• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Penguatan Kapasitas Rehabilitasi Jadi Fokus Sinergi BNNP Jateng dan RSJD dr. Amino Gondohutomo

Muso by Muso
22 Mei 2026
in News
0
Penguatan Kapasitas Rehabilitasi Jadi Fokus Sinergi BNNP Jateng dan RSJD dr. Amino Gondohutomo
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Prevalensi penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN), tercatat sebanyak 195.081 orang di Jawa Tengah terpapar dan memerlukan layanan rehabilitasi.

Namun demikian, kapasitas layanan rehabilitasi yang tersedia saat ini masih terbatas dan belum sebanding dengan jumlah kebutuhan penanganan.

Kondisi tersebut menjadi latar belakang audiensi dan koordinasi strategis yang dilakukan Kepala BNNP Jawa Tengah dengan jajaran manajemen RSJD dr. Amino Gondohutomo di Kota Semarang, Selasa (4/3/2026).

Pertemuan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas layanan rehabilitasi narkotika di Jawa Tengah.

Kepala BNNP Jawa Tengah, Tonton Rasyid, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sebagai pejabat baru sekaligus langkah awal memperkuat sinergi lintas sektor.

“Data prevalensi menunjukkan adanya peningkatan penyalahgunaan narkoba. Di Jawa Tengah, jumlahnya mencapai 195.081 orang. Sementara kemampuan layanan rehabilitasi, baik rawat jalan maupun rawat inap, saat ini baru mampu menangani sekitar 600 orang per tahun. Ini tentu menjadi tantangan besar yang harus kita jawab bersama,” ujarnya.

Beliau juga menyoroti bahwa pola peredaran gelap narkoba kini semakin terbuka dan masif, dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial sebagai sarana promosi, komunikasi, hingga transaksi.

“Peredaran narkoba tidak lagi terbatas pada jaringan konvensional, melainkan telah masuk ke ruang-ruang privat masyarakat melalui gawai dan internet, sehingga akses terhadap narkoba menjadi semakin mudah dan cepat. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena berdampak langsung pada kalangan generasi muda yang merupakan pengguna aktif media sosial. Remaja dan pelajar menjadi kelompok rentan, baik sebagai sasaran pasar maupun pihak yang dimanfaatkan sebagai perantara dengan iming-iming keuntungan instan.”terangnya.

BNNP Jawa Tengah berharap RSJD dr. Amino Gondohutomo dapat meningkatkan jumlah tempat tidur (bed) rehabilitasi rawat inap sehingga dapat menjadi salah satu rujukan utama dalam layanan rehabilitasi narkotika.

“Dengan keterbatasan kapasitas yang ada saat ini, penguatan kolaborasi menjadi kunci. Kami berharap ke depan tersedia ruang rehabilitasi yang lebih memadai untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Direktur Utama RSJD dr. Amino Gondohutomo, Alex Yusran, dr., M.Kes., menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen rumah sakit dalam mendukung upaya rehabilitasi narkotika.

“Selamat datang di RSJD dr. Amino Gondohutomo. Kami berharap kerja sama ini semakin serasi dan berkelanjutan. Salah satu program unggulan kami saat ini adalah penanganan NAPZA. Kami siap memberikan pelayanan yang lebih baik dan komprehensif,” ungkapnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa RSJD dr. Amino Gondohutomo juga merupakan salah satu Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Kota Semarang.

“Dengan dukungan dan koordinasi yang lebih intensif bersama BNNP Jawa Tengah, kami siap untuk mengoptimalkan layanan rehabilitasi sesuai kebutuhan Masyarakat,”tegasnya.

Selain itu, RSJD Amino juga menyatakan kesiapan untuk mendukung deklarasi bersama pada momentum Hari Anti Narkotika Nasional sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan pelayanan bagi penyalahguna narkotika.

Dengan pertemuan ini menegaskan bahwa persoalan penyalahgunaan narkoba tidak dapat ditangani secara parsial.

Dengan jumlah penyalahguna yang mencapai lebih dari 195 ribu orang dan kapasitas rehabilitasi yang masih terbatas, diperlukan langkah strategis melalui penguatan kapasitas layanan, peningkatan jumlah fasilitas rawat inap, serta kolaborasi berkelanjutan antar pemangku kepentingan.

Sinergi antara BNNP Jawa Tengah dan RSJD dr. Amino Gondohutomo diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperluas akses rehabilitasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memberikan harapan pemulihan yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Tengah.

Muso

Muso

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

5 Oktober 2026
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026

Recent News

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

5 Oktober 2026
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya