FOLKSTIME.ID — Festival Kota Lama XV 2026 resmi menjadi salah satu agenda yang mengajak masyarakat menikmati keberagaman budaya di Kota Semarang. Berlangsung 4–20 September 2026, festival tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni, kuliner, musik, serta aktivitas komunitas di kawasan Kota Lama Semarang.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengajak masyarakat dan wisatawan memanfaatkan momentum Festival Kota Lama 2026 untuk menikmati berbagai kegiatan sekaligus merasakan atmosfer kawasan bersejarah tersebut.
Festival Kota Lama 2026 mengusung tema Unity in Diversity dan menjadi bagian dari rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Beragam agenda disiapkan untuk mempertemukan masyarakat melalui kegiatan seni, budaya, kuliner, dan komunitas.
“Festival Kota Lama menjadi ruang untuk memperkuat nilai kebersamaan dan merawat keberagaman di kota ini,” kata Agustina.
Festival Kota Lama Jadi Ruang Pertemuan Warga dan Wisatawan
Menurut Agustina, keberagaman di Kota Semarang dapat semakin terasa ketika masyarakat memiliki ruang untuk bertemu dan menikmati kebudayaan secara bersama-sama.
Karena itu, warga Kota Semarang maupun wisatawan diajak hadir dalam berbagai agenda Festival Kota Lama selama pelaksanaan kegiatan.
Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan musik, festival juga menghadirkan kuliner nostalgia serta berbagai kegiatan komunitas yang memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Pembukaan Festival Kota Lama 2026 Diwarnai Pertunjukan Musik
Pembukaan Festival Kota Lama 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4 September di Fasad Gedung Yayasan Kanisius. Acara pembukaan akan dimeriahkan penampilan Surya Vista Orchestra.
Pada hari yang sama, Pasar Malam Sentiling–Kuliner Nostalgia mulai digelar di Metro Point dan berlangsung hingga 13 September 2026.
Agenda tersebut menjadi salah satu rangkaian yang dapat dinikmati masyarakat selama festival berlangsung.
Musik, Jazz hingga Kuliner Ramaikan Kota Lama
Sejumlah agenda seni dan musik turut menjadi bagian Festival Kota Lama XV 2026. Di antaranya Orchestra on The Street & Dance, Rijsttafel Dinner, dan Jazz Kota Lama.
Festival juga menghadirkan Soegijazz, Borderline Indonesia, serta penampilan Nita Aartzen & Friends pada 6 September.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan konsep Festival Kota Lama 2026 yang tidak hanya berfokus pada satu jenis pertunjukan, tetapi memadukan berbagai unsur seni dan budaya.
Ada Gowes Heritage hingga 1.000 Angklung Berkebaya
Kegiatan berbasis komunitas dan budaya juga menjadi bagian penting dalam Festival Kota Lama 2026.
Sejumlah agenda yang dijadwalkan antara lain Gowes Semarang Heritage, Living Book, Zwemers Belanda, Wayang Orang on The Street, Festival Folklore, 1.000 Angklung Berkebaya, hingga Festival Melukis Payung.
Rangkaian tersebut menjadi pilihan kegiatan bagi masyarakat yang ingin menikmati Festival Kota Lama Semarang dari sisi budaya, komunitas, seni tradisional, maupun aktivitas kreatif.
Jadwal Festival Kota Lama 2026
Festival Kota Lama XV 2026 berlangsung pada 4–20 September 2026 di sejumlah titik kawasan Kota Lama Semarang.
Masyarakat yang ingin mengetahui jadwal lengkap setiap kegiatan dapat memantau akun Instagram @festivalkotalamasmg dan laman resmi festivalkotalama.id.
Dengan mengusung tema Unity in Diversity, Festival Kota Lama 2026 diharapkan menjadi ruang perjumpaan masyarakat sekaligus momentum untuk menikmati keberagaman budaya yang berkembang di Kota Semarang.(tya)













