Agustina Antar Kota Semarang Raih Predikat Arsip Terbaik Nasional, ANRI Ganjar Nilai AA Sangat Memuaskan

FOLKSTIME.ID – Pemerintah Kota Semarang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Kota Semarang berhasil meraih penghargaan hasil Pengawasan Kearsipan Nasional dari Arsip Nasional Republik Indonesia dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Kearsipan ke-55 yang digelar di Gedung C ANRI, Jakarta, Rabu (20/5). Dalam kesempatan itu, Wali Kota Semarang diwakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, Muhammad Ahsan.

Prestasi tersebut menempatkan Kota Semarang sebagai salah satu daerah dengan sistem pengelolaan arsip pemerintahan terbaik dan paling akuntabel di Indonesia.

Sinergi OPD Dinilai Jadi Kunci Keberhasilan

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memperkuat budaya tertib arsip di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

“Capaian luar biasa ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah dalam mendukung program tertib arsip. Penguatan tata kelola administrasi pemerintahan serta komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan menjadi kunci utama keberhasilan kita meraih predikat tertinggi ini,” ujar Agustina.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi birokrasi dan modernisasi administrasi di Kota Semarang berjalan sesuai arah peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pengelolaan Arsip Disebut Jadi Pilar Transparansi

Apresiasi dari ANRI dinilai semakin memperkuat posisi Kota Semarang dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Sistem pengarsipan yang tertib, aman, serta mudah diakses disebut telah menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan publik.

Agustina juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran OPD dan pengelola arsip di tiap perangkat daerah yang dinilai konsisten menjaga kualitas administrasi pemerintahan.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kolaborasi Ibu dan Bapak semua, khususnya jajaran OPD serta para pengelola arsip di setiap perangkat daerah. Tanpa konsistensi dan dedikasi kolektif dari seluruh elemen pemerintahan, capaian yang sangat memuaskan ini tidak akan mungkin dapat kita raih bersama,” katanya.

Penghargaan Nasional Diminta Jadi Motivasi

Penghargaan tingkat nasional tersebut diharapkan tidak membuat jajaran Pemerintah Kota Semarang cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu diminta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan kearsipan.

“Semoga penghargaan tingkat nasional ini tidak membuat kita berpuas diri, melainkan menjadi pemacu serta penyemangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan. Kita harus berkomitmen menjaga momentum ini agar administrasi pemerintahan di Kota Semarang ke depan menjadi semakin baik, transparan, dan akuntabel demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Ratusan suporter PSIS Semarang menggelar aksi perayaan ulang tahun ke-94 klub kebanggaan mereka, Senin (18/5/2025). Setelah terdegradasi dari kompetisi tertinggi sepak bola nasional pada musim 2024/2025, performa PSIS Semarang di kasta kedua belum menunjukkan kestabilan. Mengarungi kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026, tim berjuluk Mahesa Jenar itu justru menghadapi berbagai persoalan internal yang berdampak pada performa tim sepanjang musim. Salah satu sorotan utama adalah tingginya pergantian pelatih. Sepanjang musim 2025/2026, PSIS tercatat melakukan pergantian kursi pelatih hingga enam kali. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat permainan tim sulit berkembang secara konsisten. Meski sempat terpuruk di papan bawah klasemen, PSIS akhirnya mampu mengamankan posisi dan bertahan di kompetisi kasta kedua untuk musim berikutnya. Namun, hasil tersebut belum memuaskan manajemen klub yang kini berada di bawah kepemilikan mayoritas baru, yakni Datu Nova Fatmawati. Menatap musim kompetisi 2026/2027, manajemen disebut tengah menyiapkan langkah besar dengan melakukan perombakan total skuad atau “cuci gudang”. Dari komposisi pemain musim lalu, dikabarkan hanya sekitar lima pemain lama yang akan dipertahankan. Sementara itu, mayoritas skuad akan diisi wajah-wajah baru yang saat ini masih dalam tahap negosiasi serius dengan manajemen. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun ulang kekuatan tim agar mampu kembali bersaing di papan atas dan membuka peluang promosi ke Liga 1. Manajemen menargetkan seluruh komposisi pemain baru sudah rampung sebelum latihan perdana dimulai pada Juli 2026 mendatang. Dengan persiapan lebih awal, PSIS diharapkan dapat tampil lebih solid dan kompetitif menghadapi musim baru. Adapun pada lima laga terakhir Pegadaian Championship 2025/2026, performa PSIS masih belum stabil. Meski demikian, Mahesa Jenar mampu mengumpulkan poin penting yang memastikan mereka terhindar dari degradasi ke kasta yang lebih rendah. #psissemarang #psis #snexsemarang #panserbiru #psisday

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya