• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Bus AKAP Masih Nekat Masuk Jalan Prof. Hamka, Pengawasan Dishub Kota Semarang Diperketat

setiawan by setiawan
11 Mei 2026
in Semarang
0
Dinas Perhubungan Kota Semarang memperketat pengawasan terhadap bus AKAP yang masih nekat melintas dan putar balik di Jalan Prof. Hamka, Simpang Jerakah.
Dinas Perhubungan Kota Semarang memperketat pengawasan terhadap bus AKAP yang masih nekat melintas dan putar balik di Jalan Prof. Hamka, Simpang Jerakah.

Dinas Perhubungan Kota Semarang memperketat pengawasan terhadap bus AKAP yang masih nekat melintas dan putar balik di Jalan Prof. Hamka, Simpang Jerakah.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID– Malam di kawasan Simpang Jerakah, Kota Semarang, masih dipenuhi suara deru kendaraan besar yang melintas menuju jalur utama pantura. Di tengah padatnya arus kendaraan tersebut, sejumlah bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) masih kedapatan mencoba masuk ke Jalan Prof. Hamka untuk melakukan putar balik, meskipun rambu larangan serta portal pembatas ketinggian kendaraan telah dipasang.

Kondisi itu kembali ditemukan oleh petugas Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Semarang saat sosialisasi dan pengawasan dilakukan pada Minggu (10/5) malam. Sejumlah bus besar kemudian dihentikan petugas setelah diketahui mencoba melintasi ruas jalan yang sebenarnya telah dibatasi untuk kendaraan tertentu.

Situasi di lapangan memperlihatkan bahwa sebagian pengemudi bus masih belum sepenuhnya memahami aturan lalu lintas yang diterapkan di kawasan tersebut. Akibatnya, kendaraan besar masih diarahkan masuk ke jalur yang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus kendaraan lain.

Petugas Dishub Kota Semarang pun terlihat memberikan penjelasan langsung kepada para sopir bus mengenai fungsi rambu dan alasan pembatasan kendaraan diberlakukan di Jalan Prof. Hamka.

Di Balik Sunyinya Dukuh Kaliancar, Ada Mata Air Sendang yang Dijaga Keyakinan Warga

Sosialisasi Dilakukan Langsung kepada Sopir Bus AKAP

Upaya persuasif lebih banyak dipilih dalam kegiatan pengawasan tersebut. Para pengemudi bus yang melanggar tidak hanya dihentikan, tetapi juga diberikan edukasi agar lebih memperhatikan marka jalan dan rambu lalu lintas yang telah tersedia.

Langkah itu dilakukan karena kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai masih menjadi tantangan di sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan di Kota Semarang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus ditempatkan sebagai prioritas utama.

“Kami menghimbau kepada seluruh pengendara agar selalu memperhatikan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Danang.

Menurutnya, keberadaan rambu lalu lintas bukan hanya sekadar pelengkap jalan, melainkan menjadi sistem informasi yang harus dipatuhi seluruh pengguna kendaraan.

“Rambu-rambu dibuat sebagai informasi, petunjuk dan peringatan bagi pengguna jalan agar perjalanan tetap aman, tertib dan lancar,” lanjutnya.

Jalan Prof. Hamka Jadi Titik Perhatian Dishub Kota Semarang

Jalan Prof. Hamka selama ini dikenal sebagai salah satu ruas yang cukup padat dilalui kendaraan dari berbagai arah. Arus kendaraan besar yang mencoba masuk dan melakukan putar balik dinilai dapat memicu gangguan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.

Karena itu, pemasangan portal pembatas ketinggian kendaraan telah dilakukan di kawasan tersebut. Portal tersebut dirancang untuk membatasi kendaraan besar agar tidak sembarangan melintas.

Selain itu, rambu larangan juga telah ditempatkan di beberapa titik strategis agar dapat dengan mudah terlihat oleh pengemudi dari jarak tertentu. Namun demikian, pelanggaran masih ditemukan sehingga pengawasan rutin kembali digencarkan.

Di tengah meningkatnya mobilitas kendaraan antarkota, pengaturan lalu lintas di kawasan Simpang Jerakah dianggap menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus kendaraan menuju wilayah barat Kota Semarang.

Keselamatan Berkendara Disebut Berawal dari Kepatuhan

Dishub Kota Semarang menilai bahwa budaya tertib lalu lintas masih perlu terus dibangun, terutama bagi pengemudi kendaraan besar yang setiap hari melintas di jalur perkotaan.

Kepatuhan terhadap aturan disebut menjadi fondasi utama untuk menekan potensi kecelakaan dan kemacetan di jalan raya. Karena itu, sosialisasi dipastikan akan terus dilakukan secara berkala.

“Keselamatan di jalan dimulai dari kepatuhan kita terhadap aturan yang berlaku,” tegas Danang.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh pengguna jalan.

Pengawasan Akan Terus Dilakukan

Dishub Kota Semarang memastikan pengawasan terhadap bus AKAP dan kendaraan besar lainnya masih akan terus dilakukan di kawasan Jalan Prof. Hamka dan Simpang Jerakah.

Petugas akan diterjunkan untuk memantau kendaraan yang masih mencoba melanggar aturan, sekaligus memberikan edukasi langsung kepada pengemudi. Langkah itu dilakukan agar arus lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar.

Dengan meningkatnya pengawasan dan sosialisasi yang dilakukan secara langsung di lapangan, diharapkan pengemudi bus AKAP semakin memahami pentingnya mematuhi rambu lalu lintas serta pembatasan kendaraan yang telah diterapkan di Kota Semarang.

Pada akhirnya, keselamatan pengguna jalan akan lebih mudah diwujudkan apabila aturan yang telah dibuat dapat dipatuhi bersama.(tya)

@folkstime.id

Wali Kota Semarang pilih naik kapal kecil agar bisa ikut larung sesaji Sedekah Laut dan Bumi di Kampung Tambaklorok, Kota Semarang, Minggu (10/5/2026). #sedekahlaut #sedekahbumi #tambaklorok #walikotasemarang #agustinawilujeng

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Bus AKAPDishub SemarangJalan Prof HamkaSimpang Jerakah
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya