Folkstime.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang melakukan pengecekan sejumlah jalur perlintasan langsung (JPL) pada waktu rawan kecelakaan melalui kegiatan Sahur On The Rail (SOTR), Sabtu (7/3) dini hari. Kegiatan tersebut dilakukan sekaligus untuk mempererat kebersamaan insan KAI di bulan Ramadan.
Pengecekan dilakukan di sejumlah perlintasan sebidang di wilayah lintas utara Daop 4 Semarang. Beberapa titik yang dipantau antara lain JPL 26, JPL 29, dan JPL 37 di petak jalan Kaliwungu–Kalibodri, serta JPL 53 dan JPL 65 di petak jalan Kalibodri–Weleri.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan kondisi perlintasan tetap aman sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat saat melintas, terutama pada jam-jam rawan menjelang sahur hingga subuh.
“Melalui kegiatan Sahur On The Rail ini, kami tidak hanya mempererat kebersamaan di bulan Ramadan, tetapi juga melakukan pengecekan langsung di sejumlah perlintasan sebidang pada jam-jam rawan,” ujarnya.
Menurutnya, waktu menjelang sahur hingga subuh menjadi salah satu periode yang perlu mendapat perhatian karena aktivitas masyarakat masih berlangsung, namun tingkat kewaspadaan pengguna jalan sering kali menurun.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran KAI juga memantau kondisi fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang serta mengingatkan masyarakat agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan selalu mendahulukan perjalanan kereta api.
“Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhenti, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta yang akan melintas sebelum melewati perlintasan,” jelasnya.
Setelah melakukan pengecekan di sejumlah titik perlintasan, kegiatan dilanjutkan dengan sahur bersama sebagai bentuk kebersamaan sekaligus komitmen petugas KAI yang tetap siaga menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Melalui kegiatan tersebut, KAI Daop 4 Semarang berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di perlintasan sebidang semakin meningkat sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung aman dan lancar. (Rin)






