• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Jelang Muktamar NU ke-35, MIP IV PWNU Jateng Rumuskan Peta Jalan Organisasi sebagai Masyarakat Sipil Keagamaan

Rina by Rina
30 Juni 2026
in News
0
Jelang Muktamar NU ke-35, MIP IV PWNU Jateng Rumuskan Peta Jalan Organisasi sebagai Masyarakat Sipil Keagamaan
Lakpesdam PWNU Jawa Tengah gelar Muktamar Ilmu Pengetahuan (MIP) IV yang digelar di Universitas Islam Negeri Sunan Kudus pada 26–27 Juni 2026. (Dok.Folkstime)
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 2026, perhatian publik tak hanya diarahkan pada siapa yang akan memimpin organisasi.

Di balik dinamika tersebut, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah justru mendorong pembahasan yang lebih strategis, yakni merumuskan arah gerak NU sebagai kekuatan masyarakat sipil keagamaan dalam menghadapi tantangan abad keduanya.

Gagasan tersebut menjadi fokus utama dalam Muktamar Ilmu Pengetahuan (MIP) IV yang digelar Lakpesdam PWNU Jawa Tengah bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sunan Kudus pada 26–27 Juni 2026.

Mengusung tema “Nahdlatul Ulama sebagai Masyarakat Sipil Keagamaan: Konsolidasi Gerakan, Kemandirian Organisasi, dan Transformasi Sosial”, forum ini mempertemukan pengurus cabang NU se-Jawa Tengah, akademisi, pimpinan perguruan tinggi, pengasuh pesantren, hingga pegiat masyarakat sipil untuk menyusun peta jalan organisasi menuju abad kedua.

Rektor UIN Sunan Kudus, Abdurrahman Kasdi, mengatakan MIP IV merupakan kelanjutan tradisi intelektual yang telah dibangun sejak 2023 sebagai upaya memperkuat sanad keilmuan di lingkungan NU.

“Ilmu pengetahuan harus menghadirkan kemaslahatan. Karena itu, sains, teknologi, humaniora, dan ilmu-ilmu keagamaan harus berjalan secara terpadu agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan pijakan nilai,” ujarnya.

Menurutnya, dipilihnya UIN Sunan Kudus sebagai tuan rumah juga memiliki makna filosofis karena membawa nama Sunan Kudus yang dikenal sebagai waliyul ilmi.

Nilai Gusjigang (bagus akhlaknya, pandai mengaji, dan pintar berdagang) dinilai tetap relevan sebagai fondasi pembentukan warga NU yang unggul secara intelektual sekaligus mandiri secara ekonomi.

NU Didorong Tetap Independen di Tengah Dominasi Negara dan Pasar

Ketua Lakpesdam PWNU Jawa Tengah, Mokhamad Zainal Anwar, menilai MIP IV lahir dari kegelisahan atas semakin timpangnya relasi antara negara, pasar, dan masyarakat sipil.

Menurutnya, negara semakin dominan melalui regulasi, sementara pasar menguat lewat modal, teknologi, dan data digital.

Di sisi lain, kapasitas masyarakat sipil belum berkembang seimbang sehingga kepentingan publik kerap terpinggirkan.

“Di tengah menguatnya negara dan pasar, masyarakat sipil tidak boleh melemah. Demokrasi hanya akan hidup apabila ruang partisipasi warga tetap kuat. Karena itu, NU harus terus meneguhkan dirinya sebagai masyarakat sipil keagamaan yang mandiri,” kata Zainal.

Ia menegaskan MIP IV bukan sekadar forum akademik, melainkan ruang untuk mengonsolidasikan pengalaman warga Nahdliyin dalam bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, layanan sosial-keagamaan, advokasi, hingga penguatan pesantren.

Gus Rozin Serukan Muktamar NU Berjalan Damai dan Independen

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin, menyebut penyelenggaraan MIP IV memiliki nilai strategis karena berlangsung setelah Munas dan Konbes NU di Kediri serta menjelang Muktamar ke-35.

Menurutnya, semangat yang lahir dari forum ilmu pengetahuan diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaksanaan muktamar.

“Muktamar yang akan datang adalah muktamar damai sebagaimana muktamar pagi ini,” tegas Gus Rozin.

Ia juga mengingatkan bahwa yang harus dimenangkan menjelang Muktamar bukanlah persaingan antarkelompok, melainkan kejernihan berpikir dalam menentukan masa depan organisasi.

Gus Rozin mengutip pesan Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang mengingatkan agar NU tidak merasa bangga hanya karena dekat dengan penguasa.

MIP IV Susun Peta Jalan NU Memasuki Abad Kedua

Mustasyar PBNU, Muhammad AS Hikam, menilai tantangan NU saat ini bukan hanya regenerasi kepemimpinan, melainkan memastikan organisasi memiliki arah strategis menghadapi perubahan global.

Menurut Hikam, NU harus mampu merespons berbagai tantangan seperti menguatnya oligarki, disrupsi teknologi digital, krisis lingkungan, hingga perubahan struktur ekonomi dan politik.

“Persoalan NU hari ini bukan sekadar krisis manajemen. Yang dibutuhkan adalah paradigma pembebasan yang diterjemahkan ke dalam strategi organisasi,” ujarnya.

Ia menegaskan keberhasilan NU pada masa mendatang tidak lagi diukur dari besarnya jumlah anggota atau kedekatan dengan kekuasaan, melainkan dari kemampuannya memperkuat masyarakat sipil, membangun kemandirian ekonomi warga, melahirkan ulama-intelektual baru, mengembangkan pendidikan, serta menjaga demokrasi yang berkeadaban.

Hikam juga menawarkan sejumlah agenda strategis, antara lain revitalisasi pesantren sebagai pusat inovasi, penguatan ekonomi warga, pembangunan pusat riset NU, kaderisasi kepemimpinan transformatif, penguasaan ruang digital, hingga diplomasi global berbasis ilmu pengetahuan dan kemanusiaan.

Lima Agenda Besar untuk Masa Depan NU

Forum MIP IV akhirnya merumuskan lima agenda utama sebagai fondasi Nahdlatul Ulama memasuki abad kedua.

Kelima agenda tersebut meliputi penguatan NU sebagai masyarakat sipil keagamaan yang independen, menjadikan ilmu pengetahuan sebagai basis gerakan, memperkuat kemandirian ekonomi dan tata kelola organisasi, mempercepat transformasi sosial berbasis komunitas, serta menyusun peta jalan jangka panjang yang menghubungkan tradisi pesantren dengan tantangan era digital.

Forum ini menegaskan bahwa masa depan NU tidak hanya ditentukan oleh pergantian kepemimpinan, tetapi juga oleh kemampuannya memperbarui cara berpikir, memproduksi pengetahuan, dan terus menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat melalui gerakan sosial yang berakar pada kebutuhan warga. (Rin)

Rina

Rina

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya