FOLKSTIME.ID — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Blora membuat akses air bersih warga semakin terbatas. Kondisi tersebut mendorong Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Blora bersama GP Ansor, Banser, dan Satuan Khusus Banser Tanggap Bencana (BAGANA) menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak.
Penyaluran dilakukan pada Rabu (23/9/2026) di Kecamatan Kedungtuban. Bantuan menyasar tiga titik yang mengalami keterbatasan sumber air, yakni Dukuh Mbabatan, Desa Kalen, Dukuh Puntuk Kalirejo, Desa Kalen, serta Dukuh Ngampon, Desa Ngelandean.
Di Dukuh Mbabatan, Desa Kalen, bantuan air bersih diberikan kepada 115 kepala keluarga atau sekitar 380 jiwa. Sebanyak 5.000 liter air bersih dikirim untuk memenuhi kebutuhan warga.
Bantuan dengan volume serupa juga disalurkan ke RT 03/RW 01, Dukuh Puntuk Kalirejo, Desa Kalen. Wilayah tersebut dihuni sekitar 35 kepala keluarga atau 175 jiwa.
Sementara itu, warga Dukuh Ngampon, Desa Ngelandean, juga menerima 5.000 liter air bersih. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 36 kepala keluarga dengan jumlah sekitar 150 jiwa.
Kekeringan Bikin Kebutuhan Air Bersih Mendesak
Perwakilan BAGANA Blora, Nooryanto, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.
Menurut dia, persoalan kekeringan tidak hanya menyangkut berkurangnya sumber air, tetapi juga berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Di tengah kondisi kekeringan seperti ini, kami berupaya hadir membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih. Ini menjadi bentuk kepedulian dan gotong royong Ansor-Banser bersama NU untuk masyarakat,” ujar Nooryanto.
Ia mengatakan distribusi bantuan dilakukan dengan mengutamakan wilayah yang masyarakatnya mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air.
Ansor-Banser dan BAGANA Fokus Jangkau Warga Terdampak
Nooryanto menambahkan, aksi tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosial Ansor-Banser dan BAGANA untuk membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan kemanusiaan.
“Kami bergerak bersama, hadir untuk kemanusiaan. Harapannya, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga yang sedang menghadapi kekeringan,” katanya.
Kegiatan distribusi melibatkan PCNU Blora, Ansor Blora, Banser Blora, Satsus BAGANA Blora, serta jajaran Ansor-Banser Kecamatan Kedungtuban.
Bantuan Air Jadi Penopang Kebutuhan Warga
Penyaluran air bersih di tengah musim kemarau menjadi salah satu bentuk gotong royong untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bagi warga di wilayah yang sumber airnya mulai terbatas, distribusi tersebut tidak sekadar menghadirkan ribuan liter air. Bantuan juga menjadi dukungan bagi masyarakat agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar selama kondisi kekeringan berlangsung.(Mus)













