Immoderma Tebar 20 Kambing Kurban ke Empat Kota, Wujudkan Filosofi “Cantik dari Hati” pada Iduladha 2026

FOLKSTIME.ID – Sebanyak 20 ekor kambing kurban disalurkan oleh Immoderma kepada masyarakat di Semarang, Cirebon, Bojonegoro, dan Purwokerto pada momentum Hari Raya Iduladha 2026 melalui program sosial bertajuk “Immoderma Berbagi, Immoderma Peduli”.

Penyaluran hewan kurban tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian yang selama ini diusung melalui slogan “Cantik dari Hati”. Program kurban Immoderma 2026 juga ditujukan untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.

Melalui kegiatan sosial tersebut, bantuan hewan kurban disalurkan kepada pondok pesantren, masjid, mushala, serta masyarakat sekitar wilayah operasional klinik. Program Immoderma Berbagi dan Peduli menjadi salah satu agenda sosial yang secara konsisten dijalankan perusahaan pada momen keagamaan.

“Bagi Immoderma, kecantikan bukan hanya tentang penampilan luar. Kecantikan juga tumbuh dari hati yang peduli, langkah yang bermanfaat, dan keinginan untuk terus menebarkan kebaikan kepada sesama,” demikian disampaikan manajemen Immoderma dalam keterangan resminya, Jumat (5/6/2026).

Menurut Immoderma, kegiatan kurban tersebut merupakan wujud nyata implementasi nilai Cantik dari Hati yang tidak hanya diwujudkan melalui layanan kecantikan, tetapi juga melalui kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Immoderma ingin terus tumbuh sebagai brand yang membawa energi positif, kepedulian, dan manfaat bagi lingkungan sekitar,” lanjut keterangan tersebut.

Disalurkan ke Empat Kota

Dalam pelaksanaannya, sebanyak enam ekor kambing kurban disalurkan di Kota Semarang. Tiga ekor kambing diberikan kepada Pondok Pesantren Khosyatillah di Gunungpati, sedangkan tiga ekor lainnya disalurkan kepada Pondok Pesantren Kun Assalam.

Di wilayah Cirebon, enam ekor kambing kurban disalurkan melalui sejumlah masjid yang berada di sekitar Klinik Immoderma Cirebon. Penyaluran tersebut dilakukan sebagai bentuk kedekatan perusahaan dengan masyarakat sekitar.

Sementara itu, tiga ekor kambing kurban diberikan kepada Musholla An Nur Kauman RT 06 di Bojonegoro. Adapun di Purwokerto, lima ekor kambing kurban disalurkan melalui kegiatan yang digelar di Pendopo Bupati Banyumas, Alun-Alun Banyumas.

“Melalui penyaluran di berbagai titik tersebut, Immoderma berharap semangat berbagi tidak hanya dirasakan oleh satu lingkungan, tetapi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” tulis manajemen Immoderma.

Sambutan Positif Masyarakat

Program penyaluran hewan kurban tersebut mendapatkan respons positif dari berbagai kalangan, mulai dari pengurus pondok pesantren, pengurus masjid, tokoh masyarakat hingga warga penerima manfaat.

Bantuan kurban yang diberikan dinilai tidak hanya menjadi dukungan pada perayaan Iduladha, tetapi juga mencerminkan kepedulian dunia usaha terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Immoderma dan masyarakat sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi sesuai kemampuan masing-masing,” ungkap keterangan resmi tersebut.

Komitmen Sosial Berkelanjutan

Immoderma menegaskan bahwa program sosial tidak akan dijalankan sebagai kegiatan sesaat, melainkan menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut perusahaan, pertumbuhan bisnis tidak semata-mata diukur dari jumlah cabang, pelanggan maupun perkembangan layanan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“Semakin besar Immoderma bertumbuh, semakin besar pula tanggung jawab untuk memberi kembali kepada lingkungan yang telah ikut mendukung perjalanan perusahaan,” tulis manajemen.

Immoderma juga menyatakan akan terus memperluas jangkauan program sosial melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat, lembaga sosial, pondok pesantren, komunitas, dan berbagai mitra lainnya agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas.

“Melalui semangat Immoderma Berbagi, Immoderma Peduli, kami ingin terus menebarkan pesan bahwa kecantikan yang sesungguhnya tidak berhenti pada diri sendiri. Kecantikan akan menjadi lebih bermakna ketika mampu membawa kebaikan bagi orang lain,” demikian pernyataan Immoderma.

Perusahaan berharap program kurban yang diselenggarakan pada Iduladha 2026 tersebut dapat menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian dari identitas perusahaan. (Tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Kekhawatiran warga terhadap aktivitas alat berat di kawasan Gombel Lama belakangan ini menjadi perhatian berbagai pihak. Kawasan perbukitan yang selama bertahun-tahun dikenal memiliki karakter tanah aktif tersebut memang menyimpan cerita panjang tentang retakan bangunan, pergeseran tanah, hingga kewaspadaan yang terus dijaga oleh masyarakat sekitar. Namun di balik suara mesin dan aktivitas konstruksi yang terlihat dari kejauhan, terdapat upaya besar yang sedang dilakukan untuk menjawab keresahan tersebut. Pemerintah Kota Semarang bersama para ahli geoteknik dan pihak pengembang justru tengah fokus memperkuat stabilitas lereng agar risiko pergerakan tanah dapat diminimalkan. Hal itu terlihat saat Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang bersama Tim Profesi Ahli Bangunan Gedung melakukan inspeksi lapangan di kawasan Gombel Lama, Rabu (3/6/2026). Peninjauan dilakukan pada dua lokasi yang saling berdampingan, yakni proyek perbaikan Jalan Gombel Lama oleh pemerintah pusat dan area pematangan lahan rencana kawasan komersial Pakuwon. Kepala Distaru Kota Semarang, Ir. Ferry Kuntoaji, ST, menegaskan bahwa aktivitas yang berlangsung saat ini belum memasuki tahap pembangunan pusat perbelanjaan, melainkan tahap pengamanan dan penguatan kondisi tanah. “Yang sekarang dilaksanakan adalah proses pematangan lahan, bukan proses pembangunan mal,” kata Ferry. Menurutnya, langkah tersebut bukan keputusan yang diambil secara instan. Selama dua tahun terakhir, kawasan Gombel Lama telah menjadi objek pemantauan intensif menggunakan berbagai instrumen geoteknik modern untuk mengetahui kondisi tanah secara detail. Selengkapnya… https://folkstime.id/wujudkan-harapan-warga-gombel-distaru-kota-semarang-terapkan-teknologi-dan-pengawasan-ketat-cegah-pergerakan-tanah/ #semarang #gombel #jateng #agustina #pakuwonmall

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya