• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

KA Argo Merbabu Tampil Vintage, Livery 1950-an Hidup Lagi di Stasiun Tawang Semarang

setiawan by setiawan
28 September 2026
in Travel
0
ka-argo-merbabu-vintage-livery-abl-9000-stasiun-tawang-semarang
ka-argo-merbabu-vintage-livery-abl-9000-stasiun-tawang-semarang

ka-argo-merbabu-vintage-livery-abl-9000-stasiun-tawang-semarang

0
SHARES
159
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Nuansa sejarah perkeretaapian Indonesia kembali dihadirkan di Stasiun Semarang Tawang melalui KA Argo Merbabu dengan vintage livery yang terinspirasi dari kereta seri ABL-9000, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada 28 September 2026.

Rangkaian KA Argo Merbabu tersebut telah dipadukan dengan tampilan yang mengambil inspirasi dari kereta bersejarah era Djawatan Kereta Api (DKA). Kehadiran livery tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya KAI Daop 4 Semarang untuk memperkenalkan kembali perjalanan sejarah kereta api kepada masyarakat melalui sarana yang masih digunakan dalam layanan penumpang.

Sebanyak 11 kereta digunakan dalam satu rangkaian KA Argo Merbabu vintage livery, terdiri atas sembilan kereta eksekutif New Image, satu kereta makan New Image hasil modifikasi Balai Yasa Tegal, dan satu kereta pembangkit. Kapasitas hingga 450 tempat duduk tetap disediakan untuk melayani perjalanan relasi Semarang Tawang–Gambir pulang pergi.

“HUT ke-81 KAI menjadi momentum untuk melihat perjalanan perusahaan sekaligus mengenang sejarah perkeretaapian yang telah menjadi bagian dari perjalanan bangsa. Melalui vintage livery ini, kami menghadirkan kembali nuansa salah satu kereta bersejarah dalam bentuk yang dapat dilihat dan dirasakan masyarakat saat ini,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif.

Trans Semarang Mulai Beralih ke Bus Listrik, Elektrifikasi Armada Dilakukan Bertahap

Kereta seri ABL-9000 diketahui mulai digunakan DKA pada 1 Oktober 1954. Pada masa tersebut, kereta dengan konfigurasi kelas 1 dan kelas 2 dalam kompartemen berpintu itu masing-masing memiliki 12 tempat duduk kelas 1 dan 47 tempat duduk kelas 2.

Sebanyak 49 unit ABL-9000 pada masa itu dipesan oleh DKA dan produksinya dilakukan oleh tiga pabrikan asal Prancis, yakni Société Lorraine, Carel Fouché, serta Brissonneau et Lotz.

Penggunaan kereta ABL-9000 kemudian dikembangkan untuk mendukung sejumlah layanan ekspres. Rute Jakarta–Surabaya, Jakarta–Semarang, Jakarta–Yogyakarta, hingga Jakarta–Bandung pernah dilayani oleh kereta seri tersebut.

Catatan sejarah juga melekat pada ABL-9000 ketika kereta tersebut digunakan untuk mendukung perjalanan peserta Konferensi Asia-Afrika pada 1955. Seiring perubahan kebutuhan layanan, sebagian unit kemudian mengalami perubahan fungsi dan dikonversi menjadi kereta kelas ekonomi.

Sebagian kereta tersebut selanjutnya kembali dikonversi menjadi kereta kelas eksekutif pada dekade 1990-an dan digunakan dalam layanan KA Argo Lawu.

“Yang kami hadirkan hari ini bukan sekadar tampilan livery lama. Ada cerita panjang di baliknya. Kereta yang dahulu menjadi bagian dari perjalanan penting pada masanya, kini inspirasinya hadir kembali melalui rangkaian KA Argo Merbabu dalam momentum HUT ke-81 KAI,” jelas Luqman.

Perayaan HUT ke-81 KAI di wilayah Daop 4 Semarang juga dipadukan dengan kegiatan seni dan sastra. Pembacaan puisi “Di Stasiun Tawang” karya Louis-Philippe Dalembert telah dihadirkan sebagai bagian dari kegiatan yang ditempatkan di Stasiun Semarang Tawang.

Pembacaan puisi tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Triyanto Triwikromo, sastrawan sekaligus akademisi Universitas Diponegoro, serta Ucik Fuadhiyah, dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang, sastrawati, dan peneliti.

Stasiun Semarang Tawang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena bangunan tersebut memiliki perjalanan sejarah panjang. Stasiun yang dibangun pada 1914 itu hingga kini masih digunakan sebagai salah satu simpul perjalanan kereta api di Kota Semarang.

Melalui pembacaan puisi tersebut, Stasiun Tawang tidak hanya ditempatkan sebagai lokasi kedatangan dan keberangkatan kereta. Ruang stasiun juga dihadirkan sebagai tempat yang menyimpan berbagai cerita mengenai perjalanan, pertemuan, perpisahan, kota, serta perubahan zaman.

“Kereta api dan sastra memiliki satu ruang pertemuan yang sama, yaitu manusia dan perjalanannya. Stasiun menjadi tempat banyak cerita dimulai maupun berakhir,” kata Luqman.

Menurut dia, pembacaan puisi di Stasiun Tawang dihadirkan untuk memberikan sudut pandang lain terhadap perjalanan kereta api. Perjalanan tersebut tidak hanya dilihat dari sarana maupun operasional kereta, tetapi juga dari sisi budaya dan cerita manusia.

“Karena itu, melalui pembacaan puisi di Stasiun Tawang, kami ingin menghadirkan cara lain untuk melihat perjalanan kereta api, tidak hanya dari sisi sarana dan perjalanan, tetapi juga dari sisi budaya dan cerita manusia,” ujarnya.

Stasiun Semarang Tawang sendiri dibangun pada 1914 sebagai pengganti stasiun NIS sebelumnya yang dinilai sudah tidak mampu menampung pertumbuhan aktivitas perjalanan kereta api pada masa itu.

Kehadiran vintage livery KA Argo Merbabu dan pembacaan puisi “Di Stasiun Tawang” kemudian diposisikan sebagai dua bentuk pengingat terhadap perjalanan sejarah perkeretaapian. Warisan fisik kereta ditampilkan melalui livery, sedangkan pengalaman manusia dalam perjalanan kereta direpresentasikan melalui karya sastra.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya KAI Daop 4 Semarang untuk mempertemukan sejarah perkeretaapian dengan kehidupan masyarakat masa kini. Melalui pendekatan tersebut, sejarah tidak hanya disampaikan melalui catatan perjalanan, tetapi juga diperkenalkan melalui pengalaman visual dan karya budaya.

“81 tahun KAI adalah perjalanan yang panjang. Kami ingin merayakannya dengan mengingat dari mana perjalanan ini berasal, menghargai cerita yang telah menjadi bagian dari sejarah, sekaligus terus melangkah bersama masyarakat,” ujar Luqman.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal kembali sejarah perkeretaapian dengan cara yang lebih dekat.

“Semoga rangkaian kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan menikmati kembali sejarah perkeretaapian melalui cara yang lebih dekat,” tutup Luqman.

Tags: ABL-9000HUT KAIKA Argo MerbabuKAIKAI Daop 4Kereta apikereta vintagesejarah kereta apisemarangStasiun Tawang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya