Vespa Baru untuk Abdul Halim, Rezeki Nomplok untuk Penjaga Malam Balai Kota

FOLKSTIME.ID – Malam demi malam dijalani Abdul Halim (30) dengan setia. Sebagai petugas keamanan di Balai Kota Semarang, pria asal Bangetayu, Kecamatan Genuk, itu terbiasa berjaga ketika sebagian besar orang terlelap.

Namun pada Kamis (26/2/2026), nasib membawanya ke panggung yang berbeda, bukan untuk berjaga, melainkan menerima satu unit Vespa seri terbaru dari program BombasTri yang digelar Indosat Ooredoo Hutchison.

Wajahnya tampak semringah ketika namanya dipanggil. Abdul Halim mengaku sama sekali tak menyangka akan menjadi salah satu pemenang.

“Pertama saya tidak menyangka bisa dapat hadiah. Perasaan saya senang dan bahagia. Semoga bermanfaat bagi saya,” ujarnya polos.

Sehari-hari, Abdul Halim bertugas menjaga keamanan lingkungan Balai Kota. Sudah empat tahun ia mengemban pekerjaan itu. Shift malam, hari libur, bahkan tanggal merah bukan hal asing baginya.

“Kalau malam langsung siap. Tanggal merah tetap berangkat,” katanya singkat.

Bagi Halim, bekerja adalah tanggung jawab yang harus ditunaikan dengan sungguh-sungguh.

Di sela rutinitasnya, ia tetap terhubung dengan keluarga dan hiburan sederhana melalui ponsel. Sejak 2019, ia menjadi pelanggan setia kartu perdana Tri.

Setiap bulan, ia rutin membeli paket data sekitar Rp100 ribuan tanpa pernah terputus. Internet digunakan untuk menonton YouTube, streaming video, hingga kebutuhan top up gim atau aplikasi.

Tak pernah terpikir olehnya bahwa konsistensi itu akan berbuah manis. Melalui aplikasi BimaTri, ia rutin menukarkan poin yang terkumpul setiap tahun.

Dari situlah namanya terpilih sebagai penerima hadiah utama.Namun proses menuju momen bahagia itu tak langsung mulus.

Ketika pertama kali dihubungi panitia, Halim justru tak merespons. Ia mengira panggilan tersebut hanya modus penipuan karena nomor yang digunakan bukan nomor resmi yang dikenalnya.

“Saya takut, soalnya ditelepon pakai nomor biasa. Nggak percaya,” tuturnya.

Baru pada hari kedua ia memberanikan diri membalas. Sepulang kerja, ia menyempatkan diri datang ke Pandanaran untuk melakukan konfirmasi.

Setelah menunjukkan KTP dan melalui proses verifikasi, dua minggu kemudian undangan resmi datang. Barulah ia yakin, kabar bahagia itu nyata.

Motor Vespa barunya rencananya akan dipakai untuk menunjang aktivitas kerja sehari-hari. Sementara motor lamanya tetap dipertahankan untuk dipakai bersama keluarga.

Bagi Abdul Halim, hadiah ini bukan sekadar kendaraan, melainkan simbol bahwa ketekunan dan kesetiaan, sekecil apa pun, bisa membawa kejutan besar.

Di tengah kesibukan menjaga keamanan kota, Abdul Halim kini memiliki cerita yang akan selalu ia kenang tentang malam-malam panjang, paket data bulanan, dan sebuah Vespa yang datang sebagai rezeki tak terduga.

Artikel Menarik Lainnya