TK Al Madina Kembali Sabet Juara Umum SOMC XX 2026, Konsistensi Latihan dan Pelatih Profesional Jadi Kunci Sukses

FOLKSTIME.ID – Prestasi membanggakan kembali berhasil ditorehkan oleh TK Islam Al-Madinah dalam ajang Semarang Open Marching Band Championship XX 2026 atau SOMC XX 2026 yang digelar di GOR Basket Undip Tembalang. Dalam kompetisi marching band tingkat PAUD/TK tersebut, gelar Juara Umum 1 kembali berhasil dibawa pulang oleh TK Al Madina setelah tampil memukau di berbagai kategori perlombaan.

Keberhasilan itu sekaligus membuat Piala Bergilir SOMC 2026 kembali berhasil dipertahankan oleh TK Al Madina. Dominasi yang terus ditunjukkan dalam beberapa tahun terakhir disebut menjadi bukti kuat bahwa pembinaan marching band usia dini di sekolah tersebut dijalankan secara serius dan berkelanjutan.

Pada ajang bergengsi tingkat nasional itu, berbagai kategori lomba dipertandingkan, mulai dari Ensemble Stand Still, Concert Marching Art, Marching Field Show, Color Guard Contest hingga Drum Battle. Kategori peserta dibagi menjadi PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTS hingga SMA/umum.

Daftar Prestasi TK Al Madina di SOMC XX 2026

Berbagai penghargaan prestisius berhasil diraih oleh tim marching band TK Al Madina. Sejumlah kategori utama bahkan berhasil didominasi dengan raihan juara pertama.

Prestasi yang berhasil dibawa pulang antara lain:

  • Juara Umum 1
  • Juara 1 Field Commander
  • Juara 1 Color Guard
  • Juara 1 General Effect
  • Juara 2 Music Performance Ritmis
  • Juara 1 Music Performance Wind
  • Juara 1 Visual Ensemble
  • Juara 1 Drum Major

Dominasi tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan musikal, visual, hingga kekompakan tim telah dipersiapkan secara matang sejak jauh hari sebelum perlombaan digelar.

Konsistensi Latihan Jadi Faktor Penting

Kesuksesan TK Al Madina dalam mempertahankan gelar juara umum disebut tidak diraih secara instan. Latihan rutin dan disiplin disebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat kualitas penampilan anak-anak terus meningkat setiap tahunnya.

Ketua panitia lomba drum band TK Al Madina, Anita, menjelaskan bahwa sekitar 70 anak dilibatkan dalam perlombaan tahun ini. Seluruh peserta disebut berasal dari kelompok TKB yang terdiri dari kelas B1, B2, dan B3.

“Latihannya kalau pertama itu seminggu dua kali, tiga kali sebelum pembelajaran sekolah. Kalau enggak setelah pulang sekolah. Kalau mau mendekati lomba kita sering latihan,” ujar Anita.

Latihan intensif yang dijalankan secara bertahap dinilai sangat membantu anak-anak dalam memahami ritme, kekompakan gerak, hingga keberanian tampil di depan publik.

Menurut Anita, sebagian besar peserta bahkan memulai dari nol tanpa pengalaman sebelumnya di bidang marching band.

“Iya sepertinya dari nol,” katanya.

Peran Pelatih Profesional Dinilai Sangat Besar

Keberhasilan TK Al Madina juga tidak lepas dari peran pelatih profesional yang selama ini mendampingi para siswa. Strategi pendekatan kepada anak usia dini disebut menjadi tantangan terbesar dalam membentuk tim marching band yang solid.

Anita menilai kemampuan pelatih dalam mengambil hati anak-anak menjadi faktor paling penting dalam proses latihan.

“Itu trik dari pelatihnya sangat luar biasa. Pelatihnya bisa bagaimana mengambil hati anaknya,” ungkapnya.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya menekankan kedisiplinan, tetapi juga kesabaran dan kedekatan emosional dengan para siswa.

“Pintarnya pelatih untuk mengambil hati seorang anak karena susah memang. Orang tua pun susah,” tambahnya.

Meski ketegasan tetap diterapkan selama latihan, metode pembinaan disebut dilakukan secara bertahap agar anak-anak tidak merasa tertekan.

“Memang agak keras penegasannya pelatih jadi anak bisa berlatih bertahap itu menjadi membaik tambah baik,” jelas Anita.

Latihan Marching Band Anak TK Butuh Kesabaran Tinggi

Melatih anak usia dini dalam dunia marching band disebut bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran ekstra agar anak-anak mampu fokus dan menikmati proses latihan yang cukup panjang.

Pendekatan emosional disebut menjadi metode utama yang diterapkan oleh para pelatih TK Al Madina. Hubungan kedekatan antara pelatih dan siswa perlahan dibangun agar anak-anak merasa nyaman selama proses latihan berlangsung.

“Penuh kesabaran pertama anak, bagaimana pertama anak gini jadi lama-lama bisa mendekat dengan pelatihnya,” kata Anita.

Sistem latihan yang konsisten juga terus diterapkan setiap tahun sehingga regenerasi peserta marching band di TK Al Madina dapat berjalan dengan baik.

Tema Kelautan Diangkat dalam Penampilan

Pada penampilan di SOMC XX 2026, tema kelautan atau pelabuhan dipilih sebagai konsep utama pertunjukan. Nuansa tersebut dihadirkan melalui kostum, visual penampilan, hingga konsep parade yang dibawakan di arena lomba.

Peralatan dan kostum yang digunakan disebut sebagian besar disewa untuk menyesuaikan tema yang telah ditentukan sebelumnya.

“Kostumnya bisa diambil dari temanya. Tahun ini ke pelabuhan, ke lautan,” ujar Anita.

Konsep visual yang kuat dipadukan dengan aransemen musik disebut menjadi salah satu daya tarik utama penampilan TK Al Madina hingga berhasil menarik perhatian dewan juri.

TK Al Madina Konsisten Cetak Prestasi

Prestasi di SOMC XX 2026 bukan kali pertama diraih oleh TK Al Madina. Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah tersebut disebut hampir selalu membawa pulang gelar juara umum di berbagai ajang marching band tingkat TK.

Tradisi juara itu bahkan telah berlangsung lintas angkatan siswa.

“Alhamdulillah selalu membawa juara satu terus,” tutur Anita.

Keberhasilan yang terus diraih tersebut dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus orang tua siswa. Nama TK Al Madina pun semakin dikenal sebagai salah satu sekolah dengan pembinaan marching band anak usia dini terbaik di Semarang.

Dukungan Sekolah dan Orang Tua Jadi Kekuatan Tambahan

Keberhasilan tim marching band TK Al Madina juga disebut tidak terlepas dari dukungan penuh pihak sekolah dan orang tua murid. Perekrutan pelatih profesional setiap tahun dilakukan langsung oleh pihak sekolah demi menjaga kualitas pembinaan.

“Dari pihak sekolah sudah biasa mengambil pelatih itu dari tahun ke tahun,” kata Anita.

Sinergi antara sekolah, pelatih, dan orang tua dinilai menjadi fondasi utama yang membuat prestasi TK Al Madina terus bertahan hingga sekarang.(tya)

@folkstime.id

Wali Kota Semarang pilih naik kapal kecil agar bisa ikut larung sesaji Sedekah Laut dan Bumi di Kampung Tambaklorok, Kota Semarang, Minggu (10/5/2026). #sedekahlaut #sedekahbumi #tambaklorok #walikotasemarang #agustinawilujeng

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya