FOLKSTIME.ID – Seekor sapi kurban Presiden Prabowo Subianto dengan bobot mencapai 1,1 ton telah dibeli dari peternak asal Kota Semarang menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sapi jenis brangus bernama Kliwon tersebut dipelihara di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Sapi kurban Presiden Prabowo itu diketahui berasal dari peternakan milik Masduki yang telah menekuni usaha peternakan sapi selama puluhan tahun. Hewan ternak berukuran jumbo tersebut dipilih setelah dinilai memiliki kondisi sehat, bobot ideal, serta kualitas pemeliharaan yang terjaga.
Kliwon disebut telah dirawat selama tiga tahun sejak didatangkan dari Sumbawa. Selama masa pemeliharaan, perhatian khusus disebut diberikan pada kebersihan kandang, pola pemberian pakan, hingga pengawasan kesehatan ternak untuk menjaga pertumbuhan sapi tetap optimal.
“Perawatannya memang dibedakan dibanding sapi lainnya. Pakan dan kesehatannya sangat dijaga supaya bobotnya bisa maksimal dan tetap sehat,” kata Masduki, peternak sapi asal Meteseh, Kota Semarang.
Perawatan Khusus Sapi Brangus Kliwon
Perawatan sapi brangus milik Masduki tersebut dilakukan secara rutin setiap hari. Pakan yang diberikan terdiri dari campuran singkong sebanyak lima kilogram, pollard dua kilogram, serta katul dua kilogram yang kemudian ditambah rumput hijauan.
Menurut Masduki, pola pemberian pakan dilakukan secara terukur untuk menjaga berat tubuh sapi tetap stabil sekaligus meningkatkan kualitas daging ternak.
“Kami berikan campuran pakan khusus setiap hari. Ada singkong, pollard, katul, dan hijauan supaya kondisi badannya tetap bagus,” ujarnya.
Selain menjaga pola makan, vaksinasi rutin juga disebut dilakukan terhadap seluruh hewan ternak guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.
“Vaksin rutin tetap dilakukan supaya sapi tetap sehat dan aman dari PMK,” tambahnya.
Dibeli Presiden untuk Kurban Iduladha
Kondisi fisik sapi yang sehat dan berbobot besar disebut menjadi alasan utama Kliwon dipilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo pada Iduladha tahun ini. Sapi tersebut dibeli dengan nilai mencapai Rp113 juta.
Masduki mengungkapkan, sapi pilihan Presiden Prabowo umumnya memiliki kriteria berbobot di atas satu ton. Karena itu, proses pemeliharaan dilakukan lebih ketat dibanding sapi lain.
“Kriteria yang dicari memang bobotnya di atas satu ton. Jadi perawatannya juga benar-benar diperhatikan,” jelasnya.
Pembelian sapi kurban oleh Presiden Prabowo di peternakan Masduki disebut bukan pertama kali dilakukan. Pada tahun 2025 lalu, sapi dari peternakan yang sama juga sempat dibeli untuk kebutuhan kurban presiden.
“Alhamdulillah tahun kemarin juga pernah dibeli. Tahun ini kembali dipercaya,” ungkap Masduki.
Akan Disalurkan ke Masjid Al Birru Semarang
Sapi kurban Presiden Prabowo yang dibeli dari peternakan Meteseh tersebut rencananya akan disalurkan ke Masjid Al Birru yang berada di kawasan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.
Keberadaan sapi kurban berbobot jumbo itu pun menyita perhatian warga sekitar karena ukuran tubuhnya yang jauh lebih besar dibanding sapi kurban pada umumnya.
Momentum pembelian sapi kurban Presiden dari peternak lokal Kota Semarang juga dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi pelaku peternakan di daerah, sekaligus membuktikan kualitas ternak lokal mampu bersaing di tingkat nasional.(tya)







