• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Dugderan 2026 Semarang: Harmoni Budaya dan Toleransi Menggema Jelang Ramadan

setiawan by setiawan
22 Mei 2026
in News
0
Dugderan 2026 Semarang: Harmoni Budaya dan Toleransi Menggema Jelang Ramadan
0
SHARES
0
VIEWS

Folkstime.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, denyut nadi budaya di Ibu Kota Jawa Tengah kembali menguat. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan digelar lebih megah pada Senin, 16 Februari 2026. Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” perhelatan tahun ini terasa istimewa karena waktunya berdekatan dengan perayaan Imlek, menghadirkan lanskap keberagaman yang kian nyata di Kota Atlas.

Dugderan bukan sekadar pesta rakyat penanda dimulainya Ramadan. Di tangan Pemkot Semarang, tradisi yang telah mengakar sejak era kolonial ini dikemas sebagai panggung inklusivitas, tempat seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun budaya bersatu dalam kegembiraan menyambut bulan suci.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa Dugderan memiliki makna yang jauh melampaui seremoni rutin tahunan.

“Dugderan adalah simbol kebersamaan warga Semarang. Kami ingin tradisi ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menikmati kekayaan budaya kita sekaligus mempererat persaudaraan. Ini adalah momentum penguatan identitas kota yang inklusif,” ujarnya.

Tahun ini, karnaval Dugderan dirancang melintasi rute panjang yang melewati sejumlah ikon religi dan ruang publik penting di Kota Semarang. Konsep ini bukan tanpa alasan. Selain berdekatan dengan momentum Imlek, rute tersebut dipilih untuk merepresentasikan wajah Semarang sebagai kota dengan tingkat toleransi tinggi, di mana keberagaman hidup berdampingan secara harmonis.

Sesi pertama adalah Pawai Budaya Dugder yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, komunitas seni, pelajar, hingga organisasi kemasyarakatan. Rombongan akan bergerak dari Balai Kota menuju kawasan Alun-Alun Kauman. Sepanjang perjalanan, publik akan disuguhi atraksi seni tari, musik tradisional, kostum budaya, hingga pertunjukan kreatif yang merefleksikan kekayaan lokal.

Pada sesi kedua, prosesi dilanjutkan secara lebih khidmat. Rombongan bus Wali Kota melaju melalui Jalan Wahid Hasyim menuju Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tanpa iringan parade. Pola ini dirancang agar semarak budaya tetap berjalan beriringan dengan nuansa religius menjelang Ramadan.

“Kami sengaja menghadirkan berbagai atraksi, mulai dari seni tari hingga keterlibatan berbagai komunitas dalam Pawai Budaya Dugder, agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi merasakan pengalaman budaya yang utuh. Dugderan ini sejatinya adalah milik semua warga,” ucap Agustina.

Tak hanya berfokus pada panggung utama, Pemkot Semarang juga memperluas makna Dugderan melalui Kirab Dugder Anak. Ribuan pelajar dan pegiat seni akan ambil bagian dalam kirab yang menempuh rute dari SD Marsudirini menuju Thamrin Square.

Keterlibatan anak-anak dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan tradisi. Di tengah arus modernisasi dan digitalisasi, pengalaman langsung mengikuti kirab budaya menjadi sarana edukasi yang efektif untuk menanamkan rasa cinta terhadap sejarah dan identitas kota.

“Jika generasi muda mengenal dan mencintai akar budayanya sejak dini, mereka akan tumbuh dengan rasa bangga terhadap identitas kotanya. Edukasi melalui pengalaman langsung seperti ini sangat penting bagi keberlanjutan warisan leluhur kita,” tegas Agustina.

Kirab Dugder Anak juga menjadi simbol regenerasi nilai-nilai spiritual dan historis yang terkandung dalam tradisi Dugderan mulai dari semangat gotong royong, penghormatan terhadap budaya, hingga persiapan batin menyambut Ramadan.

Dugderan 2026 diproyeksikan bukan hanya sebagai agenda lokal, tetapi juga magnet wisata budaya yang mampu menarik kunjungan wisatawan nasional maupun mancanegara. Integrasi nilai religi, seni, dan toleransi menjadi daya tarik unik yang jarang ditemukan di kota lain.

Momentum berdekatan dengan perayaan Imlek mempertegas pesan bahwa Semarang adalah rumah bagi keberagaman. Tradisi Jawa, nuansa Tionghoa, dan semangat religius Islam berpadu dalam satu ruang perayaan, tanpa sekat.

Dengan pengemasan skala besar, rute strategis, serta partisipasi lintas generasi, Dugderan 2026 menjadi pernyataan tegas bahwa Semarang tidak hanya merawat tradisi, tetapi juga menempatkannya sebagai fondasi pembangunan karakter kota.

Lebih dari sekadar dentuman bedug dan letusan meriam yang menjadi asal-usul nama “Dugderan”, festival ini adalah refleksi wajah Semarang hari ini kota yang merayakan perbedaan, menguatkan toleransi, dan menjadikan budaya sebagai jembatan persaudaraan.(wan)

setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya