FOLKSTIME.ID – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menguji wawasan 36 wartawan dalam Lomba Cerdas Cermat Forum Wartawan Balai Kota (Forwakot) Semarang 2026 yang digelar di Hall Balai Kota Semarang, Rabu (19/8/2026). Kompetisi tersebut dikemas sebagai ajang edukatif sekaligus sarana untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Semarang dan insan pers.
Antusiasme peserta turut ditampilkan melalui busana bernuansa perjuangan yang dikenakan para wartawan. Sebanyak 36 jurnalis kemudian dibagi secara acak ke dalam enam kelompok yang menggunakan nama destinasi wisata unggulan Kota Semarang, yakni Lawang Sewu, Tugu Muda, Kota Lama, Simpang Lima, Goa Kreo, dan Sam Poo Kong.
Kemeriahan Lomba Cerdas Cermat Forwakot Semarang 2026 juga ditandai dengan adu kreativitas yel-yel sebelum kompetisi dimulai. Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan umum, tetapi juga mencakup wawasan kebangsaan, sejarah kemerdekaan Indonesia, serta perkembangan pembangunan Kota Semarang.
“ Kapan lagi saya gantian nanyain teman-teman wartawan ini. Luar biasa sekali semangat dan antusiasnya, tidak surut sedikit pun,” ujar Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di sela kegiatan.
Empat babak kompetisi kemudian disiapkan untuk menguji ketepatan dan kecepatan peserta. Pertanyaan wajib menjadi babak awal, kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan lemparan dan pertanyaan rebutan. Babak istimewa turut diberikan dengan pertanyaan khusus yang dibacakan langsung oleh Agustina.
Wawasan wartawan tentang pembangunan daerah ikut menjadi bagian yang diuji dalam kegiatan tersebut. Pengetahuan mengenai isu-isu strategis Kota Semarang dinilai perlu terus diperbarui agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap memiliki dasar pengetahuan yang kuat.
“Wartawan adalah mitra strategis pemerintah,” kata Agustina.
Menurut dia, kompetisi tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari kelompok dengan nilai tertinggi. Ruang belajar dan bertukar pengetahuan juga sedang dibangun melalui kegiatan yang dikemas dalam suasana santai tersebut.
“Melalui kompetisi santai ini, kita ingin terus memelihara semangat belajar, memperluas wawasan, sekaligus menjaga ketajaman analisis teman-teman media,” ujarnya.
Ketajaman analisis wartawan disebut menjadi bagian penting dalam proses penyampaian informasi pembangunan kepada publik. Karena itu, pemahaman terhadap persoalan daerah dan nilai-nilai kebangsaan diharapkan dapat terus dipelihara di tengah tuntutan kerja jurnalistik yang semakin dinamis.
“Wartawan adalah mitra strategis pemerintah. Melalui kompetisi santai ini, kita ingin terus memelihara semangat belajar, memperluas wawasan, sekaligus menjaga ketajaman analisis teman-teman media dalam menyajikan informasi pembangunan yang akurat bagi publik,” pungkas Agustina.
Kegiatan Lomba Cerdas Cermat Forwakot Semarang 2026 pun ditempatkan bukan sekadar sebagai perlombaan antarwartawan. Keakraban antara Pemerintah Kota Semarang dan Forwakot diharapkan dapat terus terpelihara melalui kegiatan yang menggabungkan unsur edukasi, kreativitas, wawasan kebangsaan, serta pengetahuan mengenai pembangunan Kota Semarang.(tya)













