• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Setahun Luthfi–Yasin Pimpin Jateng: Hadapi Bencana, Catat Pertumbuhan di Atas Nasional

Rina by Rina
22 Mei 2026
in News
0
Setahun Luthfi–Yasin Pimpin Jateng: Hadapi Bencana, Catat Pertumbuhan di Atas Nasional
0
SHARES
0
VIEWS


Folkstime.id – Tepat 20 Februari 2026, duet Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen genap satu tahun memimpin Jawa Tengah periode 2025–2030.

Dalam kurun waktu tersebut, keduanya menghadapi rangkaian bencana hidrometeorologi sekaligus mencatat sejumlah indikator makro yang tumbuh positif.

Sepanjang 2025, Jawa Tengah dilanda banjir, rob, tanah longsor, hingga tanah gerak di sejumlah daerah. Banjir bandang dan tanggul jebol terjadi di Demak, rob merendam Sayung, longsor menerjang lereng Gunung Slamet di wilayah Banjarnegara dan Cilacap, serta tanah gerak muncul di Kabupaten Tegal.

Pemprov Jateng menangani situasi itu melalui langkah darurat, distribusi bantuan, hingga percepatan pemulihan pascabencana. Pemerintah juga mengoordinasikan lintas organisasi perangkat daerah untuk memastikan penanganan berjalan simultan.

Di tengah tekanan bencana, Luthfi–Yasin tetap menjalankan program prioritas. Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur, mendorong investasi, memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta menekan angka kemiskinan.

Luthfi meluncurkan sejumlah program yang menyasar langsung masyarakat, seperti layanan dokter spesialis keliling (Speling), sekolah kemitraan dengan skema pendidikan gratis, beasiswa santri, serta perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Pemerintah daerah juga membuka ruang dialog melalui berbagai kanal aspirasi dan kunjungan langsung ke masyarakat.

Dalam menjalankan pemerintahan, Luthfi mengusung konsep collaborative government atau pemerintahan kolaboratif. Ia menggandeng bupati/wali kota, perguruan tinggi, pelaku usaha, investor, organisasi masyarakat, hingga mitra luar daerah.

“Kita gandeng beberapa kampus dan seluruh potensi masyarakat. Collaborative government ini cara bersama-sama untuk membangun Jawa Tengah,” ujar Luthfi dalam salah satu kesempatan.

Ia menilai pemerintah provinsi dan kabupaten/kota tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kolaborasi dan gotong royong menjadi fondasi kebijakan di berbagai sektor.

Dari sisi ekonomi, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan IV 2025 mencapai 5,37 persen secara tahunan (year-on-year).

Angka tersebut melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen dan menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan pertumbuhan tertinggi kedua di Pulau Jawa.

Realisasi investasi sepanjang 2025 tercatat Rp88,50 triliun. Nilai tersebut terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) Rp50,86 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp37,64 triliun.

Capaian itu menjadi yang tertinggi dalam satu dekade terakhir, dengan 105.078 proyek terealisasi dan menyerap 418.138 tenaga kerja.

Pertumbuhan ekonomi tersebut berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan. BPS mencatat tingkat kemiskinan turun dari 9,48 persen pada Maret 2025 menjadi 9,39 persen pada September 2025.

Jumlah penduduk miskin berkurang 21,87 ribu orang dibanding Maret 2025 dan turun 51,52 ribu orang dibanding September 2024.

Gini ratio Jawa Tengah pada 2025 berada di angka 0,350, yang menunjukkan ketimpangan pendapatan relatif terkendali. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita naik menjadi Rp50,82 juta atau tumbuh 5,9 persen dibanding tahun sebelumnya.

Tingkat pengangguran terbuka juga terjaga di angka 4,32 persen per November 2025.
Meski demikian, Pemprov Jateng masih menghadapi pekerjaan rumah di sektor Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang berada di angka 74,77.

“Angka kemiskinan kita bisa turunkan, kita semakin baik, maka ini harus kita tingkatkan,” kata Taj Yasin.

Ia menegaskan pemerintah akan mengarahkan anggaran secara lebih fokus untuk menurunkan kemiskinan, termasuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok disabilitas agar kualitas hidup mereka meningkat.

Dampak kebijakan tersebut mulai terlihat di lapangan. Pada Agustus 2025, sebanyak 2.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di Brebes keluar dari data kemiskinan dan tidak lagi menerima bantuan sosial.

Salah satu warga, Setia Puji, mengembangkan usaha bakso keliling setelah menerima bantuan dan kini mampu mandiri secara ekonomi.

Upaya kolaboratif Pemprov Jateng juga mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan. Ia menilai kolaborasi yang dibangun pemerintah provinsi berhasil menjadikan Jawa Tengah sebagai magnet investasi.

Sepanjang 2025, Pemprov Jateng meraih sedikitnya 40 penghargaan dari berbagai lembaga. Namun, Luthfi menegaskan penghargaan bukan tujuan utama.

“Penghargaan ini menjadi pengingat agar kebijakan yang kami jalankan benar-benar berdampak, melayani masyarakat, menjaga integritas, menstabilkan ekonomi, dan membuka ruang investasi seluas-luasnya,” ujarnya.

Menurut Luthfi, membangun Jawa Tengah merupakan proses berkelanjutan. Ia menilai kolaborasi harus terus diperkuat karena tugas melayani masyarakat tidak pernah selesai. (Rin)

Rina

Rina

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya