• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Membumi, Pegadaian Semarang Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok Tegal

Rina by Rina
6 Juni 2026
in News
0
Membumi, Pegadaian Semarang Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok Tegal
Pegadaian menyalurkan 1.000 bibit mangrove di Pantai Kodok, Kota Tegal. (Dok.Folkstime)
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID — Di tengah ancaman perubahan iklim dan kuatnya ancaman abrasi di Pantai Utara Jawa, penanaman mangrove oleh Pegadaian Semarang di sepanjang kawasan Pantai Kodok menjadi simbol harapan baru bagi lingkungan pesisir Kota Tegal.

Di bawah terik matahari, pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha bergandengan tangan menanam kehidupan demi menjaga bumi yang semakin menghadapi tantangan perubahan iklim.

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota Tegal bersama PT Pegadaian Kanwil XI Semarang untuk melakukan aksi nyata melalui gerakan penanaman pohon dan penghijauan kawasan pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian menyalurkan 1.000 bibit mangrove dan 500 tanaman urban farming sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bagi wilayah pesisir seperti Kota Tegal, mangrove bukan sekadar tanaman yang tumbuh di tepi laut. Akar-akar mangrove yang kokoh berfungsi sebagai benteng alami untuk menahan gelombang dan mengurangi abrasi pantai.

Selain itu, hutan mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut, menyerap emisi karbon dalam jumlah besar, serta membantu menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Karena itulah, penanaman mangrove kini menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Tegal, Ali Musta’at, mengatakan program TJSL yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan upaya bersama mengendalikan perubahan iklim.

Menurutnya, dampak perubahan iklim saat ini sudah dirasakan secara langsung oleh masyarakat melalui perubahan cuaca yang tidak menentu, peningkatan suhu udara, hingga berbagai persoalan lingkungan lainnya.

“Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PT Pegadaian menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu kami mendukung berbagai program penghijauan, pelestarian lingkungan, dan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui bantuan 1.000 mangrove dan 500 tanaman urban farming, Pegadaian berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengendalian perubahan iklim di Kota Tegal.

Ali juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, seperti mengurangi sampah, menghemat energi, dan menjaga kelestarian alam di sekitar tempat tinggal.

“Semoga sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga Kota Tegal menjadi kota yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” katanya.

Menambah Ruang Hijau dan Menjaga Pesisir

Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengapresiasi kontribusi PT Pegadaian dalam mendukung peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus upaya pengendalian perubahan iklim di Kota Tegal.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari langkah bersama untuk mengurangi dampak polusi udara sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan melalui penambahan ruang terbuka hijau.

“Penanaman pohon dan tanaman sebisa mungkin dilakukan secara rutin untuk semakin memperbanyak ruang terbuka hijau yang ada di Kota Tegal,” ujarnya.

Dedy menjelaskan, Pemerintah Kota Tegal juga tengah mengupayakan penghijauan kawasan pesisir mulai dari Kaligangsa hingga Pantai Kodok.

Program tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang hingga kini masih berada di bawah target ideal.

Selain kawasan pesisir, penghijauan juga akan diperluas ke berbagai titik perkotaan, termasuk tepi jalan, kawasan industri, dan pengembangan perumahan baru.

Komitmen ESG untuk Masa Depan Berkelanjutan

Sedangkan, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang berbasis pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Menurutnya, Pegadaian tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga ingin menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

“PT Pegadaian berkomitmen untuk tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Penanaman mangrove ini menjadi salah satu langkah nyata untuk menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks, ribuan bibit yang ditanam di Pantai Kodok mungkin terlihat sederhana.

Namun dari akar-akar kecil yang mulai tumbuh itu, tersimpan harapan besar tentang pesisir yang lebih kuat menghadapi abrasi, udara yang lebih bersih, dan masa depan Kota Tegal yang lebih hijau.

Karena menjaga lingkungan sejatinya bukan hanya tentang menanam pohon hari ini, melainkan tentang mewariskan kehidupan yang lebih baik untuk generasi yang akan datang.(Rin)

Rina

Rina

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya