FOLKSTIME.ID – Aparat kepolisian bersama sejumlah instansi terkait melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum atau ramp check serta pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi di Terminal Tipe A Pemalang, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan keselamatan transportasi menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Pemeriksaan yang digelar sejak Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WIB tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya pengelola Terminal Tipe A Pemalang, petugas Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang, tim dari Jasa Raharja wilayah Pekalongan, serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Jawa Tengah.
Petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan angkutan penumpang yang beroperasi di terminal tersebut. Pemeriksaan mencakup kondisi teknis kendaraan seperti sistem pengereman, lampu, ban, hingga kelengkapan peralatan keselamatan. Selain itu, dokumen kendaraan dan izin operasional juga diperiksa untuk memastikan semuanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya kendaraan, kondisi kesehatan para pengemudi juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Tim kesehatan memberikan layanan pemeriksaan gratis kepada sopir bus dan angkutan umum lainnya guna memastikan mereka dalam kondisi prima sebelum menjalankan perjalanan jarak jauh, terutama saat musim mudik yang biasanya diwarnai peningkatan mobilitas masyarakat.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Artanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.
Menurutnya, pengecekan kendaraan dan kesehatan pengemudi dilakukan agar seluruh armada yang digunakan masyarakat selama masa mudik benar-benar aman digunakan.
“Kegiatan ramp check kendaraan dan pemeriksaan kesehatan kepada pengemudi angkutan umum ini merupakan langkah preventif untuk memastikan bahwa kendaraan yang beroperasi dalam kondisi laik jalan dan para pengemudi dalam kondisi sehat serta siap menjalankan perjalanan dengan aman,” ujar Artanto dalam keterangannya, Sabtu (14/3).
Ia menegaskan bahwa keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada pengawasan petugas di lapangan. Perusahaan transportasi maupun pengemudi juga memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga standar keselamatan.
Artanto mengimbau para sopir dan pengelola perusahaan angkutan agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum beroperasi. Selain itu, pengemudi diminta tidak memaksakan diri mengemudi jika merasa lelah atau kurang sehat karena berpotensi membahayakan penumpang.
“Kami mengingatkan kepada para pengemudi dan perusahaan transportasi untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan tetap prima, serta tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi fisik tidak memungkinkan. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Kegiatan ramp check ini diharapkan mampu memastikan seluruh armada transportasi umum yang akan digunakan masyarakat selama periode mudik Lebaran berada dalam kondisi aman dan layak jalan. Dengan demikian, risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan semaksimal mungkin.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya optimalisasi pengamanan selama Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Jawa Tengah, yang bertujuan memberikan perlindungan, rasa aman, serta pelayanan kepada masyarakat selama momentum mudik dan balik Lebaran.
Melalui sinergi antara kepolisian, instansi transportasi, dan pihak terkait lainnya, diharapkan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Upaya pengawasan terhadap kendaraan serta kondisi pengemudi akan terus dilakukan di sejumlah titik transportasi strategis di Jawa Tengah menjelang puncak arus mudik tahun ini.(mus)







