitas sehari-hari karena jarak menuju tempat kerja hanya sekitar 20 menit perjalanan. Akses yang dekat disebut sangat membantu pekerja pabrik yang setiap hari harus berangkat pagi dan pulang dalam kondisi lelah.

Program rumah subsidi FLPP di Brebes itu dinilai menjadi peluang bagi masyarakat pekerja untuk memperoleh rumah dengan harga terjangkau di tengah kenaikan kebutuhan hidup.

Lingkungan Perumahan Dinilai Nyaman dan Bebas Banjir

Dalam kesempatan tersebut, kondisi lingkungan Perumahan Grand Amartha juga turut disampaikan kepada Menteri PKP dan Gubernur Jawa Tengah. Kawasan perumahan disebut memiliki akses jalan yang baik serta tidak pernah terdampak banjir.

“Alhamdulillah di sini aman, tidak pernah banjir. Kondisinya juga jalannya bagus,” ucap Nur Atikah.

Perumahan Grand Amartha diketahui dikembangkan oleh PT Anugrah Jaya Land dengan total 116 unit rumah di atas lahan sekitar 13,5 hektare. Rumah subsidi di kawasan tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp166 juta untuk tipe 30/60.

Sejumlah fasilitas dasar juga telah disediakan di kawasan itu, mulai dari jaringan listrik PLN 1.300 watt, pasokan air dari sumur artetis, drainase lingkungan, jalan beton selebar tujuh meter, hingga taman bermain dan ruang interaksi warga berupa joglo.

Lokasi perumahan juga disebut tidak jauh dari fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pusat Kota Brebes, serta Mall Pelayanan Publik.

Potret Buruh Pabrik yang Menjaga Asa Lewat Rumah Subsidi

Kisah Nur Atikah disebut menjadi gambaran bagaimana program rumah subsidi dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kecil, khususnya buruh pabrik dengan penghasilan setara upah minimum.

Di tengah tingginya harga properti dan kebutuhan hidup yang terus meningkat, kepemilikan rumah bagi pekerja berpenghasilan rendah selama ini kerap dianggap sulit dijangkau. Namun melalui skema FLPP, kesempatan memiliki hunian tetap dinilai mulai terbuka.

Setiap cicilan rumah yang dibayarkan tiap bulan oleh Nur Atikah bukan sekadar kewajiban finansial, melainkan bentuk perjuangan untuk memastikan anak-anaknya memiliki tempat tinggal yang layak di masa depan.

Rumah sederhana itu kini tidak hanya difungsikan sebagai tempat berteduh, tetapi juga menjadi ruang bagi seorang ibu untuk menjaga harapan, membangun rasa aman, dan menata kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.(mus)

https://www.tiktok.com/@folkstime.id/video/7637190737725033736?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id=7611197304729830920

Artikel Menarik Lainnya