FOLKSTIME.ID – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menerima bantuan satu unit bus sekolah dari anggota DPR RI, Drs. Fadholi, dalam kunjungan silaturahmi yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Kampus II Unwahas, Jumat (17/4/2026) siang.
Kedatangan Drs. Fadholi disambut langsung oleh Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., serta Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, ST., MT., IPM, beserta jajaran pimpinan kampus.
Dalam sambutannya, Drs. Fadholi menjelaskan bahwa bantuan bus tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah melalui jalur aspirasi untuk mendukung kelancaran operasional pendidikan di perguruan tinggi. Ia menegaskan pentingnya sarana transportasi dalam menunjang aktivitas akademik.
“Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Kami berharap bantuan armada bus ini dapat menunjang mobilitas mahasiswa dan civitas akademika Unwahas, sehingga proses belajar mengajar serta kegiatan luar kampus dapat berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Rektor Unwahas, Prof. Helmy Purwanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia menilai bantuan tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan kampus yang terus berkembang.
“Alhamdulillah, bantuan bus ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam mendukung kegiatan praktikum, pengabdian masyarakat, maupun transportasi antar-kampus. Kami berkomitmen untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin,” ungkapnya.
Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim, Prof. Noor Achmad, turut menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan pembuat kebijakan. Menurutnya, dukungan seperti ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan Islam di Indonesia.
“Silaturahmi ini bukan sekadar penyerahan bantuan fisik, tetapi juga bukti kepedulian tokoh bangsa terhadap perkembangan Unwahas sebagai kampus berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah,” tuturnya.
Penyerahan bantuan ditandai dengan simbolis pemberian kunci bus kepada pihak universitas, dilanjutkan dengan peninjauan kondisi kendaraan oleh jajaran pimpinan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol sinergi antara perguruan tinggi dan wakil rakyat.







