Sebanyak 400 peserta dan 65 vendor membahas inovasi maintenance, keselamatan gedung, serta kolaborasi manusia dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi industri.

Sebanyak 400 peserta dan 65 vendor membahas inovasi maintenance, keselamatan gedung, serta kolaborasi manusia dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi industri.

FOLKSTIME.ID – Penguatan sinergi antara sumber daya manusia dan teknologi dalam pengelolaan serta pemeliharaan gedung ditegaskan sebagai fokus utama Seminar dan Gathering Nasional ACE Jateng-DIY yang digelar di Yogyakarta. Kegiatan bertema The Smart Shift: Elevating Maintenance Through Human Machine Synergy tersebut diikuti sekitar 400 peserta dan melibatkan 65 vendor dari berbagai sektor barang dan jasa.

Seminar dan Gathering Nasional yang diselenggarakan Asosiasi Chief Engineer (ACE) Jawa Tengah-DIY itu dihadiri anggota ACE Jateng-DIY, perwakilan ACE Indonesia, serta asosiasi chief engineer dari berbagai daerah di Indonesia. Forum tersebut dimanfaatkan sebagai wadah berbagi pengalaman, penguatan kompetensi, sekaligus memperluas kolaborasi antara pengelola gedung dan mitra industri.

Rangkaian kegiatan juga dimanfaatkan untuk memperingati hari jadi ke-18 ACE Jateng-DIY. Momentum tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat profesionalisme chief engineer sekaligus meningkatkan budaya keselamatan pada pengelolaan gedung dan fasilitas penunjangnya.

“Perayaan 18 tahun ACE Jateng-DIY ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pengelola gedung, vendor, dan berbagai pihak terkait sangat penting dalam meningkatkan profesionalisme dan keselamatan gedung,” kata Ketua ACE Jateng-DIY, Wijayadi.

Ia menjelaskan, keberlangsungan organisasi hingga memasuki usia ke-18 tidak terlepas dari kekompakan seluruh anggota, dukungan vendor dan sponsor, serta tata kelola organisasi yang dijalankan secara kolaboratif dan transparan.

Menurut Wijayadi, perkembangan organisasi juga ditandai dengan bertambahnya wilayah Subkorwil Wonosobo yang berada di bawah koordinasi Korwil Magelang. Wilayah tersebut dipimpin Quwamudin yang juga menjabat sebagai Chief Engineer Horison Resort Dieng.

Perluasan jaringan organisasi tersebut disebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan para chief engineer terhadap ACE Jateng-DIY sebagai wadah pengembangan profesi sekaligus peningkatan kompetensi di bidang pengelolaan gedung.

Materi Komunikasi Efektif Jadi Sorotan

Selain membahas penguatan keselamatan gedung, seminar diisi sejumlah materi yang difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang engineering dan maintenance.

Salah satu materi disampaikan Dr. Hendi Pratama melalui paparan berjudul Human Communication Around the Machine yang mengulas pentingnya komunikasi efektif dalam lingkungan kerja berbasis teknologi.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa metode komunikasi Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) dinilai mampu meningkatkan koordinasi antartim, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta mengurangi potensi terjadinya kesalahan dalam operasional maupun pemeliharaan gedung.

Pendekatan komunikasi tersebut juga dipandang semakin relevan diterapkan seiring meningkatnya penggunaan teknologi dan otomatisasi dalam sistem pengelolaan bangunan modern.

Forum Kolaborasi Pengelola Gedung dan Vendor

Pelaksanaan Seminar dan Gathering Nasional ACE Jateng-DIY turut memperoleh apresiasi dari Ketua ACE Indonesia, Rahmad Oktoriono.

Menurutnya, kegiatan tahunan tersebut telah berkembang menjadi forum strategis yang mempertemukan pengguna jasa dengan penyedia layanan sehingga kolaborasi di bidang maintenance gedung dapat terus ditingkatkan.

“Seminar dan gathering ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana berbagi informasi, memperluas jaringan, serta membangun kerja sama yang mampu mendorong pekerjaan menjadi lebih tepat, efektif, dan efisien,” ujar Rahmad Oktoriono.

Penyelenggara berharap agenda seminar dan gathering yang dilaksanakan secara rutin tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi para chief engineer, terutama dalam memperkuat pemahaman mengenai aspek keselamatan, kepatuhan, serta peningkatan kualitas pengelolaan gedung melalui kolaborasi antara manusia dan teknologi.(mus)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – ​Buat Sedulur Warga Kota Semarang yang sempat bertanya-tanya soal pembongkaran di area Simpang Lima, ini dia jawabannya! ​Pemerintah Kota Semarang sedang melakukan penataan menyeluruh di Zona A, B, C, dan D demi kenyamanan bersama. Fokus utamanya meliputi: Fasilitas Publik: Perbaikan trotoar agar lebih ramah pejalan kaki. ​ Lingkungan: Penataan drainase, pembersihan sedimen saluran, dan instalasi IPAL khusus PKL agar sanitasi terjaga. ​Penghijauan: Setelah pengerjaan selesai, area akan kembali ditanami pohon agar tetap adem. ​Bagi para PKL terdampak, saat ini telah disiapkan area relokasi sementara di depan E-Plaza yang sudah diperluas. ​Mari bersama-sama mengawal pembangunan kota kita tercinta agar semakin hebat! Intip rencana desain 3D-nya di video ya! #semarangsemakinhebat #semarangpemkot #agustinawilujengp #jateng #semarang

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

1 thought on “ACE Jateng-DIY Gelar Seminar Nasional, Sinergi Manusia dan Mesin Jadi Kunci Keselamatan Gedung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *