• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Karhutla Perhutani Wonosobo Meluas hingga 7 Hektare, Bagana dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

setiawan by setiawan
24 September 2026
in Daerah
0
Karhutla melanda kawasan Perhutani di Desa Kaliguwo, Wonosobo. Api membakar 4-7 hektare dan pemadaman terkendala angin kencang, cuaca panas serta asap pekat.
Karhutla melanda kawasan Perhutani di Desa Kaliguwo, Wonosobo. Api membakar 4-7 hektare dan pemadaman terkendala angin kencang, cuaca panas serta asap pekat.

Karhutla melanda kawasan Perhutani di Desa Kaliguwo, Wonosobo. Api membakar 4-7 hektare dan pemadaman terkendala angin kencang, cuaca panas serta asap pekat.

0
SHARES
139
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Perhutani, Desa Kaliguwo, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, belum sepenuhnya padam. Tim gabungan masih berjibaku mengendalikan api yang membakar petak 13.F dan 13.G.

Kebakaran terjadi di wilayah BKPH Kedu Selatan, RPH Ngadisono, KPH Purworejo. Api pertama kali dilaporkan muncul pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 4 hingga 7 hektare. Penanganan melibatkan berbagai unsur, termasuk Banser Siaga Bencana (Bagana) X-23 Wonosobo, BPBD, TNI, Polri, Perhutani, pemerintah desa, warga, dan relawan.

Kekeringan Melanda Blora, PCNU dan BAGANA Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih ke Warga

Tim Gabungan Gunakan Tiga Metode Padamkan Api

Perwakilan Bagana Jawa Tengah, Nooryanto, mengatakan tim gabungan menggunakan sejumlah metode untuk mengendalikan kobaran api. Penanganan disesuaikan dengan kondisi medan dan titik api yang ditemukan.

Metode yang digunakan meliputi gepyok, penyemprotan air, dan pembuatan sekat bakar untuk menghambat pergerakan api agar tidak semakin meluas.

“Tim Bagana ikut turun bersama unsur gabungan untuk melakukan pemadaman. Metode yang digunakan menyesuaikan kondisi di lapangan, yakni gepyok, semprot air dan membuat sekat agar api tidak semakin meluas,” ujar Nooryanto, Kamis (24/9/2026).

Angin Kencang dan Asap Pekat Hambat Pemadaman

Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Tim menghadapi angin yang cukup kencang, suhu panas, serta kepulan asap yang mengganggu jarak pandang dan pernapasan.

Kondisi tersebut membuat keselamatan personel menjadi salah satu pertimbangan utama dalam operasi pemadaman.

Pada hari pertama, operasi sempat dihentikan sekitar pukul 00.00 WIB karena kondisi di lapangan dinilai membahayakan. Api masih terlihat meluas, sementara sejumlah pohon tumbang akibat terbakar dan diterpa angin.

Pemantauan terhadap lokasi kebakaran tetap dilakukan hingga sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah itu, tim melakukan evaluasi dan koordinasi untuk menentukan strategi penanganan berikutnya.

Pemadaman Dilanjutkan hingga Hari Kedua

Pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, tim kembali melakukan apel dan pembagian tugas sebelum menuju lokasi kebakaran.

Bagana bersama unsur gabungan kembali menyisir kawasan terdampak menggunakan metode gepyok, penyemprotan air, serta membuat sekat untuk membatasi pergerakan api.

Namun hingga sekitar pukul 14.00 WIB, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Personel kemudian ditarik sementara ke posko karena kondisi di lokasi dinilai cukup berisiko.

“Asap cukup pekat sehingga mengganggu pernapasan dan jarak pandang. Ditambah angin yang cukup kencang dan cuaca panas, sehingga keselamatan tim juga harus menjadi perhatian,” kata Nooryanto.

Meski personel ditarik ke posko, pemantauan titik kebakaran tetap dilakukan. Hingga sekitar pukul 20.20 WIB, perkembangan karhutla masih dipantau oleh tim.

Operasi Hari Ketiga Kembali Digelar

Penanganan karhutla dijadwalkan berlanjut pada Kamis (24/9/2026). Apel pagi dan pembagian personel dilakukan mulai pukul 08.00 WIB sebelum tim kembali menuju kawasan terdampak.

Pemadaman tetap mengandalkan tiga metode utama, yakni gepyok, penyemprotan air, dan pembuatan sekat.

Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam operasi. Prakiraan yang menjadi acuan tim menunjukkan cuaca pagi diperkirakan cerah dengan suhu sekitar 27 derajat Celsius dan angin 5,9 kilometer per jam dari arah tenggara.

Memasuki siang hingga sore, suhu diperkirakan mencapai 31 derajat Celsius dengan kecepatan angin meningkat hingga sekitar 9 kilometer per jam.

Belasan Unsur Terlibat dalam Penanganan

Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, yakni BPBD Wonosobo, Polres Wonosobo, Kecamatan Kaliwiro, Koramil dan Polsek Kaliwiro, Yonif TP 444/Satria Setjonegoro, Perhutani, Pemerintah Desa Kaliguwo, warga, relawan RPB, serta Bagana X-23 Wonosobo.

Posko penanganan kebakaran ditempatkan di Gedung Serba Guna Desa Kaliguwo.

Nooryanto mengatakan Bagana akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla. Keselamatan personel tetap menjadi perhatian selama operasi berlangsung.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana api bisa dilokalisir dan tidak semakin meluas. Tim tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat untuk penanganan selanjutnya,” ujarnya. (mus)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Dugaan keracunan massal menimpa 664 orang setelah mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Selasa (1/9/2026). Mayoritas korban merupakan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, serta pelajar dari 18 lembaga pendidikan di sekitar lokasi. Dinas Kesehatan Sidoarjo mencatat, sebanyak 581 pasien telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Sementara 77 orang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD N.T. Notopuro, RSI Siti Hajar, dan RS Delta Surya. Beberapa korban lainnya masih dalam tahap observasi. Para korban rata-rata mengalami sejumlah gejala, seperti mual, muntah, pusing, nyeri perut, hingga diare. Adapun paket MBG yang dikonsumsi berisi nasi, telur orak-arik atau orek telur, tempe bumbu Bali, tumis buncis baby corn, dan buah apel. Hingga kini, dugaan penyebab keracunan masih menjadi perhatian dan penanganan terhadap para korban terus dilakukan. #mbg #prabowo #santri #jatim #viral

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: BaganaBPBD WonosoboJawa TengahKaliguwoKaliwiroKarhutlaKebakaran HutanPerhutaniWonosobo
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya