FOLKSTIME.ID — Kepolisian Daerah Jawa Tengah meluncurkan layanan digital berupa chatbot bernama “Si Polan” (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas) guna mempermudah masyarakat memperoleh berbagai informasi penting selama arus mudik Lebaran 2026. Inovasi ini dirancang untuk memberikan akses informasi yang cepat, praktis, dan akurat bagi pemudik yang melintas di wilayah Jawa Tengah.
Layanan chatbot tersebut dapat diakses masyarakat melalui aplikasi WhatsApp dan beroperasi selama 24 jam penuh. Melalui sistem otomatis, pengguna dapat mengirim pertanyaan kapan saja untuk memperoleh informasi terkait perjalanan mudik secara langsung tanpa harus menunggu operator.
Tidak hanya berbasis teks, chatbot ini juga dilengkapi fitur penerimaan pertanyaan melalui pesan suara. Selain itu, sistem juga mampu memberikan respons dalam beberapa bahasa asing sehingga dapat membantu pengguna dari berbagai latar belakang, termasuk wisatawan maupun pemudik dari luar negeri.
Beragam informasi yang dibutuhkan pemudik tersedia dalam layanan tersebut. Mulai dari kondisi lalu lintas terkini secara real-time, rekomendasi jalur perjalanan yang lebih aman dan lancar, hingga informasi lokasi fasilitas penting di sepanjang jalur mudik. Pengguna juga dapat memperoleh panduan menuju sejumlah destinasi wisata di wilayah Jawa Tengah.
Selain itu, chatbot “Si Polan” juga dirancang untuk membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat selama perjalanan. Dengan sistem digital yang responsif, pemudik dapat segera mendapatkan arahan atau informasi bantuan apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan cepat.
Inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan kepolisian selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Kehadiran chatbot diharapkan dapat mengurangi kepadatan layanan manual di posko operasi maupun call center, sehingga petugas di lapangan dapat lebih fokus pada pengaturan lalu lintas dan pengamanan perjalanan pemudik.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Artanto, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di era modern.
“Di era digital, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi sangat penting. Kehadiran Si Polan diharapkan memudahkan masyarakat mengakses informasi resmi terkait mudik, membantu pemudik memilih jalur perjalanan yang aman, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian yang presisi,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan layanan berbasis teknologi juga merupakan bagian dari transformasi kepolisian dalam menghadirkan pelayanan yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Polda Jawa Tengah berharap keberadaan chatbot tersebut dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung pada musim mudik tahun ini. Dengan akses informasi yang lebih mudah dan cepat, pemudik diharapkan dapat merencanakan perjalanan secara lebih baik serta menghindari potensi kepadatan lalu lintas.
Inovasi digital ini sekaligus mendukung upaya mewujudkan perjalanan mudik yang tertib dan lancar sesuai dengan semangat kampanye keselamatan perjalanan bertajuk “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. (mus)







