Program Gajah Pintar PSI Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 20 Siswa di Semarang



Folkstime.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyalurkan bantuan pendidikan kepada 20 siswa di Kota Semarang melalui program bertajuk “Gajah Pintar”. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang belum menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).


Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor DPD PSI Semarang pada Rabu (11/2/2026) petang. Para siswa hadir bersama orang tua untuk menerima bantuan yang berupa dana tunai, perlengkapan alat tulis, serta tas sekolah.


Ketua DPP PSI, Melky Jakhin Pangemanan, menyampaikan bahwa program Gajah Pintar dirancang sebagai langkah konkret untuk membantu pemerataan akses pendidikan.

Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat menjaga semangat belajar anak-anak sekaligus meringankan beban biaya sekolah.


“Bantuan ini kami salurkan kepada 20 anak dalam bentuk tunai, perlengkapan ATK, dan tas sekolah. Selain itu, kami juga membantu lima keluarga yang terdampak musibah kebakaran,” ujar Melky.


Ia menambahkan, program ini merupakan bentuk komitmen PSI dalam mengawal kebijakan dan penggunaan anggaran daerah agar benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat, terutama di sektor pendidikan.

Penerima bantuan berasal dari jenjang sekolah dasar hingga menengah, dengan kriteria keluarga prasejahtera dan belum memiliki KIP.


Melky berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus meningkatkan prestasi belajar.


Sementara itu, Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, menjelaskan bahwa awalnya program ini difokuskan untuk membantu lima keluarga korban kebakaran. Namun, cakupan penerima kemudian diperluas menjadi 20 siswa.


Menurut Yogo, Gajah Pintar merupakan salah satu program nasional PSI yang berfokus pada pendidikan dan advokasi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya peran anggota legislatif PSI untuk turun langsung mendampingi warga, termasuk membantu pengurusan ijazah yang tertahan di sekolah serta memberikan pendampingan pembayaran biaya pendidikan.


“Sejumlah kader juga rutin mendampingi pembayaran sekolah, membantu pengambilan ijazah yang tertahan, bahkan menginisiasi kursus gratis bagi siswa,” tuturnya. (Rin)

Artikel Menarik Lainnya