FOLKSTIME.ID — Ribuan pencari kerja telah memadati booth PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam gelaran Campus Job Fair Semarang 2026 yang diselenggarakan di Gedung Muladi Dome, Universitas Diponegoro. Antusiasme tinggi tersebut tercermin sejak hari pertama pelaksanaan, Rabu (15/4), ketika sebanyak 1.200 pelamar tercatat telah hadir hingga pukul 14.00 WIB.
Kegiatan bursa kerja ini digelar selama dua hari, mulai 15 hingga 16 April 2026, dengan waktu operasional pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Sejak pagi, antrean panjang telah terlihat di area booth KAI, di mana informasi rekrutmen hingga proses pendaftaran langsung dilakukan oleh para pelamar.
Fenomena membludaknya pelamar tersebut telah menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap peluang karier di sektor transportasi perkeretaapian, khususnya di perusahaan milik negara tersebut. Antrean yang mengular bahkan telah terjadi sebelum waktu pembukaan resmi.
Antusiasme Pelamar Tinggi di Hari Pertama
Dalam pelaksanaan hari pertama, booth KAI menjadi salah satu titik yang paling banyak didatangi oleh pengunjung. Para pelamar tidak hanya mencari informasi, tetapi juga langsung menyerahkan berkas lamaran yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Momen ini dinilai sebagai peluang strategis bagi pencari kerja untuk mengakses informasi resmi secara langsung. Selain itu, interaksi antara pelamar dan perwakilan perusahaan juga telah dimanfaatkan untuk menggali detail terkait proses seleksi dan kualifikasi yang dibutuhkan.
Peringatan Penipuan Rekrutmen Ditegaskan
Di tengah tingginya animo tersebut, peringatan terkait potensi penipuan berkedok rekrutmen telah disampaikan oleh pihak KAI Daop 4 Semarang. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan dalam menyikapi berbagai informasi rekrutmen yang beredar.
Disampaikan bahwa seluruh proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui kanal resmi perusahaan dan tidak dikenakan biaya dalam bentuk apa pun. “Seluruh masyarakat diimbau agar berhati-hati terhadap informasi rekrutmen yang tidak resmi. Proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui situs resmi dan tidak dipungut biaya,” ujar Luqman.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa segala bentuk penawaran kelulusan dengan imbalan tertentu merupakan indikasi kuat praktik penipuan.
Persiapan Pelamar Diminta Dimaksimalkan
Bagi pencari kerja yang dijadwalkan hadir pada hari kedua, persiapan dokumen telah diminta untuk dilakukan secara matang sejak awal. Langkah tersebut dinilai penting guna mempercepat proses pendaftaran serta menghindari kendala administratif di lokasi kegiatan.
Informasi terkait persyaratan dan tahapan rekrutmen telah disediakan secara lengkap melalui kanal resmi perusahaan, sehingga pelamar dapat memastikan kesesuaian dokumen yang dimiliki sebelum melakukan pendaftaran.
Transparansi Seleksi Ditekankan
Dalam proses seleksi, prinsip transparansi dan profesionalisme ditegaskan sebagai landasan utama yang diterapkan oleh KAI. Seluruh tahapan seleksi dilakukan tanpa perantara dan tidak melibatkan pihak ketiga.
Apabila ditemukan pihak yang mengatasnamakan perusahaan dengan menjanjikan kelulusan, masyarakat diminta untuk segera mengabaikan dan melaporkan hal tersebut. Praktik semacam itu dipastikan tidak menjadi bagian dari mekanisme resmi rekrutmen.
Edukasi Publik Jadi Bagian Penting
Melalui momentum job fair ini, tidak hanya peluang kerja yang disediakan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat telah diperkuat. Upaya ini dilakukan agar pencari kerja dapat lebih cermat dalam memilah informasi serta terhindar dari berbagai modus penipuan yang kerap terjadi.
Dengan tingginya partisipasi pelamar, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara kebutuhan tenaga kerja dan peluang kerja yang tersedia, sekaligus meningkatkan literasi publik terkait proses rekrutmen yang aman dan terpercaya. (tya)







