• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Perwal BOP RT Rp25 Juta Dikebut, Warga Semarang Rasakan Dampak Nyata dari Posyandu hingga Kebersihan Lingkungan

setiawan by setiawan
22 Mei 2026
in Semarang
1
Pemkot Semarang mengajukan revisi Perda rumah susun dengan fokus pembatasan lama hunian bagi warga.
Percepatan Perwal BOP RT di Semarang ditargetkan rampung tiga minggu. Program senilai Rp25 juta per RT ini terbukti meningkatkan kegiatan posyandu, kerja bakti, dan kebersihan lingkungan warga.

Pemkot Semarang mengajukan revisi Perda rumah susun dengan fokus pembatasan lama hunian bagi warga.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID — Penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait Bantuan Operasional Rukun Tetangga (BOP RT) senilai Rp25 juta per unit ditargetkan rampung dalam waktu tiga minggu. Langkah percepatan tersebut dilakukan di tengah pembahasan anggaran sebesar Rp265,7 miliar oleh Panitia Khusus DPRD Kota Semarang.

Upaya percepatan regulasi ini dilakukan bukan tanpa alasan. Selain untuk memberikan kepastian hukum, manfaat program BOP RT disebut telah dirasakan langsung oleh masyarakat sejak awal implementasi. Dampak yang muncul tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan lingkungan warga.

Disampaikan bahwa penyempurnaan aturan diperlukan agar pemanfaatan dana dapat dilakukan secara lebih fleksibel tanpa keluar dari tujuan utama program. “Dana BOP RT diharapkan tidak berhenti pada aspek administrasi, melainkan mampu memberikan dampak langsung bagi lingkungan,” ujar Wali Kota Semarang dalam keterangannya, Jumat (17/4).

Manfaat BOP RT Mulai Terlihat di Lingkungan

Sejumlah manfaat konkret dari program BOP RT telah dicatat sepanjang tahun 2025. Peningkatan aktivitas posyandu menjadi salah satu indikator yang menonjol. Kegiatan pelayanan kesehatan dasar tersebut disebut dapat berjalan lebih rutin dengan dukungan dana operasional, termasuk pengadaan alat dan pemberian makanan tambahan bagi balita.

Selain itu, kegiatan gotong royong juga dilaporkan mengalami peningkatan. Perlengkapan kerja bakti seperti alat kebersihan dan material perbaikan ringan dapat dipenuhi melalui dana tersebut. Lingkungan permukiman dinilai menjadi lebih tertata dan terawat.

Program kebersihan lingkungan juga ikut terdorong melalui penggunaan dana untuk pemilahan sampah, perawatan saluran air skala kecil, hingga pengurangan titik rawan genangan. Hal ini disebut sejalan dengan prioritas program “Semarang Bersih”.

“Peralatan kerja bakti bisa dipenuhi, bahkan kegiatan lomba kebersihan bisa digelar. Antusiasme warga meningkat,” ungkap salah satu ketua RT di Kecamatan Ngaliyan. Sementara itu, ketua RT lainnya menyebut kegiatan posyandu kini berjalan lebih tertib dan rutin.

Serapan Tinggi, Indikasi Kebutuhan Nyata

Tingkat serapan dana BOP RT dilaporkan mencapai 95,6 persen atau sebanyak 10.157 RT dari total 10.621 RT. Angka tersebut dinilai mencerminkan tingginya kebutuhan sekaligus penerimaan masyarakat terhadap program ini.

Sebaliknya, hanya sekitar 4,4 persen RT yang tidak memanfaatkan dana tersebut, sebagian besar karena telah memiliki sumber pendanaan mandiri. Sisa anggaran yang tidak terserap tercatat sekitar Rp5,46 miliar atau 2,1 persen dari total alokasi.

Disebutkan bahwa tingginya serapan bukan sekadar capaian administratif, melainkan menjadi indikator bahwa program benar-benar digunakan untuk kepentingan warga. “Jika tidak dirasakan manfaatnya, tingkat partisipasi tidak akan setinggi ini,” disampaikan dalam keterangan resmi.

Kritik DPRD Dijawab, Dampak Makro Butuh Waktu

Sejumlah catatan dari DPRD terkait indikator keberhasilan program juga turut disoroti. Beberapa pihak mempertanyakan dampak makro seperti penurunan angka stunting, kasus demam berdarah, maupun peningkatan pengelolaan sampah secara signifikan.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah daerah menyatakan bahwa indikator makro memang memerlukan waktu dan intervensi berkelanjutan. Namun demikian, dampak jangka pendek di tingkat lingkungan telah mulai terlihat.

Partisipasi warga dalam posyandu disebut berkontribusi pada deteksi dini masalah kesehatan. Sementara kegiatan kerja bakti dinilai mampu mengurangi potensi genangan air yang berisiko menjadi sarang nyamuk. Pemilahan sampah dari sumber juga mulai mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

“Perubahan skala besar tidak terjadi dalam waktu singkat, tetapi fondasi sudah mulai terbentuk di tingkat lingkungan,” ujar wali kota.

Fleksibilitas Jadi Fokus Penyempurnaan Aturan

Perwal yang tengah disusun disebut tidak akan mengubah arah kebijakan, melainkan lebih difokuskan pada peningkatan fleksibilitas penggunaan dana. Aspirasi masyarakat, khususnya pengurus RT, menjadi pertimbangan dalam proses penyusunan aturan tersebut.

Beberapa usulan yang tengah dikaji antara lain penggunaan dana untuk kebutuhan material ringan seperti pasir atau semen guna perbaikan drainase kecil. Meski demikian, batasan tetap akan ditetapkan agar tidak terjadi tumpang tindih dengan kewenangan dinas teknis.

Ditegaskan bahwa peran RT sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat tetap menjadi inti dari program ini. Dengan dukungan regulasi yang lebih adaptif, program BOP RT diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.

Investasi Sosial Jangka Panjang

Dengan capaian serapan yang tinggi dan respons positif dari masyarakat, program BOP RT dinilai sebagai bentuk investasi sosial di tingkat akar rumput. Dampak yang mulai terlihat di lingkungan menjadi dasar optimisme bahwa program ini dapat berkembang lebih jauh.

Meskipun masih memerlukan evaluasi dan penyempurnaan, keberadaan program tersebut telah menunjukkan peran strategis dalam memperkuat partisipasi warga serta meningkatkan kualitas lingkungan permukiman. (tya)

setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026
Pebalap SARGA MOTORSPORT, Kingston Romeo Effendi saat tampil dalam ajang Kejurnas Drifting Seri 4 Passion, di Sirkuit Mijen Semarang, Minggu (4/9/2026) sore.

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

5 Oktober 2026
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026

Recent News

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026
Pebalap SARGA MOTORSPORT, Kingston Romeo Effendi saat tampil dalam ajang Kejurnas Drifting Seri 4 Passion, di Sirkuit Mijen Semarang, Minggu (4/9/2026) sore.

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

5 Oktober 2026
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026
Pebalap SARGA MOTORSPORT, Kingston Romeo Effendi saat tampil dalam ajang Kejurnas Drifting Seri 4 Passion, di Sirkuit Mijen Semarang, Minggu (4/9/2026) sore.

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya