KAI Wisata Sulap Perjalanan Waisak 2026 Jadi Lebih Praktis: Paket Kereta + Festival Lampion Borobudur Mulai Rp1,8 Juta

FOLKSTIME.ID – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menghadirkan paket perjalanan khusus dalam rangka Festival Waisak Borobudur 2026. Program ini menggabungkan layanan transportasi kereta api dengan pengalaman spiritual dan budaya di kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah.

Paket tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Majelis Buddhayana Indonesia dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan keagamaan Waisak yang menjadi salah satu agenda tahunan berskala internasional.

Direktur Komersial KAI Wisata, Hetty Herawati, mengatakan bahwa paket ini dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus pengalaman berbeda bagi masyarakat.

“Kami menghadirkan paket Festival Waisak Borobudur sebagai bagian dari komitmen KAI Wisata dalam menyediakan perjalanan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki nilai budaya dan spiritual,” ujarnya.


Dua Pilihan Paket dengan Fasilitas Lengkap

KAI Wisata menawarkan dua pilihan paket perjalanan, yakni Batch 1 pada 28 Mei hingga 1 Juni 2026 (5 hari 4 malam) dan Batch 2 pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026 (3 hari 2 malam). Harga paket dibanderol mulai dari Rp1.800.000 per orang.

Seluruh paket telah mencakup tiket kereta api pulang-pergi serta akses resmi ke festival lampion Waisak Borobudur. Dengan layanan terintegrasi ini, pelanggan tidak perlu mengatur kebutuhan perjalanan secara terpisah.


Festival Waisak Borobudur Tarik Wisatawan Global

Festival Waisak di Borobudur dikenal sebagai salah satu perayaan keagamaan terbesar di Indonesia yang menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu momen utama adalah pelepasan lampion yang menghadirkan suasana sakral sekaligus memikat secara visual.

Hetty menambahkan, meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata berbasis budaya dan event menjadi latar belakang hadirnya paket ini.

“Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap wisata berbasis event dan budaya semakin meningkat. Karena itu, kami menghadirkan solusi perjalanan yang praktis, aman, dan berkesan,” katanya.


Dukung Pariwisata Budaya Nasional

Selain memberikan kemudahan bagi pelanggan, program ini juga menjadi bagian dari upaya KAI Wisata dalam mendukung pengembangan pariwisata nasional, khususnya destinasi berbasis budaya dan spiritual.

KAI Wisata berharap paket ini dapat memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia sekaligus menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin merasakan pengalaman perjalanan yang berbeda.


Akses Informasi dan Pemesanan

Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui situs resmi KAI Wisata di https://kaiwisata.id/, media sosial @kawisata, serta layanan kontak bisnis yang tersedia.

Melalui paket ini, KAI Wisata mengajak masyarakat untuk tidak sekadar bepergian, tetapi juga merasakan pengalaman perjalanan yang bermakna dan berkesan. (tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID — Kemeriahan Pawai Ogoh-Ogoh Semarang 2026 telah disaksikan ribuan warga yang memadati sepanjang rute dari Balai Kota hingga Simpang Lima, dengan partisipasi sekitar 1.500 peserta dari berbagai unsur lintas agama dan budaya yang turut dilibatkan dalam parade tersebut sebagai representasi nyata harmoni sosial di Kota Semarang. Kegiatan Pawai Ogoh-Ogoh lintas agama ini digelar sebagai bagian dari penguatan identitas Kota Semarang sebagai kota toleran, di mana berbagai elemen masyarakat dari latar belakang agama, organisasi keagamaan, hingga komunitas penghayat kepercayaan telah diikutsertakan dalam satu ruang ekspresi budaya bersama yang menonjolkan nilai kebersamaan. Partisipasi berbagai kelompok kesenian turut dihadirkan dalam pawai tersebut, mulai dari Beleganjur, Barongsai, Rebana, hingga Topeng Ireng, yang secara kolaboratif ditampilkan untuk memperkuat narasi keberagaman sekaligus menjadi daya tarik utama dalam Pawai Ogoh-Ogoh Semarang tahun ini. “Wajah Kota Semarang hari ini telah ditunjukkan melalui kesetaraan yang dijadikan sebagai kekuatan sosial, di mana Pawai Ogoh-Ogoh ini telah dimaknai sebagai refleksi upaya manusia dalam membersihkan diri dari sifat negatif guna menjaga keseimbangan hidup, dan nilai tersebut telah dihadirkan dalam ruang lintas agama sebagai bentuk komitmen bersama untuk merawat harmoni kota,” ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. selengkapnya… https://folkstime.id/lautan-manusia-padati-pawai-ogoh-ogoh-semarang-2026-harmoni-lintas-agama-jadi-sorotan-nasional/ #semarang #semarangtiktok #ogohogoh #festival #indonesia

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya