• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Belajar Dibalut Rasa Cemas, Empat Ruang SDN Pendrikan Lor 02 Semarang Nyaris Roboh Dimakan Rayap, 298 Siswa Terpaksa Mengungsi

setiawan by setiawan
28 Juli 2026
in Semarang
0
Empat ruang kelas SDN Pendrikan Lor 02 Semarang mengalami kerusakan berat akibat rayap. Sebanyak 298 siswa terpaksa belajar berpindah tempat
Empat ruang kelas SDN Pendrikan Lor 02 Semarang mengalami kerusakan berat akibat rayap. Sebanyak 298 siswa terpaksa belajar berpindah tempat

Empat ruang kelas SDN Pendrikan Lor 02 Semarang mengalami kerusakan berat akibat rayap. Sebanyak 298 siswa terpaksa belajar berpindah tempat

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Keselamatan ratusan siswa SD Negeri Pendrikan Lor 02 Semarang kini menjadi perhatian serius. Empat ruangan yang setiap hari digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mengalami kerusakan berat akibat dimakan rayap dan faktor usia bangunan. Kondisi tersebut memaksa pihak sekolah memindahkan proses pembelajaran secara bergantian demi menghindari risiko bangunan roboh.

Bangunan yang berdiri sejak 1950 itu masih digunakan oleh 298 siswa, meski sebagian konstruksi, terutama kusen dan rangka atap, telah mengalami pelapukan parah. Pihak sekolah berharap pemerintah segera melakukan renovasi menyeluruh agar kegiatan belajar dapat berlangsung dengan aman.

Empat Ruang Belajar Masuk Kategori Rusak Berat

Kerusakan paling parah terjadi di ruang kelas 2A, kelas 2B, perpustakaan, dan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Seluruh ruangan tersebut masih digunakan karena keterbatasan ruang belajar, meski kondisinya dinilai membahayakan keselamatan peserta didik.

Guru SD Negeri Pendrikan Lor 02 Semarang, Ratna Armina, mengatakan kerusakan bangunan telah berlangsung cukup lama dan belum pernah mendapat renovasi besar.

“Ruang kelas 2A, kelas 2B, kemudian perpustakaan. Rencana dulu memang mau direnovasi, tetapi tidak jadi. Sudah sekitar 15 tahun belum pernah tersentuh renovasi. Banyak kayunya keropos. Terutama kelas 2B, bagian atasnya sangat membahayakan anak-anak,” ujar Ratna Armina kepada diswayjateng.id, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, kerusakan tidak lagi bersifat ringan karena telah merambah ke bagian struktur bangunan, terutama rangka atap yang mulai rapuh.

Kabar Baik! Bantuan Bedah Rumah di Semarang Kini Tembus Rp35 Juta per Unit

Dana BOS Tak Mampu Biayai Renovasi Bangunan

Ratna menjelaskan sekolah tidak memiliki kewenangan menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membangun atau merehabilitasi gedung yang mengalami kerusakan berat.

“Kalau dana BOS tidak bisa digunakan untuk pembangunan seperti itu. Paling hanya pemeliharaan ringan. Kami sudah mengajukan ke dinas, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat sekolah hanya mampu melakukan perbaikan darurat agar aktivitas belajar mengajar tetap berjalan.

Bangunan Berusia Lebih dari Tujuh Dekade

Sebagian besar gedung SD Negeri Pendrikan Lor 02 merupakan bangunan lama yang telah berdiri sejak tahun 1950. Meski beberapa ruang kelas telah direnovasi sekitar dua hingga tiga tahun lalu, empat ruangan yang kini mengalami kerusakan berat belum pernah mendapatkan perbaikan menyeluruh.

Bangunan bertingkat yang kini digunakan sebagai ruang kepala sekolah merupakan gedung baru hasil pembangunan beberapa tahun lalu. Namun ruang kelas 2, perpustakaan, dan UKS masih menggunakan konstruksi lama.

Ratna yang telah mengabdi hampir 40 tahun berharap para siswa segera memperoleh fasilitas belajar yang lebih aman.

“Harapannya sekolah ini segera mendapat perhatian sehingga mempunyai bangunan yang layak. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan aman,” katanya.

