Bagasi luas Yamaha Gear Ultima diuji langsung oleh warga Semarang dalam Caravan Gear Ultima.

FOLKSTIME.ID – Kapasitas bagasi luas Yamaha Gear Ultima diperlihatkan secara langsung dalam kegiatan Caravan Gear Ultima yang digelar di Lapangan Cinde, Kecamatan Semarang Selatan, Minggu (28/6/2026). Melalui permainan belanja yang diikuti ibu-ibu PKK Kelurahan Cinde, kemampuan bagasi motor matik tersebut diuji untuk menampung berbagai kebutuhan rumah tangga.

Dalam permainan itu, peserta diminta berbelanja sejumlah kebutuhan dapur, kemudian seluruh barang dimasukkan ke dalam bagasi Yamaha Gear Ultima. Hasilnya, berbagai barang belanja berhasil dimuat di dalam bagasi, mulai dari sayuran, gula, telur, bumbu dapur, tahu, tempe hingga minyak goreng.

Pengujian bagasi luas Yamaha Gear Ultima tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang menarik perhatian peserta karena memperlihatkan secara langsung fungsi kendaraan untuk menunjang aktivitas harian masyarakat.

“Saya tidak menyangka semua belanjaan bisa masuk ke dalam bagasi. Padahal saya membeli cukup banyak, mulai dari sayuran, gula, telur, bumbu dapur, tahu-tempe hingga minyak. Awalnya saya sempat ragu karena ukuran motornya terlihat kecil, ternyata kapasitas bagasinya sangat besar,” kata Mahmudah, warga RT 7 RW 5 Kelurahan Cinde.

Pengalaman serupa juga disampaikan Veronica, warga RT 2 RW 4 Kelurahan Cinde. Menurutnya, Yamaha Gear Ultima memiliki keunggulan pada fitur gantungan barang yang dinilai lebih praktis dibandingkan motor matik sekelasnya.

“Biasanya motor hanya punya satu gantungan, tetapi Gear Ultima punya dua. Ini sangat membantu, apalagi saya memiliki usaha katering. Dengan dua gantungan dan bagasi yang besar, saya bisa membawa banyak barang sekaligus,” ujarnya.

Selain permainan belanja, Caravan Gear Ultima juga diisi berbagai kegiatan lain, seperti perlombaan untuk bapak-bapak dan ibu-ibu serta senam bersama dengan gerakan khas Gear Ultima. Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan yang aktif menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari.

Koordinator Promosi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing DDS 3 Jawa Tengah-DIY, Zaldiansyah Perdana, mengatakan Yamaha Gear Ultima dikembangkan sebagai kendaraan harian yang mengutamakan kepraktisan, ringan dikendarai, dan mampu digunakan untuk berbagai kebutuhan.

“Gear Ultima sangat fleksibel untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belanja ke pasar, mengantar anak sekolah hingga menunjang aktivitas kerja. Kami memahami bahwa masyarakat Indonesia cenderung menggunakan satu motor untuk berbagai keperluan, sehingga Gear Ultima dihadirkan untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Zaldiansyah.

Menurutnya, fitur-fitur fungsional seperti bagasi berkapasitas besar dan dua gantungan barang dirancang agar pengguna dapat membawa lebih banyak perlengkapan tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.

Melalui kegiatan tersebut, kemampuan Yamaha Gear Ultima sebagai motor matik untuk menunjang aktivitas harian diperlihatkan secara langsung kepada masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman kepada peserta dalam memanfaatkan fitur-fitur yang disematkan pada kendaraan tersebut. (Tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) di Rowosari, Tembalang. Hasilnya, progres pembangunan kini telah mencapai 90 persen. Ruang kelas, asrama, dapur, toilet hingga masjid sudah berdiri. Sisa pekerjaan difokuskan pada penyelesaian taman, pengadaan peralatan dapur, serta melengkapi sarana pendukung lainnya. Targetnya, pembangunan rampung 10 Juli 2026 dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada 14 Juli 2026. «”Saat ini sudah 90 persen selesai. Estimasi selesai 100 persen pada 10 Juli 2026. Masih banyak yang harus disiapkan, mulai dari dapur, peralatan masak, asrama, hingga kebersihan dan perawatan kawasan seluas ini,” ujar Handi.» Selain memastikan kesiapan fasilitas seperti air bersih dan tempat tidur, Pemkot Semarang juga mulai menyiapkan guru transisi sembari menunggu tenaga pendidik dari Kementerian Sosial. Sekolah yang dibangun di atas lahan 6,5 hektare ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk DTKS desil 1 dan 2. Setiap tahun ajaran baru akan menerima 270 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan kapasitas penuh mencapai 1.080 siswa. Dalam kunjungan tersebut, Handi turut mengajak seluruh camat di Kota Semarang agar ikut menyosialisasikan program Sekolah Rakyat kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat. #semaranghits #jatenggayeng #semarang #sekolahrakyat #pemkotsemarang

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *