• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Dilema Tembalang: Huntara Disiapkan, Warga Zona Bahaya Tanah Gerak Tetap Bertahan Demi Penghasilan

setiawan by setiawan
22 Mei 2026
in Semarang
1
Warga terdampak tanah gerak di Tembalang, Semarang masih bertahan meski zona dinyatakan berbahaya. Pemerintah siapkan hunian sementara, namun faktor ekonomi jadi kendala utama relokasi.
Warga terdampak tanah gerak di Tembalang, Semarang masih bertahan meski zona dinyatakan berbahaya. Pemerintah siapkan hunian sementara, namun faktor ekonomi jadi kendala utama relokasi.

Warga terdampak tanah gerak di Tembalang, Semarang masih bertahan meski zona dinyatakan berbahaya. Pemerintah siapkan hunian sementara, namun faktor ekonomi jadi kendala utama relokasi.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID — Kawasan terdampak tanah gerak di Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dinyatakan sebagai zona berbahaya yang tidak lagi layak dihuni. Risiko bencana dinilai tinggi apabila warga tetap bertahan di lokasi tersebut, sehingga langkah penanganan terus diupayakan oleh pemerintah.

Sejumlah opsi penanganan telah disiapkan, mulai dari relokasi hingga penyediaan hunian sementara (huntara) sebagai solusi jangka pendek. Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut masih dihadapkan pada berbagai kendala, terutama terkait keputusan warga yang memilih tetap tinggal.

Persoalan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan tempat tinggal, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi masyarakat. Aktivitas penghasilan yang selama ini bergantung pada kawasan tersebut menjadi faktor utama yang memengaruhi sikap warga.

“Menjadi dilema karena warga tidak hanya soal tinggal di sana, melainkan juga menjadi ladang penghasilan,” ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.


Zona Berbahaya dan Upaya Penanganan

Penanganan dampak tanah gerak di Tembalang Semarang saat ini tengah dikoordinasikan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Perumahan dan Permukiman. Skema penanganan komprehensif diharapkan dapat segera dirumuskan guna menjawab kebutuhan warga terdampak.

Langkah kolaboratif tersebut dilakukan agar solusi yang dihasilkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berkelanjutan. Dengan demikian, aspek keselamatan dan kesejahteraan warga dapat diakomodasi secara seimbang.

“Mudah-mudahan bisa mendapatkan solusi terbaik bagi masyarakat,” tutur Agustina.


Kebutuhan Huntara Masih Terkendala

Hunian sementara disebut tengah disiapkan untuk warga terdampak tanah gerak Kampung Sekip. Kebutuhan huntara telah diidentifikasi dan jumlahnya dinilai cukup besar. Meski demikian, proses penyediaannya masih menghadapi kendala teknis di lapangan.

Upaya tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang dengan melibatkan lintas instansi. Penanganan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan perlindungan awal bagi warga sebelum solusi jangka panjang diterapkan.

Di sisi lain, sebagian warga diketahui masih memilih bertahan di lokasi terdampak meskipun kondisi tanah dinilai berisiko tinggi. Keputusan tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan bencana.


Faktor Ekonomi Jadi Pertimbangan

Keengganan warga untuk direlokasi disebut tidak terlepas dari faktor ekonomi. Kedekatan lokasi tempat tinggal dengan sumber penghasilan menjadi alasan utama warga tetap bertahan di kawasan terdampak.

Apabila relokasi dilakukan ke wilayah lain seperti Rowosari, jarak tempuh menuju tempat kerja akan semakin jauh. Kondisi ini dikhawatirkan akan meningkatkan beban pengeluaran harian masyarakat.

“Spend money akan menjadi lebih tinggi untuk mereka bisa bekerja seperti biasanya. Maka apa pun kami siapkan,” kata Agustina.


Pendekatan Persuasif Dikedepankan

Kebijakan relokasi dinilai tidak dapat diterapkan secara sepihak. Pendekatan persuasif dinilai lebih efektif agar keputusan yang diambil dapat diterima oleh warga terdampak.

Dialog dengan masyarakat disebut akan terus dilakukan guna mencari titik temu antara aspek keselamatan dan kebutuhan ekonomi. Berbagai opsi penanganan masih terus dibahas secara terbuka.

Jika terdapat keberatan dari warga, maka skema penanganan akan dikaji ulang. Pemerintah berharap solusi yang dihasilkan mampu mengakomodasi seluruh kepentingan secara adil.

“Nanti kalau masyarakatnya memang keberatan, kami diskusikan kembali. Mudah-mudahan ini bisa menjadi solusi,” ujarnya.

setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya