FOLKSTIME.ID – Upaya peningkatan konsumsi ikan di masyarakat Kota Semarang kembali didorong melalui serangkaian kegiatan yang telah digelar oleh Dinas Perikanan Kota Semarang dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Semarang. Salah satu agenda utama yang dilaksanakan adalah lomba masak ikan yang melibatkan berbagai peserta serta rangkaian kampanye gemar makan ikan di wilayah pesisir.
Kegiatan tersebut telah dipadukan dengan kampanye pelepasan ikan di kawasan Tambak Lorok serta dialog interaktif yang membahas pentingnya peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber gizi masyarakat.
Rangkaian Hari Jadi Kota Semarang Dirangkaikan Kampanye Perikanan
Serangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Semarang telah diisi dengan berbagai agenda yang berfokus pada sektor perikanan. Sebelum lomba masak ikan diselenggarakan, kegiatan kampanye pelepasan ikan telah terlebih dahulu dilaksanakan di Tambak Lorok sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Soenarto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan.
“Ya, terima kasih. Hari ini Dinas Perikanan ikut memeriahkan Hari Jadi Kota Semarang dengan mengadakan lomba masak ikan,” ujar Soenarto saat ditemui di Balai Kota Semarang, Selasa (14/4).
Gerakan Gemar Makan Ikan Terus Ditingkatkan
Gerakan gemar makan ikan terus didorong melalui berbagai pendekatan, termasuk sosialisasi langsung kepada masyarakat serta pelibatan anak-anak dalam kegiatan edukatif. Pembagian ikan dan pengenalan olahan ikan turut dilakukan agar konsumsi ikan dapat lebih mudah diterima di berbagai kalangan.
Menurut Soenarto, rangkaian kegiatan tersebut telah diarahkan untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap manfaat ikan sebagai sumber gizi lengkap.
“Ini adalah rangkaian kegiatan yang terus dilakukan, mulai dari pembagian ikan, olahan ikan, hingga talk show untuk mendorong masyarakat agar gemar makan ikan,” ungkapnya.
Konsumsi Ikan di Semarang Disebut Meningkat
Tingkat konsumsi ikan di Kota Semarang disebut menunjukkan angka yang cukup tinggi berdasarkan data statistik yang telah dihimpun oleh instansi terkait. Peningkatan tersebut dinilai mencerminkan adanya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan protein hewani dari ikan.
Kebutuhan ikan di wilayah tersebut juga dilaporkan terus meningkat, termasuk permintaan dari sejumlah institusi penyedia makanan berbasis gizi.
“Kalau dilihat dari statistik, kebutuhan ikan di Semarang cukup luar biasa dan angkanya besar,” jelas Soenarto.
Inovasi Olahan Ikan dan Dukungan SPBG-PPI Ditingkatkan
Inovasi dalam pengolahan ikan terus dikembangkan melalui pelatihan dan sosialisasi yang telah dilakukan kepada masyarakat. Berbagai menu berbahan dasar ikan telah diperkenalkan agar lebih menarik, khususnya bagi anak-anak.
Kolaborasi dengan sejumlah pihak seperti SPBG dan PPI juga telah dilakukan untuk mendukung penyediaan bahan baku olahan ikan dalam program peningkatan gizi masyarakat.
“Upaya kami termasuk pelatihan-pelatihan agar ikan bisa diolah menjadi menu yang lebih disukai anak-anak,” kata Soenarto.
Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan disebut telah mengalami perkembangan yang positif, seiring dengan meningkatnya permintaan produk olahan ikan di pasar tradisional maupun fasilitas penyedia makanan.
Dorongan Konsumsi Ikan untuk Generasi Sehat
Melalui berbagai program yang telah dijalankan, Dinas Perikanan Kota Semarang menargetkan peningkatan konsumsi ikan sebagai bagian dari strategi pemenuhan gizi masyarakat. Edukasi kepada anak-anak dan keluarga terus diperluas agar pola konsumsi sehat dapat terbentuk sejak dini.
Dengan berbagai kegiatan tersebut, sektor perikanan di Kota Semarang diharapkan dapat terus berkembang sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis protein ikan di masyarakat. (tya)







