• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Petugas Sensus Ekonomi Mundur di Semarang, BPS Siapkan Rekrutmen Pengganti

setiawan by setiawan
15 Juli 2026
in Semarang
0
Sejumlah petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang mengundurkan diri karena beban kerja di lapangan dinilai lebih berat dari perkiraan.
Sejumlah petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang mengundurkan diri karena beban kerja di lapangan dinilai lebih berat dari perkiraan.

Sejumlah petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang mengundurkan diri karena beban kerja di lapangan dinilai lebih berat dari perkiraan.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID -Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang dihadapkan pada berbagai tantangan pelaksanaan di lapangan, mulai dari pengunduran diri petugas sensus, kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan data pribadi, hingga keterbatasan akses ke sejumlah perumahan elite dan kawasan industri. Meski demikian, pendataan dipastikan tetap dilaksanakan sesuai target hingga 31 Agustus 2026.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tetap dijalankan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang bersama Pemerintah Kota Semarang dengan menyiapkan langkah antisipasi terhadap kendala yang muncul. Pergantian petugas sensus yang mengundurkan diri telah disiapkan, sementara koordinasi dengan aparat wilayah diperkuat untuk memperlancar proses pendataan.

Hasil Sensus Ekonomi 2026 disebut memiliki peran strategis karena akan dijadikan dasar penyusunan berbagai kebijakan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Oleh sebab itu, seluruh hambatan yang muncul di lapangan diupayakan dapat segera diatasi agar target pendataan dapat tercapai sesuai jadwal.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan terdapat sejumlah petugas sensus yang memilih mengundurkan diri setelah mengetahui kondisi pekerjaan di lapangan lebih berat dibandingkan saat proses perekrutan.

“Memang ada petugas-petugas dari BPS itu ketika terjun ke masyarakat ternyata mengundurkan diri atau resign. Mereka merasa pekerjaan di lapangan lebih berat dari yang dibayangkan,” kata Agustina usai rapat koordinasi bersama BPS Kota Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (15/7).

Sekolah Rakyat Semarang Terapkan Aturan Ketat, Siswa Dilarang Jajan dan Pegang HP, Akmil Siap Gembleng Karakter

Menurutnya, proses pendataan tidak akan terganggu karena mekanisme penggantian petugas telah disiapkan oleh BPS. Rekrutmen pengganti dijadwalkan dilaksanakan pada 18 Juli sehingga pelaksanaan sensus tetap berjalan sesuai tahapan.

“Ada proses penggantian petugas secara cepat pada 18 Juli. Mudah-mudahan semua berjalan lancar karena sensus ekonomi ini menjadi dasar penting dalam pengambilan berbagai kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Selain kendala sumber daya manusia, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 juga dihadapkan pada keraguan sebagian masyarakat yang masih mengaitkan kegiatan pendataan dengan penarikan pajak. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi petugas ketika melakukan wawancara di lapangan.

Agustina menegaskan anggapan tersebut tidak benar karena tugas petugas BPS berbeda dengan petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), meskipun sama-sama melakukan pendataan kepada masyarakat.

“Orang mengira petugas BPS berkaitan dengan pajak, padahal tidak. Keduanya melakukan proses pendataan untuk kepentingan yang berbeda dan seluruh data sensus dijamin kerahasiaannya oleh BPS,” jelasnya.

Ia memastikan seluruh informasi yang diberikan masyarakat hanya dimanfaatkan untuk kepentingan statistik dan penyusunan kebijakan ekonomi, bukan digunakan sebagai dasar penetapan pajak.

“Masyarakat tidak perlu takut memberikan data. Data tersebut bersifat rahasia dan sensus ekonomi tidak berkaitan dengan penetapan pajak ataupun kepentingan lainnya,” tegasnya.

Hambatan lain juga masih ditemui ketika petugas melakukan pendataan di sejumlah kawasan perumahan elite dan kawasan industri yang memiliki akses terbatas. Untuk mengatasi kondisi tersebut, koordinasi dengan camat, lurah, hingga pengelola kawasan akan terus diperkuat.

“Ini akan dibantu teman-teman di wilayah. Memang masih ada beberapa kecamatan yang koordinasinya belum optimal, sehingga akan segera kami hubungkan,” kata Agustina.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Semarang Rudi Cahyono menyampaikan petugas yang mengundurkan diri akan digantikan sesuai mekanisme rekrutmen yang berlaku sehingga tidak memengaruhi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Iya, tentunya harus melewati mekanisme rekrutmen lagi,” ujar Rudi.

Ia menyebut capaian pendataan di Kota Semarang hingga pertengahan Juli telah mencapai sekitar 38 persen dan masih berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Di Kota Semarang sebenarnya masih on the track karena karakteristik masyarakatnya sangat heterogen,” katanya.

Menurut Rudi, karakteristik wilayah perkotaan membuat pendekatan pendataan harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat di setiap kawasan. Perbedaan akses dan karakter responden menjadi salah satu faktor yang memerlukan strategi komunikasi berbeda dibandingkan wilayah perdesaan.

“Dari sisi akses antara wilayah perdesaan dan perkotaan berbeda, sehingga memang membutuhkan pendekatan yang berbeda pula,” pungkasnya.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, pada Kamis malam, 9 Juli 2026. Penangkapan ini menggegerkan publik. Etik diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap bawahannya atau sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Operasi senyap KPK berlangsung sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari di wilayah Soloraya. Setelah diamankan, Etik sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Surakarta sebelum diberangkatkan ke Jakarta. Sekitar pukul 05.41 WIB, Jumat (10/7), Etik bersama sejumlah pihak lainnya diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan total 18 orang. Sebanyak sembilan orang, termasuk tiga aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sukoharjo, dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut. Tak hanya itu, tim penyidik juga menyita barang bukti bernilai miliaran rupiah. Barang bukti tersebut berupa logam mulia (emas) serta uang tunai dalam mata uang Rupiah, Dolar Singapura, dan Dolar Australia. Hingga saat ini, KPK masih mendalami perkara dan akan menentukan status hukum para pihak yang diamankan setelah proses pemeriksaan selesai. #sukoharjo #bupati #korupsi #kpk #jateng

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Agustina WilujengBPS Kota SemarangPetugas SensussemarangSensus Ekonomi 2026
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026
Pebalap SARGA MOTORSPORT, Kingston Romeo Effendi saat tampil dalam ajang Kejurnas Drifting Seri 4 Passion, di Sirkuit Mijen Semarang, Minggu (4/9/2026) sore.

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

5 Oktober 2026
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026

Recent News

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026
Pebalap SARGA MOTORSPORT, Kingston Romeo Effendi saat tampil dalam ajang Kejurnas Drifting Seri 4 Passion, di Sirkuit Mijen Semarang, Minggu (4/9/2026) sore.

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

5 Oktober 2026
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026
Pebalap SARGA MOTORSPORT, Kingston Romeo Effendi saat tampil dalam ajang Kejurnas Drifting Seri 4 Passion, di Sirkuit Mijen Semarang, Minggu (4/9/2026) sore.

SARGA Motorsport Jadikan Passion Drift Mijen sebagai Pemanasan Menuju Rallycross World Cup 2026

5 Oktober 2026
Dari Semarang hingga Memburu Bandar Narkoba Lintas Negara, Ini Rekam Jejak Roy Hardi Siahaan Kapolda Jateng Baru

Roy Hardi Siahaan Kembali ke Jawa Tengah, Bawa Pengalaman Buru Buronan Narkoba Internasional

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya