• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Gita Wirjawan Soroti Gaji Guru Indonesia, Dorong Rekalibrasi Kompensasi

setiawan by setiawan
14 Agustus 2026
in Lifestyle
0
Gita Wirjawan menyoroti kesejahteraan dan gaji guru Indonesia. Ia mendorong pemerintah melakukan rekalibrasi kompensasi guru untuk menarik talenta terbaik dan memperkuat kualitas pendidikan.
Gita Wirjawan menyoroti kesejahteraan dan gaji guru Indonesia. Ia mendorong pemerintah melakukan rekalibrasi kompensasi guru untuk menarik talenta terbaik dan memperkuat kualitas pendidikan.

Gita Wirjawan menyoroti kesejahteraan dan gaji guru Indonesia. Ia mendorong pemerintah melakukan rekalibrasi kompensasi guru untuk menarik talenta terbaik dan memperkuat kualitas pendidikan.

0
SHARES
0
VIEWS


FOLKSTIME.ID — Penguatan kualitas pendidikan di Indonesia dinilai perlu dimulai dari keberanian pemerintah menempatkan guru sebagai investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, bukan sekadar sebagai bagian dari sistem pendidikan. Pandangan tersebut disampaikan pengamat kebijakan sekaligus penulis Gita Wirjawan saat membedah buku What It Takes: Asia Tenggara, Dari Tepi Menuju Inti Kesadaran Global di Creative Space Gramedia Jalma Pandanaran Semarang, Jumat (14/8/2026).

Dalam bedah buku tersebut, persoalan pendidikan ditempatkan sebagai salah satu fondasi yang dinilai menentukan kemampuan Indonesia menghadapi persaingan global. Gita menilai perubahan kualitas sumber daya manusia tidak dapat dibentuk melalui kebijakan yang bersifat instan, tetapi harus ditopang investasi jangka panjang, terutama terhadap profesi guru.

Konteks itu menjadi bagian dari pembahasan Gita mengenai Asia Tenggara yang menghadapi sejumlah persoalan, mulai rendahnya produk domestik bruto (PDB) per kapita, kesenjangan pendidikan hingga tantangan keberlanjutan. Di tengah persoalan tersebut, kawasan Asia Tenggara yang dihuni sekitar 700 juta penduduk justru dinilai memiliki posisi strategis dalam tatanan dunia yang semakin multipolar.

“Untuk melembagakan intelektualisasi atau sistem pendidikan secara umum, ini harus disadari hanya bisa dilakukan dengan investasi di guru yang nyata bisa mengskalakan, mengmultiplikasi kecerdasan secara masif dibanding ketergantungan kita hanya pada orang tua,” ujar Gita kepada Espos, Jumat sore.

DPRD Semarang Dorong PDAM Masuk Kawasan Industri, Penggunaan Air Tanah Dibatasi

Menurut Gita, kapasitas keluarga dalam memberikan pendidikan dan membangun kemampuan intelektual anak tidak dapat disamaratakan. Karena itu, peran guru dinilai perlu diperkuat agar proses pembentukan kualitas generasi muda tidak hanya bergantung pada kemampuan masing-masing orang tua.

Perhatian lebih besar terhadap guru, menurut dia, juga perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan kompensasi. Rekalibrasi gaji guru disebut penting karena tingkat kesejahteraan sebuah profesi berkaitan dengan kemampuan untuk menarik orang-orang dengan talenta terbaik.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa kompensasi dalam profesi apa pun itu berkorelasi dengan kapasitas untuk merekrut talenta yang terbaik,” kata Gita.

Ia menambahkan, pemerintah diharapkan tidak ragu mengevaluasi kembali skema kompensasi guru. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia.

“Jadinya kita selalu berharap pemerintah akan lebih mau menyikapi rekalibrasi kompensasi guru sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Singapura kemudian disebut sebagai salah satu contoh yang dapat dijadikan pembanding dalam pembenahan kompensasi guru di kawasan Asia Tenggara. Menurut Gita, tingkat kompensasi guru di negara tersebut telah mencapai sekitar 4.000 dolar AS per bulan.

