• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

195 Ribu Warga Jateng Terpapar Narkoba, Ahmad Luthfi Gaspol Perkuat BNNP dan Kampung Bersinar

setiawan by setiawan
22 Mei 2026
in News
0
Prevalensi narkoba di Jateng tembus 1,3 persen atau 195.081 jiwa. Gubernur Ahmad Luthfi perkuat BNNP, dorong Kampung Bersinar dan tambah hibah Rp1,5 miliar.
Prevalensi narkoba di Jateng tembus 1,3 persen atau 195.081 jiwa. Gubernur Ahmad Luthfi perkuat BNNP, dorong Kampung Bersinar dan tambah hibah Rp1,5 miliar.

Prevalensi narkoba di Jateng tembus 1,3 persen atau 195.081 jiwa. Gubernur Ahmad Luthfi perkuat BNNP, dorong Kampung Bersinar dan tambah hibah Rp1,5 miliar.

0
SHARES
0
VIEWS

Folkstime.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempertegas komitmennya dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan bahwa langkah pencegahan harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan dengan memperkuat peran Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah (BNNP Jateng) serta menggerakkan partisipasi masyarakat melalui program Kampung Bersinar.

Pernyataan tersebut disampaikan Luthfi saat menerima audiensi Kepala BNNP Jateng, Toton Rasyid, di ruang kerjanya, Kamis (26/2/2026). Dalam pertemuan itu, ia mengingatkan bahwa perang terhadap narkoba tidak boleh bersifat insidental.

“Jangan hanya bergerak saat peringatan hari narkoba atau ketika ada penangkapan bandar. Pencegahan harus masif, terstruktur, dan konsisten,” ujar Luthfi.

Menurutnya, penguatan program berbasis komunitas seperti Kampung Bersinar (Bersih dari Narkoba) dan Kampung Tangguh menjadi strategi efektif untuk membentengi generasi muda dari paparan narkotika. Ia menilai keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan aktif warga di tingkat desa dan kelurahan.

“Yang paling penting Kampung Bersinar dan Kampung Tangguh itu benar-benar dihidupkan. Masyarakat harus ikut bersuara dan bergerak bersama pemerintah serta aparat penegak hukum,” tegasnya.

Gubernur juga memberi perhatian khusus pada wilayah Semarang dan Surakarta yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi dibanding daerah lain. Ia meminta BNNP segera memetakan kabupaten/kota yang belum memiliki Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) agar pembentukannya dapat dipercepat.

“Nanti BNNK yang belum ada kantornya didata supaya bisa kita dorong dan bantu,” katanya.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pengawasan sekaligus memperkuat koordinasi di daerah. Saat ini, dari total 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, baru sembilan yang memiliki BNNK.

Dari sisi pendanaan, Pemprov Jateng terus menambah dukungan hibah bagi BNNP Jateng. Jika pada 2022 dan 2023 alokasi hibah tercatat Rp200 juta per tahun, jumlah itu meningkat menjadi Rp750 juta pada 2024. Bahkan pada 2025 dan 2026, nilai hibah melonjak signifikan menjadi Rp1,5 miliar per tahun.

Peningkatan anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung program pencegahan, sosialisasi, hingga rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba.

Kepala BNNP Jateng, Toton Rasyid, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah provinsi. Ia memaparkan bahwa berdasarkan survei prevalensi 2024, angka penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah mencapai 1,3 persen atau setara dengan 195.081 jiwa.

Data tersebut menunjukkan bahwa ancaman narkoba masih nyata dan memerlukan intervensi serius lintas sektor.

Dalam aspek rehabilitasi, Toton mengakui kapasitas layanan rawat inap masih terbatas. Rata-rata rumah sakit di Jawa Tengah hanya memiliki sekitar 10 tempat tidur khusus rehabilitasi narkoba. Dengan keterbatasan itu, BNNP Jateng setiap tahun baru mampu merehabilitasi sekitar 500 orang.

“Sekarang ini tidak bisa hanya menerapkan hukum atau penjara kepada pecandu, tetapi harus direhabilitasi,” ujar Toton.

Pendekatan rehabilitatif dinilai lebih efektif untuk memulihkan pengguna sekaligus menekan angka residivisme. Karena itu, penguatan fasilitas layanan menjadi salah satu agenda prioritas ke depan.

Audiensi tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemprov Jateng, BNNP, Forkopimda, aparat kepolisian, pemerintah kabupaten/kota, hingga elemen masyarakat. Sinergi dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan Jawa Tengah Bersinar (Bersih dari Narkoba) secara berkelanjutan.

Dengan penguatan kelembagaan, peningkatan anggaran, serta gerakan berbasis masyarakat, pemerintah berharap upaya pencegahan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi mampu memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke tingkat akar rumput. (tya)

setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026
Pebalap SARGA MOTORSPORT, Kingston Romeo Effendi saat tampil dalam ajang Kejurnas Drifting Seri 4 Passion, di Sirkuit Mijen Semarang, Minggu (4/9/2026) sore.

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

5 Oktober 2026
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026

Recent News

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026
Pebalap SARGA MOTORSPORT, Kingston Romeo Effendi saat tampil dalam ajang Kejurnas Drifting Seri 4 Passion, di Sirkuit Mijen Semarang, Minggu (4/9/2026) sore.

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

5 Oktober 2026
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026
Pebalap SARGA MOTORSPORT, Kingston Romeo Effendi saat tampil dalam ajang Kejurnas Drifting Seri 4 Passion, di Sirkuit Mijen Semarang, Minggu (4/9/2026) sore.

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya