Universitas Sunan Gresik dan MES Sidoarjo Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah Pelaku UMKM

FOLKSTIME.ID — Universitas Sunan Gresik bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) PD Sidoarjo menggelar pelatihan literasi keuangan syariah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo melalui Pelatihan Literasi Keuangan Syariah.”

Pelatihan tersebut diikuti para pelaku UMKM home industry yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga pelaku usaha.

Tingkatkan Kemampuan Pengelolaan Keuangan UMKM

Dosen Universitas Sunan Gresik, Muhammad Adi Adrian, menjelaskan bahwa literasi keuangan syariah menjadi aspek penting dalam mendukung keberlanjutan usaha UMKM.

Menurutnya, pelaku usaha harus memahami pengelolaan keuangan secara tertib agar bisnis dapat berkembang sehat dan profesional.

“Literasi keuangan syariah sangat penting bagi pelaku UMKM karena tidak hanya berkaitan dengan pencatatan keuangan, tetapi juga membangun kesadaran dalam mengelola usaha secara amanah, tertib, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapat materi mengenai pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penghitungan biaya produksi, pengendalian biaya usaha, hingga pemisahan keuangan pribadi dan usaha.

UMKM Didorong Naik Kelas dan Lebih Profesional

Muhammad Adi Adrian menegaskan kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kapasitas UMKM di daerah.

Ia berharap pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas manajemen bisnis sehingga lebih siap menghadapi tantangan ekonomi.

“Kami berharap pelatihan ini dapat membantu pelaku UMKM naik kelas dan lebih siap menghadapi tantangan usaha,” katanya.

Para peserta terlihat aktif mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab. Mereka juga berbagi pengalaman mengenai berbagai kendala usaha yang dihadapi sehari-hari.

Salah satu peserta mengaku pelatihan tersebut memberikan wawasan baru terkait pengelolaan usaha yang lebih tertata.

“Selama ini banyak pelaku usaha menjalankan bisnis berdasarkan pengalaman saja. Setelah mengikuti pelatihan ini, kami jadi lebih memahami cara mengatur biaya, menghitung keuntungan, dan mengembangkan usaha,” ungkapnya.

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan MES Perkuat Ekonomi Syariah

Ketua MES PD Sidoarjo, Muhtadi, menyambut baik kolaborasi bersama Universitas Sunan Gresik dalam penguatan ekonomi masyarakat berbasis syariah.

Menurutnya, sektor UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah sehingga perlu mendapatkan pendampingan berkelanjutan.

“UMKM merupakan sektor penting dalam perekonomian daerah, sehingga perlu terus didampingi, termasuk dalam hal literasi keuangan syariah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemahaman keuangan yang baik akan membantu pelaku UMKM mengelola usaha secara lebih profesional, kompetitif, dan sesuai prinsip syariah.

Bentuk Grup Pendampingan untuk Pelaku UMKM

Sebagai tindak lanjut kegiatan, panitia membentuk grup WhatsApp yang menjadi media komunikasi dan pendampingan bagi peserta pelatihan.

Melalui grup tersebut, pelaku UMKM dapat berkonsultasi mengenai pengelolaan keuangan maupun pengembangan usaha.

Selain itu, grup juga menjadi ruang berbagi pengalaman bisnis antar pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo.

Melalui kegiatan ini, Universitas Sunan Gresik dan MES PD Sidoarjo berharap pelaku UMKM semakin memahami pentingnya literasi keuangan syariah dan mampu menerapkannya dalam aktivitas usaha sehari-hari secara mandiri dan berkelanjutan. (Rin)

Artikel Menarik Lainnya