Kepala Sekolah: Rayap Menggerogoti Hampir Seluruh Kusen

Kepala SD Negeri Pendrikan Lor 02 Semarang, Dwi Hartiningsih, membenarkan kondisi bangunan semakin memprihatinkan akibat rayap yang menggerogoti hampir seluruh kusen kayu.

“Banyak kerusakannya. Terutama kelas 2A, kelas 2B, UKS, serta perpustakaan. Kayu kusennya hampir habis dimakan rayap. Atap-atapnya juga sangat berbahaya bagi siswa-siswa kami,” ujar Dwi Hartiningsih.

Akibat kondisi tersebut, pihak sekolah terpaksa mengatur ulang lokasi belajar agar para siswa tidak berada di ruangan yang berisiko.

Siswa Terpaksa Belajar di Musala dan Area Terbuka

Proses pembelajaran kini tidak selalu berlangsung di ruang kelas. Saat kondisi bangunan dinilai membahayakan, siswa dipindahkan ke musala maupun area terbuka di lingkungan sekolah.

Perpindahan dilakukan secara bergantian agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

“Saya ungsikan anak-anak ke kelas yang lain yang lebih aman. Kadang ke musala, kadang belajar di luar kelas. Yang penting masih di lingkungan sekolah dan anak-anak tetap bisa belajar,” jelas Dwi.

Genting Pernah Roboh, Perbaikan Hanya Bersifat Darurat

Kondisi bangunan sempat memburuk ketika sebagian genting ruang kelas roboh pada Desember lalu akibat rangka atap yang telah rapuh.

Perbaikan darurat dilakukan menggunakan dana BOS, namun hanya mampu mengganti sebagian kecil kerusakan.

“Kemarin sempat roboh gentingnya. Saya perbaiki memakai dana BOS. Alhamdulillah bisa diperbaiki sebagian, tetapi untuk memperbaiki semuanya dana BOS tidak mampu,” ungkapnya.

Menurut pihak sekolah, kerusakan yang terjadi membutuhkan rehabilitasi total agar bangunan kembali aman digunakan.

Musim Hujan Menjadi Ancaman Baru

Meski saat ini masih musim kemarau, kekhawatiran pihak sekolah belum berkurang. Bangunan yang telah lapuk diperkirakan akan semakin rentan ketika memasuki musim hujan.

“Saya was-was. Sekarang masih musim kemarau saja rayap berkembang. Nanti kalau musim hujan saya lebih takut lagi. Takutnya roboh sehingga anak-anak harus saya alihkan lagi,” kata Dwi.

Hampir 300 Siswa Tetap Menjalani Pembelajaran

Di tengah keterbatasan fasilitas, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal. Sebanyak 298 siswa masih mengikuti pembelajaran setiap hari, termasuk pelaksanaan berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, keselamatan peserta didik tetap menjadi perhatian utama pihak sekolah.

Sekolah Berharap Renovasi Segera Direalisasikan

Pihak sekolah berharap Pemerintah Kota Semarang melalui instansi terkait dapat segera merealisasikan renovasi menyeluruh terhadap bangunan yang telah rusak berat.

“Harapan saya, semoga Bapak Dinas dan semua pihak yang berkaitan bisa membangunkan sekolah saya menjadi sekolah yang lebih bagus,” harap Dwi.

Harapan tersebut menjadi suara ratusan siswa yang setiap hari menuntut ilmu di tengah bangunan yang terus dimakan usia. Bagi mereka, sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang yang seharusnya memberikan rasa aman selama proses pendidikan berlangsung.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Zulhas mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Kampung Nelayan Merah Putih masih menghadapi sejumlah kendala. Meski begitu, pemerintah menargetkan separuh persoalan selesai dalam satu bulan. “Kasih makan 80 juta sampai 82 juta orang itu tidak mudah. Ada masalah iya, tapi kami selesaikan,” ujar Menko Pangan. Pemerintah juga menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih, namun hingga kini baru terealisasi sekitar 30–35 ribu koperasi. Di sisi lain, Zulhas memastikan stok pangan nasional tetap aman menghadapi musim kemarau. “Pangan aman, stok beras banyak, ikan banyak, telur banyak, ayam banyak,” tegasnya. Selengkapnya di Folkstime.id #folkstime #mbg #zulhas #kopdes #prabowo

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Bangunan SekolahDana BOSDinas PendidikanRayapruang kelas rusakSDN Pendrikan Lor 02Sekolah Rusaksemarang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya