FOLKSTIME.ID – Arus kendaraan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, salah satu titik utama akses Tol Trans Jawa menuju Kota Semarang, mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pengelola ruas tol Batang–Semarang mencatat lonjakan volume kendaraan, khususnya pada arus yang menuju ke arah ibu kota Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Berdasarkan data lalu lintas terbaru, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Semarang melalui GT Kalikangkung mencapai 57.528 kendaraan. Angka ini meningkat 13,89 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang rata-rata berada di kisaran 50.511 kendaraan.
Sementara itu, arus kendaraan yang keluar dari Kota Semarang melalui gerbang tol yang sama juga menunjukkan kenaikan, meskipun tidak sebesar arus masuk. Tercatat sebanyak 45.510 kendaraan meninggalkan kota tersebut melalui GT Kalikangkung, atau meningkat 3,20 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 44.099 kendaraan.
Direktur Utama Nasrullah mengatakan peningkatan volume kendaraan tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan jaringan jalan tol sebagai jalur utama perjalanan antarkota.
Menurutnya, posisi GT Kalikangkung sangat strategis karena menjadi salah satu gerbang utama pada ruas Tol Batang–Semarang yang menghubungkan berbagai wilayah di jalur pantura dengan pusat Kota Semarang.
“Sebagai salah satu gerbang utama pada Ruas Tol Batang–Semarang, GT Kalikangkung memiliki peran penting dalam mengakomodasi pergerakan kendaraan menuju maupun meninggalkan Kota Semarang. Karena itu, kami melakukan pemantauan lalu lintas secara intensif untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan pelayanan kepada pengguna jalan tol tetap optimal,” ujar Nasrullah dalam keterangannya.
Pemantauan Lalu Lintas Ditingkatkan
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, pengelola jalan tol memperkuat sejumlah langkah operasional di lapangan. Langkah tersebut mencakup pengaturan arus lalu lintas, optimalisasi layanan transaksi di gerbang tol, serta pengawasan kondisi lalu lintas secara langsung melalui pusat kendali operasi.
Pemantauan ini dilakukan secara real time guna memastikan petugas dapat merespons cepat apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara tiba-tiba ataupun potensi kepadatan di sekitar gerbang tol.
Selain itu, pengelola tol juga memastikan kesiapan fasilitas operasional dan petugas layanan agar transaksi di gerbang tol dapat berjalan lebih efisien sehingga antrean kendaraan dapat diminimalkan.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Pengguna jalan tol diimbau untuk selalu mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol. Hal ini dinilai penting untuk mempercepat proses transaksi dan menghindari hambatan lalu lintas di area gerbang.
Informasi terkini terkait kondisi lalu lintas di jaringan jalan tol juga dapat diakses melalui layanan pusat informasi yang tersedia selama 24 jam. Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi pemantau lalu lintas resmi yang menyediakan pembaruan kondisi jalan secara langsung.
Dengan meningkatnya volume kendaraan di salah satu gerbang utama Tol Trans Jawa tersebut, pengelola berharap koordinasi operasional dan kesiapan sistem pemantauan dapat menjaga arus kendaraan tetap lancar, aman, dan nyaman bagi para pengguna jalan yang melintas menuju maupun keluar dari Kota Semarang.(tya)







