
Jalan Kalipancur Rusak, DPU Semarang Percepat Perbaikan dengan Rekonstruksi Struktur Jalan
FOLKSTIME.ID – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mempercepat perbaikan Jalan Kalipancur dan Jalan Abdulrahman Saleh di Kecamatan Ngaliyan sebagai respons atas kerusakan jalan yang menjadi perhatian masyarakat. Penanganan diprioritaskan berdasarkan hasil survei teknis dengan metode yang disesuaikan tingkat kerusakan di setiap titik.
Perbaikan Jalan Disesuaikan Kondisi Kerusakan
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, mengatakan sebagian ruas Jalan Candi Penataran Raya di kawasan Kalipancur telah selesai diperbaiki dan diaspal. Sementara itu, sejumlah titik dengan tingkat kerusakan yang lebih berat saat ini masih dalam proses penanganan melalui penguatan struktur jalan sebelum dilakukan pengaspalan.
Menurutnya, langkah tersebut dipilih agar hasil perbaikan memiliki daya tahan lebih baik terhadap beban kendaraan, khususnya truk bertonase besar yang rutin melintasi kawasan tersebut.
“Penanganan kami sesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan. Untuk kerusakan ringan dilakukan penutupan lubang atau patching, sedangkan kerusakan sedang hingga berat ditangani melalui perbaikan perkerasan maupun rekonstruksi struktur jalan berdasarkan hasil evaluasi teknis. Seluruh pekerjaan dilaksanakan berdasarkan hasil survei lapangan,” ujar Suwarto.
Angkutan Material Jadi Penyebab Utama Kerusakan Jalan
Hasil evaluasi DPU menunjukkan kerusakan Jalan Kalipancur dan Jalan Abdulrahman Saleh dipengaruhi tingginya intensitas kendaraan angkutan material yang melintasi kedua ruas tersebut. Jalan tersebut menjadi jalur utama keluar-masuk kawasan galian di wilayah Kalipancur sehingga menerima beban kendaraan berat setiap hari.
Karena itu, metode perbaikan tidak disamaratakan, tetapi disesuaikan dengan kondisi konstruksi jalan pada masing-masing lokasi agar hasilnya lebih optimal dan berumur panjang.
Rekonstruksi Jalan Dilakukan di Titik Kerusakan Berat
Selain melakukan pekerjaan patching di Jalan Abdulrahman Saleh, tepatnya di depan SMP H. Isriati, DPU juga melaksanakan rekonstruksi pada sejumlah titik kerusakan berat di Jalan Kalipancur.
Tahapan pekerjaan meliputi penggalian badan jalan, pemasangan cerucuk bambu sebagai penguat tanah dasar, pengisian material Lapis Pondasi Agregat (LPA), hingga proses pengaspalan sebagai lapisan akhir untuk meningkatkan kekuatan struktur jalan.
Pemkot Semarang Koordinasikan Pengendalian Truk Material
Pemerintah Kota Semarang tidak hanya mempercepat perbaikan fisik jalan, tetapi juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk mengendalikan kendaraan angkutan material yang melintasi kawasan tersebut.
Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi penyebab utama kerusakan jalan sehingga upaya perbaikan yang dilakukan dapat bertahan lebih lama sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi kondisi jalan. Masukan tersebut sangat membantu percepatan identifikasi kerusakan sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur,” kata Suwarto.
DPU Kota Semarang memastikan perbaikan akan terus dilanjutkan pada seluruh titik yang masih mengalami kerusakan berdasarkan hasil survei teknis. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Kota Semarang.(tya)
