Istimewa
Folkstime.id — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Somba Opu Tombolo 02 di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan mengecek langsung operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi pusat pengolahan dan penyediaan makanan bagi penerima manfaat.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pendistribusian makanan, berjalan higienis, aman, dan sesuai standar pelayanan. Saat ini, SPPG Somba Opu Tombolo 02 melayani 2.817 penerima manfaat.
Menko Pangan juga memastikan kesiapan SPPG dalam menyiapkan paket makanan kering MBG selama bulan suci Ramadan.
Pemerintah menegaskan program MBG tetap berjalan dengan penyesuaian menu agar tetap mendukung pemenuhan gizi penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa.
“Selama Ramadan, program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dengan penyesuaian menu. Untuk siswa yang berpuasa, kami siapkan paket makanan kering agar tetap bisa dikonsumsi sesuai waktu yang tepat,” kata Zulkifli Hasan.
Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran MBG selama Ramadan disesuaikan dengan jenis penerima manfaat.
Untuk sekolah umum dengan mayoritas siswa muslim, penyaluran dilakukan pada siang hari menggunakan menu makanan kering.
Sementara itu, bagi sekolah yang tidak menjalankan puasa, serta kelompok ibu hamil dan balita, penyaluran MBG tetap dilaksanakan seperti hari biasa.
Adapun penyaluran MBG di lingkungan pesantren dilakukan pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.
“Penyaluran MBG kami sesuaikan dengan kondisi penerima manfaat, baik siswa yang berpuasa, pesantren, maupun ibu hamil dan balita, sehingga manfaat program tetap optimal,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Gizi Nasional, hingga saat ini program MBG telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat.
Jumlah SPPG yang beroperasi tercatat sebanyak 22.091 unit dengan total tenaga kerja mencapai 924.424 orang.
Program ini juga melibatkan 21.413 mitra serta 68.551 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pemasok dalam mendukung keberlangsungan MBG di berbagai daerah di Indonesia. (Rin)






