Astra Motor memperingati HUT ke-56 dengan menggelar donor darah serentak di 12 provinsi yang menghasilkan 560 kantong darah.

Program ini menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan melalui Astra Motor Sustainability Initiatives 2030 sekaligus memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

FOLKSTIME.ID – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Astra Motor selaku Main Dealer sepeda motor Honda sekaligus bagian dari PT Astra International Tbk menggelar aksi donor darah serentak di 12 provinsi di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Semarang, Rabu (15/7/2026), mengusung tema “Ciptakan Nilai, Wujudkan Masa Depan” dan berhasil mengumpulkan sebanyak 560 kantong darah.

Chief Executive Astra Motor, Robien Tony, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui program Astra Motor Sustainability Initiatives 2030. Program ini dijalankan melalui empat pilar utama, yakni AM Health, AM Smart, AM Greeners, dan AM Growth.

Menurut Robien, selama 56 tahun melayani konsumen di Indonesia, Astra Motor terus berupaya menjalankan berbagai program sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan secara konsisten dengan melibatkan seluruh jaringan Main Dealer Astra Motor di berbagai daerah.

“Selama 56 tahun hadir menemani konsumen setia, Astra Motor berkomitmen menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Berbagai upaya tersebut kami lakukan secara konsisten bersama seluruh jaringan Main Dealer Astra Motor di Indonesia,” ujarnya.

Pelaksanaan donor darah di Semarang juga mendapat apresiasi dari Perwakilan Kepala UDD PMI Provinsi Jawa Tengah, dr. Okty Prahalanitya, Sp.PK., MARS., Biomed yang menilai konsistensi Astra Motor telah membantu mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Melalui pilar AM Health, Astra Motor secara rutin menghadirkan berbagai program di bidang kesehatan. Sejak 2023, program donor darah perusahaan telah berhasil menghimpun 5.436 kantong darah, dengan tambahan target 560 kantong darah dalam rangkaian peringatan HUT ke-56 tahun ini.

Tak hanya itu, Astra Motor juga membina 18 Posyandu di berbagai wilayah operasional. Khusus di Jawa Tengah, pembinaan dilakukan melalui Posyandu Buyung Upik, Buyung Sutra 1, dan Buyung Sutra 2 dengan dukungan peralatan kesehatan serta pemberian makanan tambahan (PMT) guna mendukung Gerakan Gizi Seimbang dan mewujudkan Anak Indonesia Sehat.

Sementara pada pilar AM Smart, Astra Motor baru saja meresmikan Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah yang berdiri di atas lahan seluas satu hektare. Fasilitas ini dilengkapi sarana pelatihan modern dan instruktur keselamatan berkendara bersertifikat sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan budaya berkendara aman di masyarakat.

Robien berharap keberadaan pusat pelatihan tersebut mampu mencetak pengendara yang tidak hanya memiliki keterampilan berkendara yang baik, tetapi juga menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berada di jalan raya.

“Dengan dukungan sumber daya yang kompeten dan fasilitas yang memadai, kami berharap setiap peserta tidak hanya memahami teknik berkendara yang benar, tetapi juga memiliki kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan,” tutupnya.(mus)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, pada Kamis malam, 9 Juli 2026. Penangkapan ini menggegerkan publik. Etik diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap bawahannya atau sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Operasi senyap KPK berlangsung sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari di wilayah Soloraya. Setelah diamankan, Etik sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Surakarta sebelum diberangkatkan ke Jakarta. Sekitar pukul 05.41 WIB, Jumat (10/7), Etik bersama sejumlah pihak lainnya diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan total 18 orang. Sebanyak sembilan orang, termasuk tiga aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sukoharjo, dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut. Tak hanya itu, tim penyidik juga menyita barang bukti bernilai miliaran rupiah. Barang bukti tersebut berupa logam mulia (emas) serta uang tunai dalam mata uang Rupiah, Dolar Singapura, dan Dolar Australia. Hingga saat ini, KPK masih mendalami perkara dan akan menentukan status hukum para pihak yang diamankan setelah proses pemeriksaan selesai. #sukoharjo #bupati #korupsi #kpk #jateng

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *