• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Pakuwon Tak Siapkan Ganti Untung untuk Dua Rumah Warga Gombel, Ini Alasannya

setiawan by setiawan
12 Agustus 2026
in Semarang
0
Pakuwon Tak Siapkan Ganti Untung untuk Dua Rumah Warga Gombel, Ini Alasannya
Dua dari 14 rumah warga Gombel yang terdampak proyek Pakuwon masih meminta ganti untung.
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID — Persoalan kerusakan rumah warga di kawasan Gombel, Kota Semarang, memasuki tahap penanganan. Dari 14 rumah di RT 006/RW 005, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, yang menjadi tanggung jawab Pakuwon Group, dua pemilik rumah masih menginginkan kompensasi berupa ganti untung.

Namun, Pakuwon Group tetap mempertahankan skema perbaikan sebagai bentuk penanganan kerusakan rumah yang terdampak aktivitas proyek. Perusahaan menyatakan tidak menyiapkan mekanisme ganti untung bagi warga dalam kasus tersebut.

Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, membenarkan adanya dua warga yang meminta skema berbeda dari kebijakan perusahaan.

“Ada 2 mas mintanya diganti untung,” kata Ferry saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

Dari total 19 rumah warga yang tercatat mengalami kerusakan, sebanyak 14 rumah ditetapkan menjadi tanggung jawab Pakuwon Group. Sementara lima rumah lainnya masuk dalam penanganan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).

Perbaikan Rumah Dikawal Pemerintah Kota Semarang

Distaru Kota Semarang memastikan proses perbaikan rumah warga tetap akan dikawal. Pengawasan dilakukan agar penanganan kerusakan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mengikuti standar teknis bangunan.

Ferry mengatakan komitmen perbaikan telah disampaikan Pakuwon sejak awal proyek. Penanganan juga tidak dibatasi hanya satu kali selama aktivitas proyek masih berlangsung.

“Pakuwon dari dulu memiliki komitmen untuk melakukan perbaikan yang terjadi di area pekerjaan Pakuwon. Perbaikannya juga nggak cuma satu kali, tetapi selama project itu berjalan dan tidak asal menempel tetapi sesuai standar teknis,” ungkap Ferry.

Perbaikan rumah warga juga masih dapat dilakukan setelah 17 Agustus 2026. Hasil pekerjaan disebut akan mendapatkan garansi sehingga apabila kerusakan kembali muncul, warga dapat melaporkannya untuk ditindaklanjuti.

27 Paskibraka Semarang Resmi Dikukuhkan, Agustina Titip Pesan soal Integritas dan Kepemimpinan

Pakuwon Tegaskan Tidak Ada Skema Ganti Untung

Head of Human Resources (HR) Pakuwon Group, Iful Novianto, menegaskan perusahaan sejak awal memilih mekanisme perbaikan. Menurut dia, setiap kerusakan yang muncul selama proyek berlangsung dapat dilaporkan untuk kemudian diperiksa dan diperbaiki.

“Konsep kami dari awal adalah memperbaiki. Itu yang sampai saat ini menjadi acuan kami ketika melakukan project di mana pun. Karena project ini panjang, kalau rusak ajukan, kami perbaiki. Kalau ada kerusakan lagi, diajukan lagi, kami akan perbaiki,” ujar Iful.

Dengan kebijakan tersebut, permintaan ganti untung dari dua pemilik rumah belum mengubah mekanisme yang diterapkan perusahaan.

Iful menambahkan, metode perbaikan akan disesuaikan dengan kondisi kerusakan. Retakan pada dinding, misalnya, tidak hanya ditutup pada bagian permukaan, tetapi akan dilakukan penguatan agar struktur dinding kembali terikat.

“Kalau ada retakan, tidak kami popok (tambal) begitu saja. Ada metodenya. Kalau bahasa orang awam, kami akan jahit dulu. Kami lubangi, kemudian kami jahit dan cor untuk merekatkan dinding ke dinding,” terangnya.

Dua Kali Survei Dilakukan terhadap 14 Rumah
Penanganan terhadap 14 rumah yang menjadi tanggung jawab Pakuwon telah diawali dengan survei. Pemeriksaan pertama dilakukan tim internal perusahaan pada Juli 2026 untuk memetakan kondisi bangunan dan jenis kerusakan.

Survei berikutnya dilakukan dengan melibatkan vendor yang ditunjuk untuk mengerjakan perbaikan. Hasil pemeriksaan tersebut digunakan sebagai dasar dalam menentukan metode penanganan setiap rumah.

Dengan metode tersebut, tingkat kerusakan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan jenis pekerjaan yang dilakukan. Perusahaan memastikan kerusakan akan ditangani berdasarkan kondisi masing-masing bangunan.

Distaru: Proyek Belum Masuk Tahap Pembangunan Gedung

Di sisi lain, Distaru Kota Semarang menjelaskan status perizinan proyek Pakuwon. Hingga kini, izin yang telah diterbitkan baru berkaitan dengan kegiatan penataan lahan.

Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk pembangunan belum diterbitkan. Aktivitas yang berlangsung di lapangan saat ini masih berkaitan dengan penataan dan perbaikan kondisi fisik lahan.

“Pakuwon ini izinnya yang sudah kami keluarkan itu baru untuk penataan lahan. Jadi belum melakukan pembangunan, kami juga belum mengeluarkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Saat ini masih perbaikan kondisi fisik di lapangan,” kata Ferry.

Proyek Gombel Diproyeksikan Serap Ribuan Tenaga Kerja

Di tengah persoalan kerusakan rumah warga, keberadaan proyek di kawasan Gombel juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Iful menyebut potensi penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu dampak ekonomi dari proyek tersebut. Selama proses pematangan lahan hingga pembangunan fisik, sekitar 4.000 tenaga kerja diperkirakan dapat terserap.

“Nanti bisa dibayangkan di sini hadir mal terbesar nomor dua se-Indonesia. Kawasan Gombel yang dulu seperti ini kemudian hadir mal yang besar. Salah satu dampaknya ada serapan tenaga kerja,” papar Iful.

Setelah pusat perbelanjaan beroperasi, kebutuhan tenaga kerja diperkirakan dapat meningkat hingga sekitar 10.000 orang.

Meski demikian, persoalan kerusakan rumah warga tetap menjadi bagian yang harus diselesaikan berdasarkan pihak yang bertanggung jawab. Dari 19 rumah terdampak, lima rumah berada dalam penanganan BBPJN dan 14 lainnya menjadi tanggung jawab Pakuwon Group.

Dengan skema yang saat ini diterapkan, warga tetap dapat melaporkan kerusakan selama proyek berlangsung. Sementara permintaan ganti untung dari dua pemilik rumah belum menjadi mekanisme kompensasi yang disiapkan Pakuwon Group. (Tya)

Tags: gombelPakuwonPakuwon Groupsemarang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya