FOLKSTIME.ID — Akses layanan digital milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang dilaporkan terganggu setelah website resmi instansi tersebut diretas dan dialihkan ke konten judi online pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peretasan website Damkar Kota Semarang ini berdampak langsung pada terhentinya sementara layanan berbasis daring yang sebelumnya digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan.
Gangguan terhadap website Damkar Kota Semarang tersebut diketahui setelah terjadi perubahan tampilan halaman utama yang tidak sesuai dengan fungsi pelayanan publik. Situs yang sebelumnya menyediakan layanan edukasi kebakaran dan pendaftaran masyarakat justru menampilkan konten perjudian, sehingga memicu kekhawatiran publik atas keamanan sistem digital pemerintah daerah.
Akibat insiden peretasan website Damkar Kota Semarang ini, sejumlah layanan penting seperti penjadwalan edukasi, permintaan layanan pemadaman, hingga koordinasi kegiatan masyarakat tidak dapat diakses secara normal. Sistem yang sempat dipulihkan dilaporkan kembali mengalami gangguan serupa, sehingga diputuskan untuk dilakukan penonaktifan sementara guna mencegah dampak lebih luas.
Kronologi Peretasan Terungkap dari Laporan Warga
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti, menyampaikan bahwa website tersebut selama ini dimanfaatkan sebagai sarana utama pelayanan publik berbasis digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan Damkar.
“Biasanya digunakan untuk pendaftaran masyarakat, termasuk edukasi dan kebutuhan layanan lainnya. Masyarakat bisa memilih jadwal, menentukan waktu, dan berkoordinasi langsung melalui sistem itu,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, dugaan peretasan website Damkar Kota Semarang pertama kali diketahui dari laporan warga yang menemukan kejanggalan pada tampilan situs.
“Awalnya warga melakukan tangkapan layar dan mempertanyakan kenapa berubah menjadi situs judi online. Kejadiannya diketahui sekitar pukul 12 siang,” katanya.
Menurutnya, upaya pemulihan sistem telah dilakukan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika, namun serangan dilaporkan terjadi berulang sehingga menyulitkan proses perbaikan.
“Sudah sempat dipulihkan, tetapi kembali diretas. Setelah diperbaiki, terkena lagi. Akhirnya diputuskan untuk disuspensi dulu agar tidak terus berulang,” jelasnya.
Layanan Dialihkan ke Manual, Sistem Sedang Diamankan
Sebagai langkah penanganan sementara, seluruh layanan Damkar Kota Semarang dialihkan ke sistem manual melalui call center serta komunikasi langsung dengan petugas. Hal ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan di tengah gangguan sistem digital.
“Pelayanan sementara dialihkan ke call center Damkar dan juga melalui akun pribadi. Tim juga membantu memastikan layanan tetap berjalan,” ungkapnya.
Selain itu, proses pengamanan sistem dan pengalihan domain tengah dilakukan untuk mencegah potensi serangan lanjutan terhadap website Damkar Kota Semarang.
“Domain sedang digeser dan sistem sedang diamankan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa sebelum insiden peretasan terjadi, layanan digital Damkar telah berjalan efektif selama lebih dari satu tahun dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.
“Selama ini sistem berjalan baik, masyarakat bisa memilih jadwal dan melakukan koordinasi. Untuk sementara kembali manual sambil menunggu perbaikan selesai,” ujarnya.
Terkait kemungkinan penanganan hukum, pihaknya menyebut langkah tersebut belum menjadi prioritas dan fokus saat ini masih pada pemulihan sistem bersama instansi terkait.
“Untuk saat ini belum ke ranah siber, masih fokus pada perbaikan bersama Kominfo dan melihat seberapa cepat bisa dipulihkan,” katanya.(tya)







