Job Fair Semarang Diserbu Pencari Kerja, 1.700 Lowongan Dibuka untuk Tekan 50 Ribu Pengangguran

FOLKSTIME.ID – Sebanyak 1.700 lowongan kerja disiapkan dalam job fair Kota Semarang yang digelar selama dua hari sebagai upaya menekan angka pengangguran yang masih berada di kisaran 5,56 persen atau sekitar 50 ribu orang.

Kegiatan job fair Kota Semarang tersebut diikuti puluhan perusahaan lintas sektor, mulai dari manufaktur, ritel, hingga layanan kesehatan, dengan peluang kerja yang dibuka untuk lulusan SMA hingga sarjana, termasuk penyandang disabilitas.

Antusiasme tinggi telah ditunjukkan para pencari kerja sejak hari pertama pelaksanaan bursa kerja, di mana berkas lamaran dibawa langsung dan harapan untuk terserap kerja disampaikan oleh para pelamar.

“Pengangguran Kota Semarang masih 5,56 persen kira-kira 50.000. Kami mencoba nyengkuyung, di samping job fair ini juga ada program rekrutmen rutin tiap Rabu dan Kamis,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Sutrisno.

Sebanyak 1.700 tenaga kerja ditargetkan dapat terserap melalui job fair tahun ini, meski angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun lalu, sebanyak 2.300 tenaga kerja berhasil diserap dari total 2.500 lowongan yang dibuka dalam kegiatan serupa.

Penurunan target disebut disebabkan oleh pembagian pelaksanaan job fair di berbagai lokasi, termasuk di perguruan tinggi dan sekolah.

“Semua nyengkuyung bersama, baik pemerintah, dunia usaha, maupun lembaga pendidikan, supaya angka pengangguran bisa ditekan,” kata Sutrisno.

Antusiasme Pencari Kerja Meningkat

Tingginya minat pencari kerja dinilai menjadi indikator bahwa kebutuhan lapangan kerja masih sangat besar di Kota Semarang.

Sejak pagi hari, area job fair telah dipadati pelamar yang mencoba peruntungan dengan menyerahkan lamaran ke berbagai perusahaan yang membuka rekrutmen.

Kesempatan ini dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja, terutama bagi mereka yang telah lama menganggur.

Pelamar Keluhkan Sulitnya Cari Kerja

Kesulitan mencari pekerjaan di tengah persaingan ketat diakui masih dirasakan oleh para pelamar yang hadir dalam job fair Kota Semarang.

“Nyari kerja susah banget, makanya coba di sini. Sudah daftar di banyak tempat, tapi baru dengar ada job fair ini,” ujar salah satu pelamar, Triputra Diusobigail.

Upaya pencarian kerja disebut telah dilakukan sejak tahun lalu dengan berbagai cara, mulai dari melamar langsung ke perusahaan hingga melalui platform daring.

“Sudah sampai interview, bahkan ke user, tapi karena minim bahasa Inggris jadi ditolak,” katanya.

Harapan Gaji dan Sistem Rekrutmen

Harapan terhadap penghasilan yang layak turut disampaikan para pelamar, meski tidak memasang target yang terlalu tinggi.

“Yang penting bisa menghargai kemampuan, minimal UMR saja sudah cukup,” ungkap Triputra.

Persyaratan penampilan dalam proses rekrutmen juga disoroti, yang dinilai masih menjadi pertimbangan perusahaan dibandingkan kompetensi yang dimiliki pelamar.

Upaya Mandiri dan Harapan Pelamar

Upaya mandiri untuk mendapatkan pekerjaan juga telah dilakukan oleh pelamar lainnya dengan berbagai strategi.

“Sudah lama cari kerja, datang ke perusahaan satu-satu. Kalau tidak ada job fair seperti ini cukup susah,” ujar pelamar lain, Andrian Kiswantoro.

Sekitar 10 berkas lamaran telah disiapkan dan disebarkan ke sejumlah perusahaan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk keseriusan mencari pekerjaan.

“Semoga bisa keterima dan job fair bisa lebih sering diadakan supaya menyerap tenaga kerja lebih banyak,” katanya.

Libatkan Perusahaan dan Difabel

Sebanyak sekitar 40 perusahaan telah dilibatkan dalam job fair Kota Semarang, termasuk empat perusahaan yang membuka lowongan khusus bagi penyandang disabilitas.

Lowongan kerja bagi difabel disediakan di berbagai bidang seperti IT, manajemen, hingga keuangan yang disesuaikan dengan kompetensi pelamar.

Selain rekrutmen, penghargaan juga diberikan kepada perusahaan yang mempekerjakan difabel lebih dari 1 persen, serta dilakukan penyerahan kartu BPJS bagi pekerja difabel.(tya)

@folkstime.id

Folkstime.id – Kebakaran terjadi di gedung sport center metro Peterongan, Kota Semarang pada Senin 4 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 wib. Dua orang dilaporkan terjebak di lantai dua saat kejadian berlangsung. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat untuk melakukan evakuasi. Simak detik-detik mencekamnya dalam video berikut! #Kebakaran #Semarang #BreakingNews #Viral #kejadianhariini

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya