Besok Pagi, Pemkot Semarang Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Balaikota, Warga Diajak Hadir

FOLKSTIME.ID – Sholat Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota Semarang akan dilaksanakan di halaman Balaikota Semarang, Jalan Pemuda No.148, pada Rabu (27/5/2026) pukul 05.30 WIB dan dibuka untuk masyarakat umum.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Balaikota Semarang tersebut dipastikan akan diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga unsur lembaga keagamaan Islam di Kota Semarang. Imam dan khotib dalam pelaksanaan ibadah itu akan diisi oleh Dr. KH. Muhammad Adnan, M.A.

Momentum Idul Adha 1447 H juga disebut akan dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat melalui ibadah berjamaah yang dilaksanakan di pusat pemerintahan Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan pelaksanaan Sholat Idul Adha di Balaikota sengaja dibuka bagi masyarakat agar kebersamaan dan silaturahmi dapat semakin diperkuat.

“Idul Adha menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan. Kami mengajak masyarakat Kota Semarang untuk bersama-sama melaksanakan sholat Idul Adha di Balaikota agar silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat semakin erat,” ujar Agustina.

Menurutnya, nilai pengorbanan dan kepedulian sosial dalam Idul Adha perlu terus dihidupkan di tengah masyarakat Kota Semarang.

Nilai Gotong Royong Ditekankan

Suasana Idul Adha tahun ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong serta budaya saling berbagi antarmasyarakat di Kota Semarang.

“Semoga Idul Adha tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan memperkuat rasa persaudaraan antarwarga Kota Semarang,” kata Agustina.

Ia menambahkan, pelaksanaan Sholat Idul Adha tidak hanya menjadi kegiatan ibadah tahunan, namun juga bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial di lingkungan masyarakat maupun pemerintahan.

Selain jajaran OPD, kegiatan tersebut turut mengundang pejabat eselon III dan IV, para camat, seluruh lurah se-Kota Semarang, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dan lembaga keagamaan.

Warga Diimbau Datang Tepat Waktu

Masyarakat yang akan mengikuti Sholat Idul Adha di Balaikota diimbau datang lebih awal guna menjaga kelancaran pelaksanaan ibadah dan menghindari kepadatan menjelang dimulainya salat.

Kekhidmatan pelaksanaan Sholat Idul Adha juga diharapkan dapat tetap terjaga mengingat tingginya antusiasme masyarakat setiap perayaan hari besar keagamaan di Kota Semarang.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha berjamaah di Balaikota Semarang sendiri rutin digelar pemerintah daerah sebagai ruang kebersamaan antara unsur pemerintahan dan masyarakat dalam momentum hari raya kurban.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Itamar Ben-Gvir kembali memicu kontroversi internasional usai mengunggah video yang memperlihatkan intimidasi terhadap para aktivis kemanusiaan pro-Palestina yang ditahan setelah kapal bantuan menuju Gaza dicegat militer Israel di perairan internasional. Dalam video yang beredar luas di media sosial, para relawan terlihat dipaksa berlutut dan bersujud di lantai dengan tangan terikat menggunakan zip ties. Sejumlah aktivis tampak diseret secara kasar, bahkan seorang relawan perempuan disebut dijambak setelah meneriakkan dukungan untuk Palestina. Situasi itu diperparah dengan diputarnya lagu kebangsaan Israel yang dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap para tahanan sipil. Kelompok relawan yang ditahan diketahui berasal dari organisasi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla. Mereka membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza saat kapal mereka dicegat oleh militer Israel. Total sekitar 430 aktivis dari berbagai negara dilaporkan ikut diamankan dalam operasi tersebut. Melalui unggahan pribadinya, Ben-Gvir mengibarkan bendera Israel sambil mengejek para relawan. Ia menyebut para aktivis sebagai pendukung teror dan menuliskan kalimat “Selamat datang di Israel”. Dalam pernyataannya, Ben-Gvir juga mengatakan para relawan datang dengan merasa sebagai pahlawan, namun kini “bukan siapa-siapa”. Pemerintah Indonesia mengonfirmasi terdapat sembilan Warga Negara Indonesia atau WNI yang ikut ditahan dalam insiden tersebut. Mereka terdiri dari relawan kemanusiaan dan jurnalis yang berada di kapal bantuan menuju Gaza. Kementerian Luar Negeri RI menegaskan tindakan penyergapan kapal sipil di perairan internasional merupakan intersepsi ilegal. Pemerintah Indonesia kini terus melakukan koordinasi diplomatik intensif guna mengupayakan pembebasan seluruh WNI yang masih berada dalam tahanan otoritas Israel. Insiden ini langsung memicu kecaman internasional. Sejumlah negara asal relawan, termasuk Australia dan Italia, mengutuk perlakuan yang dianggap merendahkan martabat manusia tersebut. Bahkan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, menyebut tindakan itu sebagai sesuatu yang keji. Gelombang kritik juga muncul dari internal pemerintahan Israel sendiri. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dikabarkan memberikan teguran kepada Ben-Gvir. Sementara Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, menilai tindakan tersebut mempermalukan Israel dan merusak upaya diplomasi luar negeri negara itu di tengah sorotan dunia internasional terhadap konflik Gaza. #palestine #israel #gaza #indonesia #aktivis

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya