• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Hujan Tak Surutkan Antusias Warga, Dugderan Semarang 2026 Resmi Dimulai di Alun-Alun Kauman

setiawan by setiawan
22 Mei 2026
in News
0
Hujan Tak Surutkan Antusias Warga, Dugderan Semarang 2026 Resmi Dimulai di Alun-Alun Kauman
0
SHARES
0
VIEWS

SEMARANG, Folkstime.id – Tradisi pasar rakyat Dugderan kembali digelar di Alun-Alun Masjid Kauman, Kota Semarang, sebagai penanda datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan budaya yang sarat nilai historis ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, pada Sabtu malam, 7 Februari 2026.

Pembukaan Dugderan ditandai dengan penabuhan rebana oleh Wali Kota bersama jajaran pemerintah kota, tokoh masyarakat, serta panitia penyelenggara. Momen simbolis tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian kegiatan Dugderan yang akan berlangsung selama sepuluh hari ke depan dan akan ditutup dengan kirab dari Balai Kota menuju Masjid Agung Semarang dan Masjid Agung Jawa Tengah.

Suasana pembukaan berlangsung meriah. Ribuan warga tampak memadati kawasan Alun-Alun Kauman meski hujan deras sempat mengguyur lokasi acara. Antusiasme masyarakat tidak surut, terlebih dengan hadirnya hiburan musik dari orkes dangdut jadul Om Lorenza yang menghidupkan nuansa tempo dulu.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa Dugderan merupakan hiburan rakyat yang selalu dinantikan masyarakat menjelang Ramadan. Tradisi ini, kata dia, telah menjadi bagian penting dari identitas budaya Kota Semarang sejak ratusan tahun lalu.

“Walaupun hujan, masyarakat tetap ramai datang. Mudah-mudahan Dugderan bisa menjadi hiburan sekaligus ruang berkumpul warga. Ini tradisi lama yang sudah ada sejak masa kolonial,” ujar Agustina di sela-sela pembukaan acara, Sabtu 7 Februari 2026.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung konsep bernuansa jadul. Seluruh panitia dan peserta mengenakan busana lawas untuk memperkuat kesan historis dan menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

“Semua mengenakan pakaian tempo dulu, unik dan lucu. Tahun depan temanya bisa kita kembangkan lagi agar tetap menarik,” lanjutnya.

Selain sebagai agenda budaya, Dugderan juga menjadi wadah perputaran ekonomi masyarakat. Jumlah pedagang yang terlibat tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Bahkan sebelum hujan turun, kawasan pasar Dugderan telah dipadati pengunjung hingga terjadi kepadatan di sejumlah titik.

Rangkaian Dugderan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Februari 2026. Penutupan acara nantinya akan dimeriahkan dengan karnaval budaya dan arak-arakan Warak Ngendog yang akan bergerak dari Balai Kota menuju Masjid Kauman.

Agustina juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan berbelanja di pasar Dugderan. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

“Monggo datang dan belanja. Kegiatannya hanya sepuluh hari, jangan sampai terlewat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, menyampaikan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 245 pedagang resmi terdaftar dalam kegiatan Dugderan. Jumlah tersebut masih memungkinkan bertambah sesuai kapasitas yang disiapkan.

“Kami membatasi jumlah pedagang, tetapi kapasitas maksimal bisa mencapai 500 lapak. Semua jenis UMKM difasilitasi, mulai dari kuliner, barang pecah belah, hingga berbagai produk lainnya,” jelas Aniceto.

Pemerintah Kota Semarang, lanjut dia, akan terus melakukan evaluasi setiap tahun serta menyiapkan inovasi baru guna meningkatkan daya tarik Dugderan, baik dari sisi wahana hiburan maupun ragam produk yang ditawarkan.Menanggapi isu kerusakan jalan yang sempat viral akibat aktivitas pedagang, Aniceto menegaskan bahwa seluruh pedagang wajib mengembalikan kondisi lokasi usaha seperti semula.

Setiap pedagang juga diwajibkan menandatangani surat pernyataan bermeterai.

“Jika tidak dikembalikan ke kondisi awal, maka tahun berikutnya pedagang tersebut tidak diperkenankan berjualan lagi,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa pada tahun ini tidak ada pungutan retribusi bagi pedagang Dugderan, termasuk di kawasan Kampung Semawis.

Kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Wali Kota Semarang.

“Tidak boleh ada penarikan apa pun. Semua dibebaskan agar pedagang dan pengunjung merasa lebih nyaman,” katanya.

Dari sisi ekonomi, perputaran uang selama pelaksanaan Dugderan diperkirakan mencapai Rp500 juta hingga Rp600 juta. Pemerintah berharap tradisi tahunan ini tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat Kota Semarang.

“Harapannya, Dugderan bisa terus lestari sebagai warisan budaya sekaligus menjadi penggerak ekonomi warga,” pungkas Aniceto. (WAN)

setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya