• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Beras dan Cabai Dominasi Temu Bisnis Pangan Jateng, Puluhan Peluang Kerja Sama Antardaerah Dibuka

setiawan by setiawan
10 Juni 2026
in Semarang
0
Beras dan Cabai Jadi Rebutan di Temu Bisnis Pangan Jateng, Ratusan Pelaku Usaha Berebut Peluang Kerja Sama Baru
Beras dan Cabai Jadi Rebutan di Temu Bisnis Pangan Jateng, Ratusan Pelaku Usaha Berebut Peluang Kerja Sama Baru

Beras dan Cabai Jadi Rebutan di Temu Bisnis Pangan Jateng, Ratusan Pelaku Usaha Berebut Peluang Kerja Sama Baru

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Komoditas beras dan cabai tercatat sebagai produk pangan paling diminati dalam Temu Bisnis Kerja Sama Antardaerah (KAD) Intra Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (10/6/2026), dengan puluhan peluang kerja sama perdagangan pangan antardaerah berhasil dipetakan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di Jawa Tengah.

Sebanyak 111 produsen dan 99 offtaker atau pembeli bahan pokok penting dipertemukan dalam forum yang diselenggarakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah tersebut. Pertemuan langsung antara pelaku usaha pangan itu diarahkan untuk memperkuat rantai pasok sekaligus mempercepat distribusi komoditas strategis antardaerah.

Berdasarkan data yang dihimpun selama kegiatan berlangsung, beras menjadi komoditas dengan jumlah peminat tertinggi dari kalangan offtaker sebanyak 30 peminat. Posisi berikutnya ditempati cabai dengan 25 peminat, minyak goreng 24 peminat, bawang merah 13 peminat, jagung empat peminat, serta telur tiga peminat.

“Kami mencoba mempertemukan produsen bahan pangan pokok dengan para offtaker sehingga kebutuhan antarwilayah dapat dipenuhi dengan lebih baik,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M Nur Nugroho.

Dulu Membaca Buku Rongsokan Sebelum Dijual, Kini Nasikhin Resmi Jadi Doktor dengan 131 Publikasi Ilmiah

Distribusi Pangan Diperkuat

Melalui forum tersebut, proses distribusi pangan dinilai dapat dibuat lebih efektif karena produsen dan pembeli dipertemukan secara langsung dalam satu wadah bisnis. Efisiensi rantai pasok disebut menjadi faktor penting dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di masyarakat.

Menurut Nur Nugroho, kebutuhan pangan antardaerah akan lebih mudah dipenuhi apabila komunikasi antara produsen dan pembeli dapat dilakukan secara langsung. Dengan pola tersebut, biaya distribusi diharapkan dapat ditekan sehingga pergerakan barang menjadi lebih cepat.

“Efisiensi distribusi menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas harga pangan. Dengan mempertemukan kedua pihak, proses penyaluran hasil produksi diharapkan menjadi lebih cepat dan biaya distribusi dapat ditekan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, hasil pertemuan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan transaksi jangka pendek, tetapi juga melahirkan komitmen kerja sama yang berkelanjutan.

“Kami berharap muncul transaksi maupun komitmen kerja sama jangka panjang yang dapat memperkuat ketahanan pangan Jawa Tengah,” katanya.

Untuk mendukung keberlanjutan kerja sama tersebut, basis data produsen dan offtaker juga disiapkan oleh TPID Jawa Tengah sehingga koordinasi antarpelaku usaha dapat dilakukan secara lebih optimal.

Cabai dan Beras Mendominasi Pasokan

Dari sisi produsen, komoditas cabai menjadi yang paling banyak ditawarkan dalam temu bisnis tersebut. Sebanyak 33 produsen cabai tercatat mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, beras dipasok oleh 28 produsen, jagung oleh 25 produsen, bawang merah oleh 20 produsen, telur ayam oleh empat produsen, serta minyak goreng oleh dua produsen.

Besarnya jumlah produsen dan pembeli yang hadir dinilai menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap komoditas pangan strategis sekaligus memperlihatkan peluang perdagangan yang masih terbuka luas di tingkat antardaerah.

Data pemetaan kerja sama juga menunjukkan Kabupaten Klaten dan Kota Semarang menjadi wilayah dengan potensi kebutuhan kerja sama terbesar, masing-masing mencapai 11 peluang kerja sama.

Adapun Banjarnegara, Banyumas, Kendal, dan Wonosobo tercatat memiliki tujuh potensi kerja sama yang dapat dikembangkan melalui skema perdagangan pangan antardaerah.

Demak dan Grobogan Jadi Sentra Potensial

Pada sisi daerah produsen, Kabupaten Demak dan Grobogan muncul sebagai wilayah dengan peluang kerja sama terbanyak. Masing-masing daerah tercatat memiliki sembilan potensi kerja sama yang dapat dikembangkan dengan daerah lain di Jawa Tengah.

Kabupaten Batang dan Brebes menyusul dengan tujuh potensi kerja sama yang berpeluang diwujudkan melalui kemitraan antara produsen dan offtaker.

Pemetaan tersebut dinilai penting sebagai dasar pengembangan jaringan distribusi pangan yang lebih merata sehingga pasokan bahan pokok dapat dijaga di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Gubernur Tekankan Prioritas Pemenuhan Kebutuhan Daerah

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa perdagangan pangan di dalam provinsi perlu terus diperkuat mengingat Jawa Tengah merupakan salah satu lumbung pangan nasional.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat Jawa Tengah harus dipastikan terpenuhi terlebih dahulu sebelum pasokan pangan dikirimkan ke daerah lain.

Kerja sama antara pemerintah daerah, produsen, dan pelaku usaha disebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

“Sebagai lumbung pangan nasional, Jawa Tengah harus mampu memastikan kebutuhan masyarakatnya terpenuhi sebelum memasok daerah lain,” tegas Ahmad Luthfi.

Sejumlah Kesepakatan Strategis Ditandatangani

Selain agenda temu bisnis, sejumlah kerja sama strategis juga ditandatangani dalam kegiatan tersebut. Salah satunya dilakukan antara Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Kalingga Makmur Sejahtera Kabupaten Jepara dengan Gapoktan Karya Manunggal Kabupaten Rembang untuk komoditas beras.

Kesepakatan kerja sama juga dibangun di wilayah Banyumas Raya yang mencakup komoditas cabai, beras, jagung, bawang merah, serta minyak goreng.

Melalui kerja sama tersebut, jaringan distribusi pangan di Jawa Tengah diharapkan semakin kuat sehingga stabilitas harga bahan pokok dapat terus dijaga, sementara ketahanan pangan daerah dapat diperkuat melalui sinergi antardaerah yang berkelanjutan.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dikembangkan di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, diapresiasi langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumhur Hidayat, saat dilakukan peninjauan ke Kebun Bulusan Edu Park, Selasa (2/6). Praktik pengelolaan sampah organik melalui teknologi BIOWASH PROMIC yang dikembangkan Yayasan Peduli Lingkungan Penghijauan Melindungi Bumi dari Polusi dinilai telah menunjukkan keberhasilan penerapan ekonomi sirkular berbasis masyarakat yang mampu menghasilkan manfaat lingkungan sekaligus nilai ekonomi. Dalam kunjungan tersebut, proses pengolahan sampah organik menjadi media tanam, pupuk, dan nutrisi tanaman ramah lingkungan diperlihatkan secara langsung kepada Menteri Lingkungan Hidup. Kawasan Kebun Bulusan Edu Park juga ditunjukkan sebagai pusat edukasi lingkungan, urban farming, penghijauan, serta pemberdayaan warga. Gerakan pengelolaan sampah yang berawal dari lingkungan RT 04 RW 04 Kelurahan Bulusan itu dinilai berhasil berkembang menjadi contoh nyata pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang sejalan dengan konsep ekonomi sirkular nasional. “Dari RT di Kota Semarang melahirkan satu gagasan bahwa ternyata sampah itu menguntungkan dan itulah ekonomi sirkular. Sampah bukan masalah, bahkan bisa menjadi bagian dari peningkatan kegiatan ekonomi,” kata Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat. Selengkapnya.. https://folkstime.id/menteri-lh-takjub-dengan-inovasi-sampah-warga-bulusan-semarang-dari-rt-jadi-motor-ekonomi-sirkular-nasional/ #menteri #lingkungan #semarang #jateng #sampah

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: ahmad luthfiBank IndonesiaBerasCabaiJawa TengahTemu Bisnis Pangan
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya