FOLKSTIME.ID — Fazio Youth Festival Surakarta resmi dibuka di GOR Sritex Arena, Senin, 18 Agustus 2025, dengan dihadiri lebih dari 3.000 pelajar dari berbagai sekolah di Solo Raya. Semarak pembukaan Fazio Youth Festival tersebut ditandai dengan kehadiran peserta dan suporter dalam jumlah besar yang memenuhi arena sejak rangkaian kompetisi dimulai.
Antusiasme pelajar dalam Fazio Youth Festival disebut mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Setiap sekolah bahkan disebut membawa peserta lomba sekaligus ratusan suporter untuk memberikan dukungan selama kompetisi berlangsung.
Besarnya animo tersebut telah terlihat sejak rangkaian roadshow yang dilakukan ke 15 sekolah sejak Juli hingga awal Agustus. Melalui kegiatan itu, semangat kompetisi antarsekolah telah dibangun sebelum seluruh peserta dipertemukan dalam rangkaian festival di GOR Sritex Arena.
“Antusiasmenya sangat luar biasa dan meningkat drastis dibandingkan tahun lalu. Setiap sekolah ternyata membawa seluruh peserta lomba sekaligus ratusan suporter,” kata M. Nindyarto Laksmana Praja dari Departemen Promosi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing DDS 3 Jawa Tengah dan DIY.
Gengsi Juara Antarsekolah
Persaingan dalam Fazio Youth Festival Surakarta tidak hanya diperebutkan melalui pertandingan olahraga. Gelar juara umum juga telah ditempatkan sebagai pencapaian bergengsi bagi sekolah-sekolah peserta, sehingga dukungan dari tribun turut menjadi bagian penting dalam kemeriahan festival.
Pada pertandingan hari pertama, sejumlah laga antarsekolah telah dipertandingkan. SMA 7 Surakarta dipertemukan dengan SMA Pradita Dirgantara, sedangkan SMA Al Islam Surakarta menghadapi SMA 3 Surakarta.
Pertandingan lainnya mempertemukan SMA St Yosef Surakarta dengan SMA Muh PK Surakarta serta SMA 6 Surakarta melawan SMA Muh 1 Karanganyar. Persaingan antartim tersebut menjadi bagian dari rangkaian kompetisi yang dikemas bersama gaya hidup anak muda dinamis melalui Yamaha Fazzio Hybrid.
Lomba Suporter Ramaikan Tribun
Kemeriahan Fazio Youth Festival kemudian akan dilanjutkan melalui lomba suporter di dua area tribun pada hari berikutnya. Sejumlah sekolah telah dijadwalkan menampilkan kreativitas dan kekompakan masing-masing untuk memperebutkan perhatian dalam kompetisi tersebut.
Di Tribun Utara, penampilan suporter SMA Pradita Dirgantara dijadwalkan berlangsung pukul 14.30, disusul SMA Muh 1 Karanganyar pukul 15.45. SMA 1 Karanganyar akan tampil pukul 17.00 dan SMA Muh 1 Surakarta dijadwalkan tampil pukul 18.15.
Sementara itu, Tribun Selatan akan diramaikan penampilan suporter sejumlah sekolah. SMA dijadwalkan tampil pukul 14.30, kemudian SMA St Yosef Surakarta pukul 15.45, SMA Batik Surakarta pukul 17.00, serta SMA Al Islam 1 Surakarta pukul 18.15.
Rangkaian kompetisi pada hari kedua akan dilanjutkan dengan pertandingan penentuan Juara 1 Game 1. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.30.
Puncak Festival Disiapkan Meriah
Fazio Youth Festival tidak hanya digelar di Surakarta, tetapi dirangkai melalui roadshow school-to-school di sejumlah kota besar di Indonesia sebelum memasuki tahapan final regional. Untuk puncak acara di Solo Raya, sejumlah agenda utama telah disiapkan bagi para pelajar dan penonton.
Sebanyak 17 tim basket dan 16 tim futsal terbaik akan dipertemukan dalam final olahraga antarsekolah. Tim-tim tersebut sebelumnya telah melalui proses kurasi dari 30 sekolah yang mengikuti rangkaian festival.
Selain pertandingan olahraga, pemilihan BRO & SIS FAZZIO juga akan digelar dengan melibatkan 16 pasang finalis pelajar. Para finalis tersebut akan berkompetisi dengan mengedepankan prestasi, kreativitas, kepercayaan diri, serta gaya hidup inspiratif.
Panggung hiburan juga akan disiapkan sebagai bagian dari acara puncak. Penampilan JKT48 dan band indie Biru Baru dijadwalkan menjadi hiburan utama sekaligus bentuk apresiasi bagi para pelajar yang berhasil meraih prestasi dalam rangkaian Fazio Youth Festival.
Dengan perpaduan kompetisi olahraga, kreativitas suporter, pencarian bakat, dan hiburan musik, Fazio Youth Festival Surakarta diarahkan menjadi ruang bagi pelajar Solo Raya untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun pengalaman kompetitif antarsekolah.(tya)













