FOLKSTIME.ID – Sebanyak 103 tim dari pelajar SMP hingga SMA se-Kabupaten Demak ikut ambil bagian dalam ajang Mobile Legend Kapolres Cup. Dengan memperebutkan uang tunai Rp. 10. Juta mereka bersaing membuktikan kemampuan terbaik di arena digital.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino, mengatakan turnamen ini bukan sekadar hiburan, melainkan upaya mengarahkan generasi muda ke aktivitas positif.
“Kami ingin anak-anak muda punya wadah untuk berprestasi dan tidak terjerumus ke hal-hal negatif seperti tawuran atau balap liar,” ujarnya.
Ketua ESI Demak, Abdul Khalim, menambahkan tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa esport semakin diminati.
“Total ada 103 tim yang ikut, dan turnamen ini berlangsung selama dua hari. Kami harap semua peserta tetap menjunjung sportivitas,” katanya.
Salah satu peserta, Zaihan dari SMA Futuhiyah Mranggen, mengaku tertarik ikut karena ajakan teman dan hadiah yang cukup menggiurkan.
“Hadiahnya lumayan besar dan gratis, jadi saya ikut. Apalagi ingin coba dan berharap bisa juara,” ucapnya.
Ia mengungkapkan timnya sudah melewati pertandingan awal dengan kemenangan dan kini bersiap menghadapi lawan berikutnya. Meski baru pertama kali ikut turnamen, ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga.
“Seru banget, tapi lawannya juga kuat-kuat. Jadi harus fokus dan tidak boleh meremehkan,” katanya.
Zaihan juga menyebut awalnya sempat ada keraguan dari pihak sekolah. Namun setelah dijelaskan bahwa mereka membawa nama sekolah, dukungan pun diberikan.
“Sekarang malah didukung. Semoga ke depan event seperti ini lebih sering diadakan,” ujarnya.
Turnamen ini tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menjaring bibit atlet esport potensial. Para peserta diharapkan bisa melangkah lebih jauh hingga ke ajang Pra Porprov dan Porprov.
Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, kepolisian, serta organisasi kepemudaan sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan esport di Demak. (Key)







