Libur Lebaran 2026, Semarang Zoo Hadirkan Animal Show Baru dan Petting Zoo, Target 60 Ribu Pengunjung

FOLKSTIME.ID – Pengelola Semarang Zoo menyiapkan sejumlah program wisata baru untuk menyambut lonjakan kunjungan selama libur Idulfitri 2026. Kebun binatang yang menjadi salah satu destinasi rekreasi keluarga di Kota Semarang itu menghadirkan pertunjukan satwa terbaru serta area interaksi langsung dengan hewan guna memberikan pengalaman yang lebih edukatif dan menarik bagi pengunjung.

Direktur Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengatakan pembaruan program dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan wisata sekaligus memperkuat fungsi edukasi mengenai konservasi satwa.

Menurutnya, salah satu perubahan penting yang diterapkan tahun ini adalah penghentian wahana tunggang gajah yang sebelumnya menjadi salah satu atraksi di kebun binatang tersebut. Sebagai gantinya, pengelola menghadirkan konsep interaksi yang lebih edukatif melalui pertunjukan satwa dalam program Animal Show.

“Animal Show kami hadirkan dengan konsep yang lebih segar. Durasi pertunjukan diperpanjang dan jumlah satwa yang tampil juga ditambah agar pengunjung mendapatkan pengalaman yang lebih menarik,” kata Bimo, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, pertunjukan tersebut tidak hanya menampilkan atraksi satwa, tetapi juga menyisipkan pesan edukasi mengenai perilaku alami hewan serta pentingnya menjaga kelestarian satwa dan habitatnya. Program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru bagi pengunjung, khususnya anak-anak.

Selain Animal Show, pengelola juga memperkenalkan Petting Zoo, yakni area khusus yang memungkinkan pengunjung berinteraksi secara langsung dengan sejumlah satwa jinak. Di area ini, anak-anak dapat melihat hewan dari jarak dekat bahkan menyentuhnya dengan pendampingan petugas.

Bimo menuturkan bahwa jumlah satwa yang ditempatkan di area Petting Zoo juga telah ditambah untuk memperkaya pengalaman pengunjung.

“Di Petting Zoo koleksi satwanya kami perbanyak. Anak-anak bisa melihat dan berinteraksi lebih dekat dengan hewan, tentunya dengan pengawasan petugas agar tetap aman,” ujarnya.

Area Petting Zoo sengaja ditempatkan berdekatan dengan arena Animal Show. Konsep ini dirancang agar pengunjung dapat menikmati dua pengalaman berbeda dalam satu kawasan tanpa harus berpindah terlalu jauh.

Pengelola berharap konsep wisata interaktif tersebut mampu meningkatkan daya tarik Semarang Zoo sebagai destinasi liburan keluarga yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan nilai edukasi.

Selain menghadirkan atraksi baru, sejumlah fasilitas favorit pengunjung juga tetap dipertahankan. Salah satunya adalah kolam renang keluarga yang selama ini menjadi wahana yang banyak diminati, terutama oleh anak-anak setelah berkeliling melihat koleksi satwa.

Untuk memastikan kenyamanan selama masa libur Lebaran, pihak pengelola juga melakukan berbagai persiapan. Mulai dari penataan jalur kunjungan, peningkatan kebersihan kawasan, hingga penguatan sistem keamanan di setiap area satwa.

“Semua persiapan kami lakukan agar pengunjung merasa nyaman selama berada di kawasan kebun binatang,” jelas Bimo.

Dalam upaya memperluas pilihan wisata, Semarang Zoo juga menjalin kerja sama dengan destinasi wisata yang berada di kawasan yang sama, yakni Taman Lalu Lintas Semarang. Melalui kolaborasi tersebut, pengunjung dapat dengan mudah mengakses kedua tempat wisata dalam satu kunjungan.

Harga tiket masuk Semarang Zoo ditetapkan sebesar Rp30.000 per orang, sedangkan tiket masuk Taman Lalu Lintas dipatok Rp10.000. Pengunjung dapat membeli tiket secara terpisah maupun sekaligus di lokasi.

“Pengunjung dari Taman Lalu Lintas bisa langsung membeli tiket untuk masuk ke taman satwa, begitu juga sebaliknya. Sistem pencetakan tiket sudah kami siapkan di lokasi,” kata Bimo.

Untuk menarik minat wisatawan selama periode libur panjang, pengelola juga menyiapkan sejumlah promo. Pengunjung yang membeli tiket masuk seharga Rp30.000 akan mendapatkan minuman gratis.

Selain itu, pengunjung yang mencoba wahana kereta kelinci juga akan memperoleh produk kesehatan secara cuma-cuma. Sementara pengunjung yang masuk ke area kolam renang keluarga juga disediakan minuman gratis sebagai bagian dari program promosi.

Berbagai promo tersebut diharapkan mampu menambah daya tarik wisata sekaligus memberikan pengalaman liburan yang lebih menyenangkan bagi keluarga yang datang.

Semarang Zoo menargetkan jumlah kunjungan yang cukup tinggi selama masa libur Lebaran tahun ini. Program khusus tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 20 hingga 29 Maret 2026.

“Target kunjungan kami sekitar 60 ribu orang selama periode libur Lebaran,” ujar Bimo.

Target tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan jumlah kunjungan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 59 ribu pengunjung.

Di antara berbagai atraksi yang tersedia, kawasan Petting Zoo diperkirakan akan menjadi favorit baru bagi wisatawan. Meski demikian, koleksi satwa ikonik seperti gajah, harimau, orangutan, ular, dan buaya masih menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.

Pengelola juga terus melakukan penambahan koleksi satwa untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata tersebut. Salah satu satwa baru yang kini hadir di Semarang Zoo adalah kapibara, hewan pengerat terbesar di dunia yang belakangan cukup populer di kalangan pengunjung.

Setelah periode libur Lebaran, Semarang Zoo juga berencana mendatangkan tambahan koleksi satwa lainnya. Di antaranya sepasang burung pelikan yang akan didatangkan dari Taman Margasatwa Ragunan serta beberapa jenis burung lain dari Medan.

Dengan berbagai pembaruan program, fasilitas, serta penambahan koleksi satwa, pengelola optimistis Semarang Zoo akan tetap menjadi salah satu tujuan wisata keluarga yang ramai dikunjungi selama libur Idulfitri 2026.

Bimo berharap kondisi cuaca yang cerah selama masa liburan dapat semakin mendorong masyarakat untuk berwisata bersama keluarga dan menikmati berbagai atraksi baru yang disiapkan di kebun binatang tersebut.(tya)

Artikel Menarik Lainnya