“Itu bisa menjadi acuan untuk negara-negara lain di Asia Tenggara termasuk Indonesia,” ujarnya.

“Singapura menjadi satu negara yang sudah memberikan kompensasi yang tinggi sekali untuk guru,” lanjut Gita.

Kesejahteraan guru, menurut dia, tidak seharusnya hanya dilihat dari sisi pendapatan. Peningkatan kompensasi dinilai dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi guru untuk berkonsentrasi pada tugas membentuk karakter, kapasitas berpikir, dan kemampuan generasi muda.

Gita bahkan menilai dukungan ekonomi terhadap guru dapat dikaitkan dengan kemampuan mereka dalam menanamkan sejumlah atribut penting kepada anak muda.

“Saya berkeyakinan kalau seorang guru dari Sabang sampai Merauke masing-masing kurang lebih Rp3,5 juta. Mereka akan lebih bisa menyuntik tiga atribut utama yang dibutuhkan untuk membuahkan kesuksesan di anak muda yaitu ambisi, imajinasi dan keberuntungan cerdas,” terangnya.

Pembahasan pendidikan tersebut menjadi bagian dari gagasan yang dibawa Gita melalui What It Takes: Asia Tenggara, Dari Tepi Menuju Inti Kesadaran Global. Buku tersebut membedah posisi Asia Tenggara dalam dinamika global dengan mempertemukan perspektif realisme dan aspirasi melalui dialog bersama cendekiawan, praktisi, serta sejumlah tokoh dunia.

Selain pendidikan dan kualitas sumber daya manusia, perhatian Gita juga diarahkan pada perubahan perilaku masyarakat akibat tingginya penggunaan perangkat digital. Waktu yang dihabiskan masyarakat bersama ponsel dinilai belum seluruhnya diarahkan untuk memperoleh pengetahuan yang substantif.

Menurut Gita, algoritma pada platform digital justru kerap memperkuat distribusi konten hiburan dan materi sensasional. Kondisi tersebut dinilai perlu dicermati karena perkembangan teknologi tidak otomatis menghasilkan peningkatan kualitas intelektual masyarakat.

Dengan demikian, penguatan pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru, dan penggunaan teknologi secara lebih produktif dipandang sebagai bagian yang saling berkaitan dalam membangun sumber daya manusia Indonesia. Gagasan tersebut ditempatkan Gita sebagai investasi jangka panjang agar Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari pertumbuhan Asia Tenggara, tetapi juga mampu mengambil posisi lebih kuat dalam persaingan global.(ril)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Semarang kembali mencuri perhatian dunia. Pemerintah Prancis resmi meluncurkan Program Residensi Rimbaud, program residensi sastra bilateral pertama antara Prancis dan Indonesia, bertepatan dengan peringatan 150 tahun perjalanan penyair legendaris Arthur Rimbaud di Pulau Jawa. Mulai September 2026, penulis ternama Louis-Philippe Dalembert akan tinggal selama tiga bulan di Kota Lama Semarang. Selama residensi, ia akan menulis karya sastra, menggelar lokakarya, diskusi publik, hingga berinteraksi dengan mahasiswa, penulis, dan masyarakat. Sebagai bentuk kerja sama timbal balik, penulis asal Semarang juga akan diberangkatkan ke Prancis pada awal 2027 untuk mengikuti program residensi sastra internasional. Program ini diharapkan memperkuat kerja sama budaya Indonesia–Prancis sekaligus mengangkat Semarang sebagai kota sastra dan destinasi budaya di mata dunia. #folkstime #semarang #sastra #arthurimbaud #prancis

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: gaji guruGita Wirjawanguru Indonesiakesejahteraan gurukompensasi guruPendidikanPendidikan IndonesiaSDM IndonesiasemarangSingapura
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya