Super App “Semarang Dalam Genggaman Saya” Resmi Diluncurkan, 20 Layanan Publik Kini Bisa Diakses Tanpa Antre

FOLKSTIME.ID – Akses layanan publik Kota Semarang kini dipermudah melalui aplikasi “Semarang Dalam Genggaman Saya” (SDGs) yang memungkinkan warga mengurus berbagai keperluan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Transformasi layanan publik berbasis digital tersebut dihadirkan oleh Pemerintah Kota Semarang dengan mengintegrasikan sedikitnya 20 layanan dalam satu platform, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga pengaduan masyarakat.

Melalui aplikasi ini, proses pelayanan disebut dapat dilakukan lebih cepat, praktis, dan efisien, sekaligus mengurangi antrean di berbagai instansi pelayanan publik di Kota Semarang.

“Sekarang masyarakat tidak perlu lagi datang ke banyak kantor hanya untuk mengurus layanan yang berbeda. Cukup satu aplikasi, semua bisa diakses dari mana saja,” ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.

Layanan Kependudukan hingga Kesehatan Terintegrasi

Layanan administrasi kependudukan seperti pengurusan akta kelahiran, akta kematian, hingga perpindahan penduduk kini dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi tersebut.

Selain itu, akses layanan kesehatan juga telah diintegrasikan, sehingga masyarakat dapat terhubung dengan Puskesmas maupun rumah sakit tanpa prosedur yang berbelit. Pemanfaatan layanan transportasi publik seperti Trans Semarang juga turut disediakan dalam sistem yang sama.

Kemudahan lain ditawarkan melalui fitur pembayaran pajak dan retribusi daerah yang dapat dilakukan secara daring, sehingga masyarakat tidak perlu lagi melakukan transaksi secara manual.

Fitur Identitas Digital dan Informasi Real Time

Aplikasi SDGs juga dilengkapi dengan fitur identitas digital yang memungkinkan berbagai dokumen penting disimpan dalam satu sistem. Dengan demikian, kebutuhan membawa dokumen fisik dapat diminimalkan.

“Dari sisi informasi, warga dapat memantau harga pasar, kondisi kota melalui Pantau Semar, hingga memperoleh informasi banjir dan agenda kegiatan Kota Semarang secara real time,” lanjut Agustina.

Informasi yang disajikan disebut dapat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan sehari-hari, terutama terkait kondisi kota dan kebutuhan pokok.

Kanal Aduan Warga Lewat Lapor Semar

Fitur Lapor Semar disediakan sebagai sarana penyampaian aduan dan aspirasi masyarakat yang akan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.

Melalui kanal tersebut, partisipasi publik dalam pengawasan dan peningkatan kualitas layanan dinilai dapat semakin ditingkatkan.

Pemerintah Kota Semarang juga mendorong masyarakat untuk mengunduh aplikasi “Semarang Dalam Genggaman Saya” melalui Google Play Store guna memanfaatkan layanan digital secara optimal.

Dengan integrasi layanan dalam satu aplikasi ini, tata kelola pemerintahan di Kota Semarang diharapkan dapat semakin modern, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(tya)

@folkstime.id

FOLKASTIME.ID – Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan apresiasi kepada para peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026 yang tetap menunjukkan semangat untuk tampil di kawasan Simpang Lima, Sabtu (2/5) malam, meskipun rangkaian kegiatan sempat mengalami penyesuaian akibat kondisi cuaca. Agustina menjelaskan, sejumlah peserta yang telah mempersiapkan diri sejak pagi tetap berkomitmen menampilkan karya terbaiknya. Sebagian di antaranya bahkan menyusul ke Simpang Lima dan mengajukan izin untuk tetap tampil. “Kami memahami persiapan mereka yang panjang. Karena itu ketika mereka meminta untuk tetap tampil, kami fasilitasi di Simpang Lima. Semangatnya luar biasa,” ujar Agustina. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi para peserta yang tetap berupaya tampil dalam berbagai kondisi. “Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta Semarang Night Carnival yang sudah berjuang untuk tetap perform. Ini bentuk kecintaan mereka pada Kota Semarang,” lanjutnya. Agustina menambahkan, penyesuaian rangkaian kegiatan sebelumnya dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, menyusul kondisi genangan di beberapa titik. “Keputusan penyesuaian diambil untuk menjaga keamanan peserta, termasuk yang berasal dari luar daerah dan mancanegara,” jelasnya. Meski demikian, suasana di Simpang Lima tetap berlangsung meriah. Masyarakat tampak memadati kawasan tersebut dan menyambut penampilan para peserta dengan antusias. “Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa Semarang Night Carnival menjadi event yang ditunggu-tunggu,” ujar Agustina. Ia berharap semangat para peserta dan dukungan masyarakat dapat terus terjaga, serta menjadi motivasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang. Sementara itu, band Wali yang telah ditunggu kehadirannya oleh masyarakat tampil memukau dan menghibur ratusan warga yang telah memadati lapangan Pancasila Simpanglima sejak sore hari. #semarang #semarangnightcarnival #jateng #semarangstory #semarang24jam

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya