• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Sigap Hidran Diluncurkan, Pemetaan Digital Hidran Kota Semarang Dipercepat untuk Pangkas Waktu Pemadaman Kebakaran

setiawan by setiawan
17 Juli 2026
in Semarang
0
Pemkot Semarang meluncurkan aplikasi Sigap Hidran untuk memetakan sekitar 300 hidran aktif secara digital.
Pemkot Semarang meluncurkan aplikasi Sigap Hidran untuk memetakan sekitar 300 hidran aktif secara digital.

Pemkot Semarang meluncurkan aplikasi Sigap Hidran untuk memetakan sekitar 300 hidran aktif secara digital.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Penanganan kebakaran di Kota Semarang diperkuat melalui peluncuran aplikasi Sigap Hidran yang dikembangkan untuk memetakan lokasi hidran secara digital sehingga sumber air terdekat dapat segera ditemukan saat proses pemadaman berlangsung.

Aplikasi Sigap Hidran diluncurkan Pemerintah Kota Semarang sebagai bagian dari penguatan sistem penanggulangan kebakaran berbasis teknologi. Melalui pemetaan digital hidran, proses pencarian sumber air diharapkan dapat dipersingkat sehingga respons petugas di lapangan menjadi lebih cepat dan efektif.

Digitalisasi data hidran tersebut juga disiapkan untuk mendukung peningkatan layanan kedaruratan, terutama menghadapi potensi kebakaran pada musim kemarau. Selain dimanfaatkan petugas pemadam kebakaran, informasi lokasi hidran nantinya juga akan dibuka kepada masyarakat agar pengawasan terhadap fasilitas tersebut dapat dilakukan secara bersama.

Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan sistem pemetaan digital hidran dibangun karena pendataan sebelumnya masih dilakukan secara manual sehingga dinilai kurang efektif ketika terjadi kebakaran.

“Selama ini lokasi hidran hanya diketahui secara manual. Sekarang data tersebut sudah dimasukkan ke dalam sistem informasi sehingga saat terjadi kebakaran petugas bisa langsung mengetahui lokasi hidran terdekat. Semakin cepat sumber air ditemukan, semakin cepat pula proses pemadaman dilakukan,” kata Handi di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Kamis (16/7/2026).

DPU Kota Semarang Pastikan Perbaikan Struktur Grill Jalan Pahlawan Rampung, Grating Baru Dipasang Usai Tiba 20 Juli

Menurut Handi, keberadaan aplikasi Sigap Hidran akan memberikan dampak signifikan terhadap kecepatan penanganan kebakaran karena kapasitas air pada mobil pemadam memiliki keterbatasan.

“Satu tangki mobil pemadam hanya mampu digunakan sekitar 15 menit. Setelah itu harus segera mendapatkan suplai air dari hidran terdekat. Dengan aplikasi ini proses pemadaman akan jauh lebih cepat,” ujarnya.

Ia menegaskan inovasi tersebut bukan dibuat karena pemerintah menginginkan terjadinya kebakaran, melainkan sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana, terutama ketika musim kemarau.

“Pada musim kemarau kami mengimbau seluruh warga Kota Semarang untuk membersihkan rumput ilalang atau semak yang berpotensi menjadi sumber kebakaran. Kerja bakti di lingkungan masing-masing dapat meminimalkan potensi kebakaran,” ucapnya.

Handi menambahkan, data lokasi hidran akan dibagikan kepada masyarakat agar fasilitas tersebut dapat dijaga bersama dan tidak mengalami hambatan ketika dibutuhkan petugas.

“Lokasi hidran akan kami bagikan kepada masyarakat. Harapannya masyarakat ikut menjaga agar tidak ada hambatan di lokasi hidran. Jangan sampai ada yang digunakan untuk berjualan, ditutup bangunan, atau bahkan dicor karena itu akan menyulitkan petugas saat terjadi kebakaran,” katanya.

Pendataan hidran di Kota Semarang disebut masih terus dilakukan karena belum seluruh titik masuk ke dalam sistem. Saat ini sekitar 300 hidran telah dipetakan dan jumlah tersebut akan terus ditambah hingga seluruh fasilitas tersedia dalam basis data digital.

“Saat ini belum semua hidran terdata. Sudah ada sekitar 300 titik, tetapi ke depan semua hidran harus terdata dan terpetakan sehingga bisa dimanfaatkan ketika terjadi kebakaran,” ujar Handi.

Ia juga menilai aplikasi Sigap Hidran berpotensi menjadi inovasi yang dapat direplikasi pemerintah daerah lain karena sistem pemetaan digital hidran belum banyak diterapkan di Indonesia.

“Saya belum mendengar aplikasi seperti ini digunakan kabupaten atau kota lain. Mudah-mudahan ini menjadi contoh yang baik dan bisa direplikasi daerah lain. Dari Semarang untuk Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Sri Rianung, mengatakan pencarian sumber air selama ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam proses penanganan kebakaran sehingga aplikasi Sigap Hidran diharapkan mampu mempercepat respons petugas.

“Ketika terjadi kebakaran, mencari sumber air sering menjadi hambatan. Dengan aplikasi ini kami bisa langsung melihat titik hidran terdekat sehingga proses pengambilan air menjadi lebih cepat,” kata Rianung.

Menurutnya, hingga kini sebanyak 295 titik hidran telah dimasukkan ke dalam sistem, sedangkan pendataan terhadap hidran maupun tandon air lainnya masih terus dilanjutkan agar cakupan layanan semakin luas.

“Pendataan terus kami lakukan. Titik-titik hidran dan tandon yang memungkinkan akan terus kami kembangkan agar semakin banyak yang dapat dimanfaatkan,” ujarnya.

Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga disebut terus diperkuat mengingat luas wilayah Kota Semarang sehingga proses pemetaan hidran dapat diselesaikan lebih cepat.

“Kami terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai stakeholder. Peran kami akan lebih aktif karena memang menjadi tugas kami, tetapi kolaborasi dengan berbagai pihak juga sangat dibutuhkan,” katanya.

Pengembangan aplikasi Sigap Hidran dipastikan masih akan terus dilakukan melalui penambahan berbagai fitur pendukung untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kedaruratan.

“Aplikasi ini akan terus dikembangkan. Nantinya bisa ditambah menu seperti waktu tempuh menuju lokasi, lama pengambilan air, hingga informasi sumber air terdekat lainnya,” jelas Rianung.

Ia memastikan masyarakat juga akan dilibatkan melalui fitur pelaporan sehingga gangguan pada hidran maupun berbagai kejadian penyelamatan lainnya dapat disampaikan langsung kepada petugas.

“Masyarakat nantinya bisa melaporkan berbagai kondisi kepada kami. Tidak hanya kebakaran, tetapi juga kejadian penyelamatan lainnya. Kami siap memberikan pelayanan,” tegasnya.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Pemerintah Kota Semarang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di TPA Jatibarang menjelang musim kemarau dan ancaman El Nino. Satgas gabungan yang melibatkan berbagai OPD, TNI-Polri, serta pemerintah wilayah disiagakan untuk melakukan patroli, pengawasan, dan pendinginan di titik-titik rawan. Sekda Kota Semarang Handi Priyanto menegaskan seluruh pihak harus terlibat dalam upaya pencegahan. Pemeriksaan di pintu masuk TPA juga diperketat untuk memastikan tidak ada rokok maupun korek api yang dibawa masuk. Selain itu, Damkar Kota Semarang mengimbau masyarakat tidak membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran saat musim kemarau. #semarang #jateng #kebakaran #damkar #semaranghitshitz

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Aplikasi Sigap HidranDamkar SemarangHidran SemarangPemkot SemarangSigap Hidran
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya