• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Jadi Tuan Rumah, Jateng Matangkan Persiapan Perhelatan MTQ Nasional 2026

Rina by Rina
22 Mei 2026
in News
0
Jadi Tuan Rumah, Jateng Matangkan Persiapan Perhelatan MTQ Nasional 2026
0
SHARES
0
VIEWS

Folkstime.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Semarang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa kesempatan menjadi tuan rumah MTQ Nasional harus dimanfaatkan sebaik mungkin melalui persiapan yang matang dan koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari pengalaman yang dirasakan para tamu dan peserta yang datang dari seluruh Indonesia.

“Menjadi tuan rumah tidak hanya soal menyelenggarakan acara, tetapi bagaimana kita memuliakan tamu yang datang. Pelayanan yang ramah, nyaman, dan berkesan harus menjadi perhatian bersama,” kata Sumarno dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan MTQ Nasional di Gedung B Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menilai, momentum MTQ Nasional juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi pariwisata serta produk UMKM Jawa Tengah kepada para tamu. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada suksesnya penyelenggaraan acara, tetapi juga memberikan efek jangka panjang bagi sektor pariwisata daerah.

“Kita punya tujuan yang lebih luas lagi dari kegiatan ini, yakni agar orang berbondong-bondong ke Jawa Tengah. Ini momentumnya karena peserta dari seluruh Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek teknis di setiap venue, seperti kebersihan, kerapian, fasilitas toilet, hingga pengelolaan sampah. Hal-hal yang terlihat sederhana tersebut, kata dia, sering kali menjadi sumber keluhan jika tidak dikelola dengan baik.

Sementara itu, Asisten I Setda Jawa Tengah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Iwanuddin Iskandar, menjelaskan bahwa MTQ Nasional XXXI akan digelar pada 11–21 September 2026 di Kota Semarang. Pelaksanaan akan melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), serta berbagai instansi terkait.

“Secara keseluruhan terdapat sekitar 15 venue yang akan digunakan untuk berbagai cabang lomba,” ujarnya.

Lapangan Simpang Lima Semarang direncanakan menjadi lokasi pembukaan dan penutupan MTQ Nasional sekaligus tempat perlombaan cabang seni baca Al-Qur’an golongan dewasa.

Sementara itu, sejumlah lokasi lain seperti Masjid Agung Jawa Tengah, Masjid Baiturrahman, Universitas Diponegoro, UIN Walisongo, serta BPSDMD Jawa Tengah akan digunakan untuk pelaksanaan cabang lomba lainnya.

Selain venue lomba, kesiapan akomodasi juga menjadi perhatian. Berdasarkan pendataan sementara, jumlah kamar hotel di Kota Semarang mencapai sekitar 8.142 kamar, sehingga dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan sekitar 6.000 peserta dan tamu yang diperkirakan hadir selama penyelenggaraan MTQ Nasional.

Adapun PRPP Semarang akan difungsikan sebagai lokasi registrasi ulang peserta, dengan mempertimbangkan akses kedatangan kafilah dari berbagai daerah yang sebagian besar melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani. Setiap kafilah nantinya akan didampingi liaison officer (LO) dari perangkat daerah untuk memastikan pelayanan bagi peserta berjalan lancar.

Selain perlombaan, rangkaian kegiatan MTQ Nasional juga akan dimeriahkan dengan pawai ta’aruf yang melibatkan 38 provinsi serta 35 kabupaten/kota dengan rute dari Balai Kota Semarang menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Agenda malam ta’aruf dan gala dinner juga direncanakan digelar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah sebagai bentuk penyambutan bagi para tamu dan peserta.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab menambahkan, berbagai persiapan terus dilakukan, termasuk penetapan logo resmi MTQ Nasional yang sebelumnya telah melalui proses seleksi dan akan menjadi ikon penyelenggaraan MTQ di Jawa Tengah.

Selain sukses penyelenggaraan, Jawa Tengah juga menargetkan sukses prestasi. LPTQ Jawa Tengah telah melakukan sejumlah tahapan seleksi terhadap juara MTQ tingkat provinsi di Kabupaten Tegal, serta menggelar seleksi terbatas calon kafilah dengan melibatkan dewan juri tingkat nasional.

Ke depan, peserta terpilih akan mengikuti training center atau karantina selama satu bulan guna memantapkan kemampuan sebelum berlaga pada MTQ Nasional.

Dalam ajang tersebut akan dipertandingkan 11 cabang lomba dan 24 golongan, dengan total 48 medali emas yang diperebutkan.

“Melalui berbagai persiapan ini, Jawa Tengah berharap dapat meraih prestasi terbaik, bahkan bersaing untuk menjadi juara umum pada MTQ Nasional 2026,” kata Saiful Mujab.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga tengah menyiapkan buku pedoman pelaksanaan MTQ Nasional yang memuat informasi lengkap mengenai venue lomba, akomodasi kafilah, hingga potensi unggulan daerah seperti pariwisata dan kuliner.

Upaya publikasi kepada masyarakat juga akan diperkuat agar penyelenggaraan MTQ Nasional di Jawa Tengah berlangsung meriah serta mendapat dukungan luas dari masyarakat.(Rin)

Rina

Rina

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya